
Dimensi Spasial tempat pertemuan antara orang-orang hebat dari berbagai pembudidaya dan Sekte maupun Pilar Kaisar. Mereka berada di antara lautan bintang tak berujung di sekeliling mereka.
Hanya ada bintik-bintik cahaya memenuhi kegelapan langit yang abadi. Ruangan itu sangat luas untuk bertarung di dalamnya, karena ruangan itu tidak akan hancur oleh ranah Half Way Immortal.
Qin Chen menurunkan penindasan yang dia berikan sebelumnya, dan kembali menenangkan dirinya. "Karena Raja ini datang dengan niat baik, baiklah. Masalah hari ini akan diselesaikan di lain waktu, sekarang mari bahas pertemuan ini."
Mereka menahan merinding dan provokasi Qin Chen sebelumnya, duduk dengan tenang untuk membicarakan tentang bencana sebelumnya dan turnamen.
"Karena ke-tujuh Pilar Kaisar telah berkumpul, dan beberapa tamu undangan dari berbagai Sekte telah datang. Pertemuan kali ini diadakan untuk mengatasi bencana sebelumnya dan tentang Turnamen yang diundur akibat bencana sebelumnya."
Mereka mengangguk paham, di pertemuan kali ini hanya membahas tentang bencana yang Qin Chen sebabkan. Sebagai dalang dibalik semuanya, Qin Chen hanya diam dan mendengarkan apa yang mereka bicarakan.
Dia melihat sekitarnya tampak mengagumkan, karena ini Dimensi Spasial yang diciptakan oleh Kaisar Immortal yang terletak di luar Dunia tersebut, dengan begitu pertarungan besar tidak akan membuat kehancuran di Dunia Utama.
Sudut mata Qin Chen melihat ke arah Keluarga Qin yang terletak di sampingnya. Mereka memiliki kekuatan hebat, dan bahkan keturunan keluarga Qin memiliki bakat yang lumayan.
Qin Chen tertawa kecil, Chu Qincheng melirik Qin Chen lalu mencubitnya. Dia mengira Qin Chen tengah melirik wanita lain yang berada di sampingnya.
'Humhp! Awas saja!' Chu Qincheng menggerutu ke arah Qin Chen, Qin Chen mengerti dari raut wajahnya.
"Kaisar, lalu bagaimana tindakan anda atas bencana sebelumnya? Bukankah ini merugikan Ibukota, bahkan ada banyak korban jiwa yang berjatuhan karena bencana tersebut?!" Salah satu keluarga seolah tengah menyudutkan Qin Chen sebagai pelukannya.
Qin Chen tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan. "Menarik ... Sangat menarik, apa Keluarga anda tengah menyudutkan Raja ini sebagai orang yang menyebabkan dampak tersebut?" Tanya Qin Chen.
Sontak napasnya tercekik oleh niat membunuh yang muncul dari mata Qin Chen. Satu keluarga berdiri menghentakkan tangannya ke atas meja dengan keras.
"Lancang! Apa kau tidak merasa bersalah kepada mereka yang mati!" Teriak salah satu Tetua ke arah Qin Chen.
Mereka memalingkan wajahnya melihat ke arah Qin Chen yang menyeringai. "Bersalah? Heh! Aku tidak ingin banyak bicara dipertemuan kali ini. Karena kau bertanya, maka aku akan menjawab. Aku Iblis Tiran, Penguasa Kematian. Perasaan? Apa aku memiliki perasaan saat menjadi iblis? Bukankah itu sama seperti keluarga yang kau urus selama ini?"
"Ah! Atau jangan-jangan kau menutup wajah kalian dari apa yang kalian perbuat selama ini? Jika benar, bukankah kalian lebih kejam dibandingkan Iblis?"
Mereka mengertak giginya karena hal tersebut adalah hal yang mereka sembunyikan dari Dunia. Saat mereka mendengar perkataan Qin Chen, seluruh keluarga menjadi penasaran dengan apa yang Keluarga tersebut lakukan.
"Patriak Lu ... Apa yang kamu sembunyikan dari kami semua? Apa yang dikatakan oleh Lord of Death adalah kebenaran? Jawab aku Patriak Lu."
Satu keluarga seperti yakin perkataan Qin Chen yang sekarang menyudutkan keluarga lu.
"Lancang! Apa Patriak Di tengah memfitnah Keluarga saya? Apa anda percaya perkataan Iblis itu!" Patriak Lu menunjuk Qin Chen dengan jarinya, dia menunjukkan taringnya sebagai Patriak Lu.
