
Dibawah gua yang terbuat dari es, mereka bertiga menunggu badai salju berhenti untuk melanjutkan perjalanan. Karena cuaca buruk membuat jarak pandang mereka semua terhambat dan untuk terbang akan sulit.
"Tuan Chen ... Apa anda berencana untuk menemui Kaisar Iblis tentang Jalan Surga?" Tanya Saint Long Ao.
"Benar ... Semakin cepat mengetahui Jalan Surga, semakin cepat aku meninggalkan Dunia ini. Aku datang ke Benua ini hanya untuk ini, tidak ada hal lainnya."
"Jika ada perlawanan dari Benua ini, aku tidak akan tinggal diam untuk melawan. Memberontak seluruh Wilayah bukanlah masalah bagiku, selama tujuanku terpenuhi, aku akan melakukan segalanya." Balas Qin Chen dengan serius.
Chu Qincheng mengangguk, dia kagum dengan suaminya yang sekarang. Karena dia benar-benar pria sejati, bahkan tidak dapat kehilangan begitu lama.
Chu Qincheng semakin mencintainya sampai-sampai dia tertawa kecil sambil memeluknya dengan erat.
Melihat hal tersebut, Qin Chen mengusap punggungnya dengan halus. "Apa yang kamu tertawakan?"
"Tidak ada ... Aku hanya ingin tertawa saja, kamu lanjutkanlah berbicara. Aku akan diam dan mendengarnya." Balas Chu Qincheng.
"Baiklah."
Mereka berdua mengobrol hingga badai salju di luar berhenti. Qin Chen mengendong istrinya yang sekarang tengah manja, mereka bertiga keluar dari gua yang Qin Chen buat dari bongkahan es.
"Cuacanya mulai membaik, kita akan melanjutkan ke Kota Besar." Ucap Qin Chen.
"Tuan Chen ... Setelah sampai Kota Besar, saya akan langsung pergi mengurus beberapa tugas sebagai Saint. Jadi, anda lebih baik langsung memesan penginapan karena akan ada banyak tamu yang datang kesana."
"Baiklah, terimakasih atas informasinya."
Mereka langsung melesat menuju Kota Besar, dengan kecepatan masing-masing sehingga waktu yang dibutuhkan tidaklah lama.
Chu Qincheng tersenyum sambil memeluknya dengan erat, dia merasakan sensasi di lindungi oleh Pangeran Tampan dari Surga. Sehingga fantasi imajinasinya tercipta begitu tinggi dan liar.
***
Kota Besar, Spirit Salju
Saint Long Ao melesat menuju tempat tujuannya, Qin Chen turun di tengah-tengah Kota. Dia mencari penginapan terlebih dahulu sebelum mencari informasi disana, karena ada banyak pengunjung dari berbagai Kota kecil di Wilayah Spirit Beast.
Setibanya di penginapan, tidak ada penginapan yang kosong setelah berkunjung 3 penginapan besar. Qin Chen kebingungan, karena hari ini tidak beruntung.
"Bagaimana istri kecil? Apa kita perlu membeli rumah baru lagi? Aku tidak akan keberatan, dari hasil kerjaku, aku memiliki uang yang cukup untuk hidup satu tahun." Tanya Qin Chen.
"Baiklah ... Kita beli rumah untuk tinggal, dan kamu harus menafkahi aku. Jika tidak, aku akan ngambek, titik."
Qin Chen tersenyum lalu mencari tempat yang menjual rumah untuk mereka tinggal. Di Paviliun Farmasi, dimana Qin Chen tengah duduk di ruang tunggu untuk membeli rumah baru.
"Selamat datang Tuan ... Apa anda tengah mencari sebuah rumah untuk tinggal?" Tanyanya.
"Ya, rumah besar yang cukup luas untuk dua orang." Balasnya.
Wanita itu memberikan laporan kepada Qin Chen tentang rumah-rumah yang di jual disana. Chu Qincheng memilih satu-persatu, dia mencari rumah yang besar untuk mereka berdua.
Karena mereka akan tinggal di Kota ini selama beberapa minggu, setelah itu menuju Wilayah Iblis tempat Kaisar Iblis berada. Sekaligus, Qin Chen menunggu waktu Tanah Iblis Surgawi terbuka di wilayah iblis.
"Ini saja ... " Chu Qincheng memilihnya, dan Qin Chen tanpa berbicara memilih pilihannya.
