Supreme King System

Supreme King System
Chapter 97 : Menuju Benua Iblis


Halaman depan kediaman, Qin Chen dan Chu Qincheng melihat salju yang telah menyelimuti dataran. Di sekitarnya, mereka dapat melihat ada banyak anak-anak yang bermain bola salju dengan pakaian tebal.


Musim dingin pertama yang Qin Chen rasakan di Dunia ini terasa sangat berbeda dibandingkan di Bumi.


Ditambah, disampingnya ada keindahan yang tiada taranya. Walaupun, dia tidak pernah melepaskan cadarnya, dan lebih cenderung menggunakannya dimanapun berada.


Qin Chen sedikit meliriknya yang seolah ingin bermain sesaat. "Apa kamu ingin membuat Boneka Salju?" Qin Chen mengajaknya bermain, melepaskan kerinduannya agar lebih konsisten kedepannya.


Chu Qincheng melihatnya. "Apa boleh?" Balasnya yang menginginkan hal tersebut.


"Tentu, ayo buat Boneka Salju sebelum pergi ke tujuan kita."


Qin Chen menyentuh tangannya, menariknya untuk bersama melangkah ke tanah salju. Mereka melepaskan beban yang berat di pundak, bermain lempar salju bersama, saling bercanda dan tertawa bersama.


Zi Long hanya tersenyum senang melihatnya, melihat keduanya benar-benar cocok satu sama lain. Iku tertawa kecil, karena Tuan-nya mulai terbuka dan menerima Chu Qincheng.


"Humph! Dasar Tuan Chen, terima ini." Chu Qincheng melempar bola salju hingga mengenai wajahnya.


Qin Chen membalasnya, selama bermain lempar salju. Mereka juga menciptakan dua Boneka Salju di depan rumah mereka, saling berdekatan satu sama lain.


Memberikan selimut, mata, tangan dan aksesoris lainnya. Chu Qincheng tertawa bahagia, kenangan pahit di benaknya mulai tertekan.


Qin Chen dapat merasakan hal tersebut, selama itu pula mereka selesai menciptakan Boneka Salju.


"Selamat datang Musim dingin dan terimakasih banyak tuan Chen." Chu Qincheng mengungkap segalanya di depan Boneka Salju.


Qin Chen mengangguk, lalu mereka berdua meninggalkan kediaman tersebut dengan dua Boneka Salju di halaman depan. Di depan Boneka Salju tertuliskan nama Qin Chen dan Chu Qincheng di atas papan.


Ini menunjukkan, bahwa mereka pernah disana dan pernah merasakan kebahagiaan bersama hingga musim dingin selanjutnya.


Mereka akhirnya pergi menuju Benua Iblis yang berada di luar Wilayah Timur.


***


Perbatasan Wilayah Timur.


Setelah melintasi jutaan mil lamanya dalam beberapa jam, mereka akhirnya tiba di perbatasan antara Wilayah Timur dengan Wilayah luar.


Setibanya di sana, mereka bertiga melihat sungai yang begitu luas dan tak berujung dari tempat Qin Chen berada melihatnya. Seolah-olah, sungai tersebut benar-benar misteri Dunia.


"Sungai Shìsú jìnghuà, Sungai yang tidak akan kering di musim panas dan sungai yang tidak akan membeku di musim dingin. Membentang luas mengelilingi 4 Wilayah Besar. Sungai ini adalah percobaan hidup dan mati kultivator Dunia Rendah." Chu Qincheng menjelaskan apa yang di ketahui tentang sungai ini.


Walaupun sebelumnya dia tidak tahu bahwa Benua Iblis akan melewati Sungai ini. Karena dia hanya membaca buku kuno tentang Sungai tersebut.


Sementara Qin Chen yang mendengarnya tercengang. Memikirkan perahu kecil miliknya, bagaimana bisa mereka menyebrangi Sungai ini untuk sampai di Benua Iblis.


"Ini ... Apa Dunia ini ingin menyiksa dompetku? Aku begitu miskin untuk sekarang, bagaimana bisa membeli Perahu Besar untuk menahan Badai dan Guntur." Qin Chen mengertak kesal melihat Sungai yang luas di depannya.


Qin Chen mengeluarkan perahu miliknya ke Sungai. Saat perahu Qin Chen berada di atas air, Chu Qincheng tertawa kecil karena perahu Qin Chen begitu kecil.


Tidak ada cukup ruang untuk tidur maupun beristirahat.


Qin Chen tersinggung, dia langsung meliriknya hingga membuatnya berhenti tertawa. "Aku miskin sekarang, untuk membeli sebuah kapal besar membutuhkan banyak uang. Jadi, aku hanya membeli perahu ini untuk seorang diri, tidak terpikirkan olehku akan ada kru yang akan ikut denganku."


