
Putri, Tya dan Diva yang mendengar Mita di kantin pun langsung ke kantin dan melihat David sedang memesan makanan sedangkan Mita sudah makan.
“Thu anak bukannya bicara malah pesan makanan” Ucap Tya jengkel
“Udah jangan marah lagi yuk kita samperin Mita” UCap Diva
Putri lalu mengikuti David dan meminta pesan makan buat mereka sedangkan Diva dan Tya mengikuti Mita.
“Lu Kenapa Mit? “ Tanya Tya
Yang ditanya malah memandang Tya dan Diva lalu melanjutkan makan membuat Tya dan Diva saling memandang. Putri datang memandang Tya dan Diva yang saling memandang hanya diam lalu memandang ke arah Mita. Diva dan Tya duduk di depan Mita yang masih makan.
“Mit, Maaf gue gak bermaksud meluk David tadi” Ucap Putri
Mita hanya memandang Putri lalu melanjutkan makan seperti Tya dan Diva. Putri yang memandang Tya dan Diva mereka berdua hanya mengangkat bahunya. David datang dengan pesanan makanan buat Tya, Diva dan Putri serta David sendiri. David duduk Mita dan Putri, David merasa ada telpon dan dia melihat handponenya lalu melihat siapa yang menelpon dan ternyata Rava yang telpon tapi tidak Vidio call. David mengangkatnya
“ Assalamualaikum “ ucap David lalu memandang Putri
“Waailakumsalam …Vid ada Putri?” Ucap Rava
“Ada Bang Rava … Mau bicara?” Ucap David
David menyebut nama Rava membuat Putri kaget lalu memandang David
“Bang Rava mau bicara “ Ucap David
Diva, Tya dan Mita memandang David dan Putri heran lalu Putri mengambil handpone dari David
“Assalamualaikum” Ucap Putri
“Waailakumsalam ade, Bang Rava mengganggu ade … ade masih belajar?” Tanya Rava
“Gak Bang lagi jam istirahat Bang?” Ucap Putri
“Abang Cuma mau bilang bentar kirim nomor handpone ade biar Bunda dan Abang selalu telpon ade .. Jika ade maafin abang sama Bunda” Ucap Rava
Putri hanya tersenyum mendengar Rava berbicara begitu
“Iya Bang Putri udah katakan Putri maafin kok… Nanti Putri bilang Bang David untuk ngirim Nomor kontak Putri buat Abang” Ucap Putri membuat Tya, Mita dan Diva kaget dengan panggilan Putri sedangkan David memandang Putri jengah dengar panggilan Putri
“Gak usah manggil abang kenapa sich” Ucap David sewot
Rava yang mendengar David protes langsung tertawa begitupun Putri
“Ya udah nanti lanjut lagi … Assalamualaikum” Ucap Rava
“Waailakumsalam” Ucap Putri dan memberikan handpone pada David
“Put sejak kapan lu manggil David abang? Dan siapa Bang Rava ? Pacar lu?” Ucap Tya
Sedangkan Putri mendengar itu langsung tertawa sedangkan David hanya diam karena udah jengkel
“Bang Dav, nanti kirim nomor handponenya gue ke Bang Rava” Ucap Putri masihmenggoda David
Sedangkan David menyubit hidung Putri membuat Putri meringis sakit.