"Baiklah, aku beli yang ini."
Qin Chen meletakkan tael batu spiritual yang berjumlah sama, setelah itu mereka menyelesaikan pembelian tersebut hingga selesai.
***
Malamnya, Qin Chen dan Chu Qincheng duduk di ruang tamu dimana rumahnya begitu besar untuk disinggahi mereka berdua, namun semuanya telah bersih dan di tata rapi seharian penuh.
"Istri kecil ... Dengarkan aku, rencana yang akan aku buat sekarang."
"Baik."
"Pertama, aku membutuhkan Kaisar Iblis untuk menjelaskan tentang Jalan Surga. Mungkin akan merepotkan di masalah ini, jadi kesampingkan terlebih dahulu."
"Sementara rencana kedua adalah, Tanah Iblis Surgawi akan muncul dan di dalam sana akan ada Air Ajaib yang dapat membantu membangun Dao. Aku berencana mengambilnya, dan membangun Dao lain dan tentunya kamu juga harus membangun Dao juga."
"Air Ajaib? Aku baru dengar, karena mengejarmu aku hanya mendapatkan sedikit informasi saat berada di Kota."
"Begitu rupanya ... Karena kamu sudah tahu sekarang, tujuan kita adalah Tanah Iblis Surgawi. Setelah itu Kaisar Iblis, kalau ada masalah di tengah jalan, hajar semuanya, bagaimana?" Tanya Qin Chen.
"Tentu suami ... Ngomong-ngomong, aku telah meningkat, bagaimana? Aku Jenius bukan? Ayo puji aku, puji aku."
Qin Chen tertawa terbahak-bahak lalu mengusap punggungnya, dan memujinya agar senang. Semalaman, mereka berdua mengobrol tentang rencana yang di susun oleh mereka berdua agar kedepannya lebih efesien bertindak.
***
Paginya, Qin Chen pergi ke tempat Paviliun Harta. Dimana disana adalah tempat berkumpulnya Master Spirit Beast, tempat jual beli material yang dibutuhkan oleh para Master Spirit Beast.
Chu Qincheng di ruangannya tengah tidur lelap sampai lupa waktu, hidupnya begitu damai karena ada Qin Chen di sampingnya.
'Sistem, menurutmu apa Spirit Beast legendaris dapat dipanggil untuk bertemu? Atau hanya sebuah Takdir yang menentukan.'
[Menjawab Tuan: Spirit Beast legendaris tergolong misterius, karena memiliki karakteristik tersendiri. Tetapi, Spirit Beast legendaris dapat di pancing keluar dengan beberapa bahan herbal kualitas tinggi.]
'Apa saja, sebutkan, aku akan membelinya.'
[Menjawab Tuan: Immortal Spirit, Ramuan Mujarab, Matahari Putih, dan Daging Monster Kualitas tinggi. Ini adalah bahan yang dapat memangilnya, walaupun dapat ditemukan di Kota. Namun banyak orang yang tidak mengetahuinya.]
'Bagus! Aku akan membelinya dan dapat memberikan Spirit Beast legendaris kepada istri kecil. Ngomong-ngomong tentang Spirit Beast, Monster kekacauan milikku sudah kuat.'
Qin Chen masuk kedalam melihat master Spirit Beast begitu banyak, bahkan aura mereka benar-benar mengagumkan disana membuat Qin Chen tersenyum puas.
Dia berkeliling mencari bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memanggil Spirit Beast legendaris yang dibicarakan oleh Chu Qincheng sebelumnya.
Selama beberapa menit berlalu, Qin Chen tidak menemukannya karena kesulitan. Namun keberuntungan di pihaknya.
"Ayo-ayo merapat, kami menjual bahan-bahan herbal kualitas atas. Seperti Immortal Spirit yang dapat meningkatkan kekuatan Spirit Beast para Master."
"Ada banyak bahan-bahan herbal lainnya, ayo-ayo merapat dan borong barang-barang kualitas milik kami, kami jamin harga dan kualitasnya terbaik di dunia."
Saat itu juga, Qin Chen tersenyum puas dengan keberuntungannya. Dia mendekati orang yang berteriak di dalam ruangan menjual bahan-bahan herbal kualitas terbaik, tidak banyak orang karena mereka hanya memfokuskan dalam meningkatkan kekuatan Spirit Beast melalui mengkonsumsi daging monster kualitas terbaik.
...
*Bersambung ...