Qin Chen tertawa, sama halnya dengan Chu Qincheng disampingnya. Dia ikut tertawa melihat pertunjukan tersebut. "Lucu sekali Patriak Lu ... " Chu Qincheng tertawa terbahak-bahak sambil menepuk tangannya.
Chu Qincheng berdiri melihat ke arah Patriak Lu dengan tajam. "Sebenarnya aku tidak ingin ikut campur dalam urusan suamiku. Namun sepertinya tidak bisa, karena kau menuduh suamiku berbohong? Hey! Iblis memiliki caranya sendiri untuk berbicara, jika kau tidak bersalah, kenapa kau begitu panik saat ditanyai oleh orang tua itu?"
"Sombong! Kau hanya gadis kecil, jangan ikut campur dalam urusan kami!"
Momentum kekuatan besar muncul dari dalam diri Chu Qincheng. Itu menekan semua orang di dalam ruangan, meskipun kekuatannya lemah namun penindasan dari kekuatan Chu Qincheng sudah dapat menekan semuanya.
"Gadis kecil? Hoh! Kau cukup berani, bagaimana ingin kau mati? Di tikam? Dipotong-potong, atau mati dalam keputusasaan mendalam?!"
Chu Qincheng menyeretnya hingga ke tangannya, semua orang dari keluarganya menarik pedangnya mencoba menyerang Chu Qincheng.
Qin Chen mengetuk meja dengan jarinya, waktu di sekitarnya berhenti dalam kendalinya. Semua orang tercengang merasakan kekuatan tersebut.
"Suami ... Apa aku boleh melakukannya?" Tanya Chu Qincheng.
"Ya, lakukan semaumu."
Chu Qincheng melempar Patriak Lu ke tanah dengan keras, dia melompat ke atas meja melihat ke arah keluarga lu. Dia bergerak sangat cepat dengan jelih mengambil semua harta mereka tanpa sedikitpun sisa.
Qin Chen yang melihatnya hanya tertawa terbahak-bahak sembari menghentikan waktu. Walaupun mereka tidak dapat bergerak, namun mereka dapat melihat dengan mata sendiri apa yang dilakukan Chu Qincheng.
Setelah selesai itu, waktu berjalan kembali seperti semula. Seluruh harta keluarga lu telah berada di tangan Chu Qincheng. Mereka marah, dengan sikapnya yang tidak sopan kepada mereka.
"Keparat! Aku tidak mengira kau melakukan hal sehina ini! Apa kau tidak memiliki sikpa seorang Raja?!"
"Heh! Raja? Aku sangat Jahat karena aku Iblis, tentunya ini hanya trik kecil yang dipermainkan oleh istri kecilku. Jika kau tidak terima, mendekatlah dan kau dapat mati dengan mengenaskan!" Balas Qin Chen.
Sementara itu, Patriak Lu tengah merinding ketakutan, tubuhnya bergetar di lantai mengejutkan semua tamu undangan yang berada disana.
Chu Qincheng tertawa kecil, dia melihat harta-harta yang dia dapatkan dari berburu satu keluarga.
"Suami lihat ... Aku mendapatkan banyak harta dari orang-orang bodoh. Sayang sekali, aku tidak dapat membunuh mereka disini. Namun itu tidak akan menghalangiku setelah keluar dari ruangan ini."
Qin Chen mengelus kepalanya sembari melihat Chu Qincheng melihat harta-harta yang dia dapatkan dari keluarga besar.
Matanya sedikit melirik ke samping, mereka sontak diam tidak berbicara setelah memahami sedikit kekuatan Qin Chen yang sekarang ini.
'Mengerikan! Lord of Death dapat mengendalikan waktu secara mutlak!' Pikir mereka dengan bersamaan melihat ke arah Qin Chen.
Mengabaikan Kaisar Immortal yang bermartabat, bahkan mengabaikan tamu undangan dari luar yang sekarang mereka tertekan oleh kekuatan Qin Chen sendiri.
Satupun keluarga besar tidak ada yang berani berbicara. Hanya melihat Qin Chen bermesraan dengan istrinya yang tengah memperhatikan harta milik keluarga lu.
Keluarga Qin tepat disampingnya memperhatikan Qin Chen, karena dialah yang duduk dekat dengannya. Dialah satu-satunya orang yang merasakan keanehan terhadap Qin Chen.
...
*Bersambung ...