Supreme King System

Supreme King System
Chapter 187 : Piramida


Ditempat Qin Chen berada sekarang, seluruh material bumi tengah berada di ambang-ambang kehancuran. Bagaimana tidak, karena hampir setengah dunia telah di musnahkan oleh lubang hitam.


Sekarang, Qin Chen tengah berdiri mengambil aba-aba lalu ia melesat dengan kecepatan luar biasa menembus kehampaan, ia melewati kesengsaraan langit dan melewati asteroid yang berputar melintasi cincin lubang hitam.


Roarrr!


Ribuan monster dengan kekuatan raja dewa beterbangan dan menyerang Qin Chen dan Chu Qincheng. Mereka monster-monster kekacauan yang memiliki kekuatan yang luar biasa kuat sehingga sulit di hadapi oleh sekelompok orang.


"Seni Pedang Pembelah Langit dan Bumi!"


Swoosh!


Seluruh langit terbelah menjadi dua bagian membuat mata kekacauan terbentuk, para monster meraung keras memperingati kelompok lain untuk membantu mereka mengalahkan musuh.


Boom! Boom! Boom!


"Hiyaaaa .... Sial! Para monster sialan ini benar-benar merepotkan, sudah tahu berada di tempat yang kacau seperti ini mereka masing saja menyerang tanpa pandang tempat!" Qin Chen melompat-lompat dengan kesal karena harus melakukan olahraga otak.


"Hahahaha .... Suami, kamu benar-benar kesal kali ini karena di kerjain oleh monster kecil sebelumnya." Chu Qincheng mengejeknya.


Qin Chen kesal lalu ia melangkah lebih luas sehingga dapat dengan cepat sampai. Langkahnya seperti mendaki tebing tinggi, seolah tengah melihat jalan surga.


Setiap langkahnya membawa kehancuran langit di sekitarnya berkeping-keping menjadi pecahan kaca, lalu pecahan tersebut terhisap oleh lubang hitam.


Saat mereka tiba di dekat Piramida tersebut, Chu Qincheng langsung bergerak mendekati formasi untuk menciptakan sebuah lubang agar mereka dapat masuk kedalam sana.


Sementara Qin Chen tengah menghadapi monster-monster yang berdatangan membawa pasukan lainnya.


"Tunggu sebentar lagi suami!"


Ia mendengarnya dan sekarang tengah sibuk menggunakan isi otaknya untuk menahan gravitasi dan menyerang monster-monster di sekitarnya tengah menyerang mereka berdua.


"Tch! Monster sialan, mereka datang darimana? Bagaimana bisa ada banyak monster di tempat seperti ini!" Gumam Qin Chen tengah kesal.


Setelah beberapa menit, Chu Qincheng berteriak bahwa ia telah selesai dan Qin Chen langsung melesat membawa Chu Qincheng masuk kedalam bersama. Mereka terengah-engah setelah berada didalam formasi tersebut.


"Huft ... Ini menegangkan suami." Chu Qincheng berteriak kesenangan merasakan adegan yang menegangkan ini dibandingkan bertarung melawan orang kuat.


"Kahahaha, tapi ini benar-benar menyenangkan!" Balas Qin Chen.


Setelah beristirahat beberapa menit, mereka berdua beranjak berdiri dan kembali melanjutkan perjalanan menuju Piramida di hadapannya. Saat berada di dalam Piramida, tiba-tiba sebuah cahaya bercahaya terang berjejer menerangi lorong.


Disepanjang dinding ada banyak ukiran kuno yang sulit dipahami oleh Qin Chen. "Hummm! Apa-apaan tulisan kuno di dinding ini, aku tidak dapat memahaminya."


"Ini seperti bahasa sastra kuno yang ditinggalkan. Seperti makhluk purba yang hidup di zaman batu, kamu tahu suami? Aku sedikit memahami artinya, apa kamu mau mendengarkan apa yang aku baca?"


"Tentu saja, beritahu aku apa yang kamu lihat meski sedikit."


Chu Qincheng menunjuk ke arah salah satu ukiran dan tulisan disampingnya. "Dunia ini adalah dunia alternatif yang saling terhubung satu sama lain, dengan adanya jalur ilahi membuat semuanya terhubung. Singkatnya, yang kamu lihat sekarang di dinding adalah tulisan dan ukiran gambar yang berunjuk pada satu kalimat."


"Apa itu?"


