Supreme King System

Supreme King System
Chapter 132 : Aku, dari Bumi!


Sementara Qin Chen berdiri di depan Chu Qincheng, dimana Chu Qincheng tengah marah dengannya. Dia duduk mengabaikan Qin Chen yang berdiri di depannya.


"Istri kecil ... Apa kamu denganku? Jika benar, aku minta maaf membuatmu marah."


"Humph! Tidak perlu, aku tengah marah denganmu. Aku tidak dapat dibujuk oleh kata-kata manismu." Balasnya dengan nada cuek dengan Qin Chen.


Qin Chen hanya tersenyum misterius, dia lalu mendekat dan mengangkatnya seperti seorang putri. Ini mengejutkannya dan membuat Chu Qincheng memberontak karena malu, bahkan wajahnya memerah karena hal ini.


"Ke- Kemana kamu mau membawaku." Chu Qincheng bersuara dengan gugup dan malu melihat Qin Chen.


"Kemana? Tentunya, aku akan membawamu ke kamar, aku akan memberikanmu hukuman dan juga hadiah spesial malam ini." Qin Chen menggodanya secara terang-terangan ingin mengajaknya.


Dalam benaknya, Qin Chen hanya bercanda karena dia telah menyiapkan makanan untuk dirinya.


Chu Qincheng langsung memerah, napasnya menjadi berat seketika. "Ti- Tidak ... A- Aku belum siap soal ini, kita belum sah menjadi suami istri."


Mendengar jawabannya, Qin Chen hanya tersenyum. Dia sebenarnya tidak menolak, karena belum menjadi suami dan istri yang sah, dia menolaknya.


"Begitukah? Dalam Kontrak tertulis apapun yang terjadi padamu adalah tanggung jawabku. Jadi, jika aku ingin melahapmu sekarang, kamu adalah tanggung jawabku kedepannya." Dengan sedikit mendekati wajahnya, Qin Chen menggodanya.


Chu Qincheng terdiam dalam imajinasinya yang liar, sementara Qin Chen tengah membawanya masuk kedalam Ruang makan. Setibanya disana, Qin Chen menurunkannya di kursinya.


Chu Qincheng terkejut melihat hidangan yang disajikan di atas meja.


"Ini ... Apa kamu yang membuatnya ... " Tanya Chu Qincheng dengan nada gugup.


"Ya ... Maafkan aku karena meninggalkanmu sendiri di kamar. Aku memiliki urusan di Sekte, setelah kembali, aku menyiapkan semuanya. Sekarang, cobalah." Qin Chen mengelus kepalanya dengan lembut.


Setelah itu, Qin Chen memberikan makanan yang dia buat sebelumnya. Chu Qincheng mencicipi makanan tersebut dengan lahap, karena ini buatan Qin Chen.


Dalam sekejap, mulutnya penuh dengan makanan, dia melahap dengan lahap tanpa menghiraukan sekitarnya.


Sementara itu, Qin Chen penasaran dengan wajah di balik cadar itu, walaupun begitu dia hanya tersenyum hangat melihatnya makan dengan lahap. Bahkan, kecantikannya tidak akan pudar saat dia makan.


"Istri kecil ... Sebenarnya aku ada permintaan untukmu, apa kamu dapat mengabulkannya?" Tanya Qin Chen.


Chu Qincheng mengangguk. "Aku ingin kamu mengajari beberapa murid untuk menggunakan Formasi. Ini untuk Turnamen yang akan datang nantinya, apa kamu bisa."


Chu Qincheng hanya mengangguk, Qin Chen hanya tersenyum bahagia. Dia melihat istri kecil makan dengan lahap, kebahagiaan yang tidak dapat di lupakan olehnya.


"Terimakasih ... Jika ada yang sesuatu yang ingin diminta, beritahu aku, aku akan memberikan apapun padamu."


"Aku ingin kamu jujur padaku nanti malam." Balasnya setelah menelan makanan yang berada di dalam mulutnya.