"Maaf ... Aku tidak bermaksud menertawai perahu milikmu." Chu Qincheng lalu mengibaskan tangannya kesamping mengeluarkan miliknya.


Tiba-tiba, sebuah Profound Ark muncul di depan mata, begitu besar dan mewah hingga jantung Qin Chen yang miskin merasakan sakit hati yang paling dalam.


"Hehehehe ... Benar-benar, aku merampok satu Wilayah Besar. Bagaimana? Aku kaya bukan? Ayo sanjung aku lagi, ayo ... "


Mendengar suaranya yang senang, Qin Chen tertawa ikut senang. Tidak marah karena dia begitu senang melihatnya bahagia. Mengingat, semalam Chu Qincheng mengigau tentang keluarganya.


"Baik-baik ... Nona muda, apa kamu bisa menyimpan Perahu kecilku? Lihatlah, betapa kecilnya perahuku seperti melihat Gunung dan Sungai setinggi Langit."


"Tentu saja! Serahkan padaku, aku akan menyimpan perahu ini." Chu Qincheng menarik perahu Qin Chen masuk kedalam Profound Ark miliknya.


Walaupun hati Qin Chen merasa sakit sebelum, karena di depannya ada wanita kaya. Bahkan dapat membeli produk kelas atas, sementara Qin Chen harus berusaha mendapatkan Poin Sistem yang dimana begitu pelit.


Walaupun ada keuntungan tersendiri, itulah yang membuat Qin Chen jauh berbeda dengan Chu Qincheng dalam segi kekuatan maupun ketrampilan.


Setinggi apapun budidaya mereka, dihadapan Qin Chen itu sama saja menghinanya. Di balik budidaya yang rendah, ada Origin Tree yang mengetahui segalanya.


Satu pukulan dapat menghancurkan peradaban mereka dari Dunia.


Mereka semua masuk kedalam Profound Ark, saat berada didalam Profound Ark, Qin Chen merasa tengah masuk kedalam Istana megah yang tak dapat membentuk sebuah ungkapan kata di bibirnya.


"Ayo Tuan Chen, kita akan pergi ke Ruang Utama." Sambil menarik Qin Chen, Chu Qincheng tertawa bahagia membawanya masuk kedalam Ruangan Utama.


Saat berada di ruangan utama, Qin Chen dapat melihat jelas dari layar di depan. Sungai yang begitu luas hingga tidak dapat menentukan dimana ujungnya.


Profound Ark mulai bergerak, Qin Chen duduk di kursinya yang sudah di siapkan. Sementara itu, Chu Qincheng duduk di Tahtanya dengan menyila tangannya.


'Sistem, apa mungkin ini produk Toko Sistem?' Tanya Qin Chen.


[Ding!]


[Menjawab Tuan: Apa yang Tuan katakan adalah benar, Profound Ark ini adalah produk ciptaan Sistem.]


'Begitu ... Pantas saja dia begitu yakin, karena Poin Sistem mungkin dihasilkan dari perburuan miliknya selama beberapa hari sebelumnya bertemu denganku.'


Saat memikirkan hal tersebut, Qin Chen tersenyum tipis. Perjalanan kali ini akan menarik, di dampingi dengan keindahan tanpa tanding tidaklah buruk, ditambah dengan satu prajurit hebat bisa segalanya, semuanya sempurna.


"Huh! Aku menantikan adegan tegangan kedepannya." Gumamnya.


Chu Qincheng juga ikut tersenyum, akhir-akhir ini dia ramah tersenyum. Qin Chen yang melihat pemandangan sungai mulai masuk kedalam imajinasinya.


"Qingchen ... Bagaimana jika kamu menjadi pasangan Dao-ku?"


"Eh?!" Mereka bertiga terkejut, termasuk Qin Chen sendiri yang berbicara sebelumnya, dia ikut terkejut.


Zi Long ingin tertawa namun di tahannya, karena tanpa sadar Tuan-nya mengajak Chu Qincheng sebagai pasangan Dao.


Chu Qincheng langsung mendekati Qin Chen dengan cepat, menyentuh keningnya. "Tidak panas, tapi kenapa Tuan Chen berbicara aneh?"


"Apa yang kamu bicarakan?" Qin Chen memiringkan kepalanya bertanya.


"Tidak-tidak ... Seharusnya aku yang bertanya, apa yang Tuan Chen bicarakan sebelumnya?" Balas Chu Qincheng menolak pernyataan Qin Chen.


Qin Chen juga bingung, karena spontan dan sekilas bentuk kata itu muncul di benaknya. Lalu dia mengatakannya tanpa sadar sama sekali. Mungkin, dia tengah lelah dan imajinasinya membawanya ke dunia nyata untuk mengatakannya.


...


*Bersambung ...