Saat mendengarnya, tiba-tiba momentum di dalam ingatannya dan jantungnya bergetar hebat seperti ada sesuatu yang terbuka. Ini membuat Qin Chen membeku sesaat setelah mendengarnya.


"Dunia ini seperti mimpi? Apa maksud dari semuanya, apa kamu dapat mengartikannya istri kecil?" Tanya Qin Chen yang bingung.


"Maaf suami, aku tidak dapat melihat lagi karena kosa katanya terlalu rumit dan membutuhkan waktu lama, untuk selalu sulit bagiku untuk menjabarkan semua kata yang ada disini." Balas Chu Qincheng.


"Tidak apa-apa, aku akan menyalin semuanya dan suatu saat kamu dapat mengartikannya dan dapat memberitahukan aku apa yang ada di tulisan tersebut."


Qin Chen menyalin seluruh tulisan kuno dengan sistemnya, setelah itu mereka berdua kembali masuk lebih dalam dan tiba di suatu gerbang besar yang telah terbuka. Saat masuk kedalam mereka semua langsung diperlihatkan makam yang begitu luas.


"Makam? Harta Karun?" Qin Chen tanpa pikir panjang langsung melihat ke dasar tanah, apa yang ia lihat bukanlah sesuatu yang mengejutkan.


Didalam sana bukannya ada mayat para dewa, melainkan harta karun yang disengaja di pendam menyerupai pemakaman.


"*Cough! Apa-apaan makam ini, ini bukan pemakaman melainkan harta!" Qin Chen terbatuk-batuk melihat hal tersebut.


"Ada apa suami?"


"Coba kamu lihat makam itu, kamu akan mengetahuinya setelah itu." Balas Qin Chen.


Chu Qincheng kebingungan, ia langsung melihat dan tiba-tiba terbatuk-batuk melihat apa yang ia lihat sekarang. "*Cough! Su- Suami, apa ini benar-benar harta? Atau sebuah ilusi!"


"Sepertinya ini adalah harta sejati, tapi kenapa harus menjadi pemakaman! Sudahlah, istri kecil kamu duduklah disini dan melihatku saja, aku akan menggali harta ini dulu."


"Baik suami."


Qin Chen melangkah kedepan lalu mengangkat tangannya ke langit, tanah-tanah bergetar hebat lalu perlahan retakan tersebut menyebar di seluruh daratan di hadapannya. Tiba-tiba cahaya emas menjulang menembus langit dan ribuan artefak, senjata dan lain sebagainya tengah mengambang di langit-langit.


Chu Qincheng tercengang melihat banyak harta yang luar biasa hebat berkumpul di langit membuatnya benar-benar tidak dapat menahan dirinya. Namun ia tengah menikmati cemilan, makan sambil melihat ke arah Qin Chen yang tengah kerja.


"Urghhk! Ini masih belum semuanya! Haaaaaa ... Keparat naik kalian semua dari tanah!" Qin Chen menarik seluruh harta didalam tanah untuk naik ke atas sana.


Pada saat itu juga seluruh daratan pecah dan seluruh harta terangkat naik ke atas membuat Chu Qincheng tercengang. "Waduh! Suami benar-benar merampok harta makam sebanyak ini, ini hampir memenuhi langit-langit makam harta. Bahkan Piramida ini hampir terguncang oleh kekuatannya!"


Setelah beberapa saat melihat Qin Chen, ia langsung terduduk lemas karena menarik seluruh harta yang dilindungi oleh formasi didalamnya begitu sulit dan membutuhkan energi yang besar untuk menghancurkan hukum dan aturannya.


"Ha! Ha! Istri kecil, tolong simpan dulu hartanya setelah pulang kita akan melihat harta apa saja yang kita dapatkan dari makam ini. Aku sedikit kelelahan."


Chu Qincheng langsung menarik seluruh harta masuk kedalam penyimpanan dan setelah itu ia mendekati Qin Chen lalu memberikan ramuan memulihkan energi. Ramuan tersebut sangat mahal dan langka karena bersifat ilahi.


Dalam beberapa menit, Qin Chen kembali pulih dan tenaganya terisi kembali. Setelah itu kembali berdiri dan melihat daratan tersebut telah hancur dan hanya meninggalkan puing-puing kehancuran.


"Fuih! Ini benar-benar menarik, harta makam dan Piramida. Istri kecil, kita lanjutkan lagi untuk mencari tahu tentang pemakaman para dewa!"


"Baik suami."


...


*Bersambung ...