“isss Sakit Vid “ Ucap Putri meringis dan memegang hidungnya
“Lepas gue mau masuk “ Ucap Mita marah
Putri yang mendengar suara marah Mita menjadi diam dan memandang Mita. Putri merasa bersalah karena sudah mengabaikan Mita. Putri lalu berdiri dan memeluk Mita
“Mit Gue minta maaf … “ Ucap Putri tapi Mita dengan cepat melepaskan pelukan Putri
“Jika lu suka sama David kenapa Lu bohong sama gue” Ucap Mita marah lalu melepaskan pelukan Putri dan pergi meninggalkan Putri sedangkan Putri memandang Mita dengan rasa bersalahnya. Tya dan Diva yang sudah jengah melihat David dan Putri lalu meninggalkan mereka berdua sebelum pergi Tya balik memandang David dan Putri lalu berkata
“Kita kecewa sama kalian berdua”
Ucapan Tya membuat Putri diam dan memandang David sedangkan David hanya memandang Putri lalu tersenyum membuat Putri jengkel dan memukul David
“Masih juga bercanda “ucap Putri
“Gue senang Liat cemburu Mita … “ Ucap David membuat Putri menggelengkan kepalanya
Putri lalu mengikuti Tya dan Diva yang mengejar Mita. Sesampai di kelas Putri melihat Tya yang memeluk Mita sedangkan Diva hanya berdiri di samping Tya dan Mita. Putri dan David yang sampai melihat Mita yang di peluk Tya menjadi diam dan saling memandang.
“Kita jujur aja .. Pulang sekolah kita berdua ajak mereka ke rumahku untuk meminta dijelaskan sama papa Nathan ” Ucap David dan di anggukin oleh Putri dan David meminta bantuan Ardi untuk mengantarkan mereka bertiga kerumahnya.
Pulang sekolah sesuai kesepakatan Ardi dan David mereka ketemuan di rumah David. Dengan David dan Putri semobil sedangkan Ardi, Mita, Diva dan Tya semobil dengan Ardi beralasan ingin mengajak mereka ke rumah untuk bermain dirumahnya. Sesampainya Ardi dan lainnya mereka duduk di ruang keluarga bersama Ryana. Diva malu karena Ardi selalu menempel padanya membuat Ryana tersenyum menggoda Diva
“Berarti ini menantu mama bang Ar?” Tanya Ryana yang dianggukin oleh Ardi
“Cantik banget … Trus yang mana pacarnya David?” Tanya Ryana pada Diva membuat Diva malu
Mita yang mendengar itu menjadi malu dan hanya diam karena David dan Dia ada Masalah. Tak lama Putri dan David sampai membuat Mita, Tya dan Diva memandang dengan jengah.
“Assalamualaikum” Ucap Putri dan David bersamaan
“Waailakumsalam” Ucap mereka bersamaan
Putri lalu menyalami Ardi sedangkan David menyalami Ryana. Setelah David menyalami Ryana Putri menyalami Ryana. Ryana memeluk Putri dan Putri membalasnya.
“Anastasya, kamu datang juga sayang,” Ucap Ryana
Panggilan Ryana membuat Tya, Mita dan Diva kaget mereka lalu memandang David yang tidak kaget menjadi heran
“Ma panggil Putri aja .. jangan panggil Anastasya nanti saat dipanggil Putri gak nengok karena merasa gak di panggil” Ucap Putri dan Ryana mengangguk kepalanya
“Papa Nathan dalam perjalan pulang dan kita makan bersama yach” Ucap Ryana dan dianggukin oleh Puri dan David serta Ardi. Lalu duduk bersama.
David yang melihat Tya, Diva dan Mita yang masih bingung dengan akrabnya Ryana dan Putri serta panggilannya langsung tersenyum. Lalu berjalan dibelakang ke arah Mita yang duduk dan memeluknya dari belakang membuat Mita kaget dan ingin melepaskan pelukan David. Ryana yang melihat itu hanya tersenyum karena perbuatan David sama seperti abangnya.
“David bukan muhrim .. jangan meluk anak orang … “ Ucap Ryana menggoda Mita
“Gimana gak meluk ma… Lagi Ngambek karena cemburu liat David sama Putri “ Ucap David membuat Ryana dan Putri serta Ardi tertawa
“Makanya jangan karena senang ketemu Putri lupa kalau udah punya pacar” Ucap Ardi membuat Putri tertawa
Nathan yang baru sampai langsung memberi salam hingga mereka kaget dan memandang Nathan sedangkan Putri langsung berdiri dari duduknya dan menyalami Nathan karena dia yang ada di samping Nathan setelah menyalami Nathan Putri lalu memeluk Nathan
“Makasih Pa udah minta orang jagain Putri “ Ucap Putri dalam pelukan Nathan