"Baiklah ... Kamu dapat bertanya apapun, aku akan menjawabnya."


Didalam ruangan, Qin Chen hanya duduk melihat istri kecil miliknya melahap semua makanan yang dia siapkan, bahkan tidak tersisa sedikitpun di atas meja.


Meskipun tubuhnya kecil, namun dia cukup untuk melahap banyak makanan tanpa takut sedikitpun gemuk.


Setelah semua selesai, Qin Chen membereskan semuanya dan Chu Qincheng duduk sembari memakan makanan penutup.


***


Malamnya, Qin Chen dan Chu Qincheng tengah duduk di halaman Istana sambil menghitung bintang yang tak terhitung jumlahnya di langit yang gelap.


Chu Qincheng bergerak, lalu duduk di atas tubuh Qin Chen melihatnya dengan tajam. Pose ini membuat jantungnya berdetak begitu kencang setiap detiknya.


Qin Chen canggung dan wajahnya sedikit memerah, dia melihat Chu Qincheng di atasnya dimana adik kecilnya dibawah tengah menahan godaan surgawi.


"A- Apa yang ingin kamu tanyakan, Istri kecil." Bahkan suara Qin Chen terdengar gugup dengan posisinya yang sekarang.


Chu Qincheng mendekati wajahnya, jarak antara mereka hanya 5centimeter sebelum bersentuhan.


"Suami ... Aku ingin kamu jujur padaku."


"Ya, katakanlah."


"Selama ini aku selalu dibuat bingung denganmu, aku selalu memendam rasa ini untuk bertanya. Sekarang, aku ingin bertanya tentang identitasmu." Balasnya.


Qin Chen menyipitkan matanya, melihat Chu Qincheng dengan tajam. "Apa kamu ragu dengan identitasku? Atau takut dengan identitasku?" Tanya Qin Chen dengan serius.


"Tidak ... Aku tidak takut maupun ragu, setiap kali kamu mengatakan tentang Bumi. Hal tersebut membuat tanda tanya di pikirkanku, bertanya-tanya apa kamu dari Bumi, sama sepertiku?"


"Sebenarnya, aku adalah Jiwa yang berpindah ke Dunia ini. Aku lahir di Bumi, lalu mati dan bereinkarnasi ke Dunia ini. Saat pertama kali di Dunia ini, aku takut, takut dengan apa yang terjadi. Aku terus menguatkan diri untuk bertahan dan mencari keluargaku di Surga."


Air matanya menetes dan jatuh di wajah Qin Chen. Trauma akan hal masa lalu membuat Qin Chen gemetar, matanya bahkan tidak menunjukkan ketenangan seperti biasanya.


"Aku ingin kamu jujur ... Apa kamu dari Bumi sama denganku. Pertanyaan itu terus berputar di pikirkanku, bahkan kamu mengetahui banyak hal tentang Bumi, seolah kamu telah bereinkarnasi ke Dunia ini."


Qin Chen menyentuh punggungnya, lalu menariknya kedalam pelukannya. Dia gemetaran, masa lalunya begitu kelam tidak dapat diceritakan, namun tentang reinkarnasi, itu bukanlah masalah.


"Kamu ingin aku jujur? Baiklah, aku memang terlahir di Bumi, aku mati lalu jiwaku datang ke Dunia ini. Latar belakangku, indentitasku bukanlah sesuatu yang besar, aku hidup di keluarga yang biasa-biasa saja di bumi."


"Aku hidup di antara kekejaman Dunia dan ketidakadilan Dunia, hidup dibawah bayang-bayang ketidakadilan Dunia, itulah aku. Tanggal 26 September 2050, aku mati."


"Aku hidup kembali di Dunia ini dengan satu tujuan, merebut Tahta Raja Tertinggi. Aku telah menceritakan ini padamu, walaupun hanya sedikit karena ini adalah privasiku."


"Jika kamu bertanya aku dari Bumi, maka jawabnya adalah Ya. Aku dari bumi, sama sepertimu. Saat pertemuan kita yang kedua kalinya, aku menyadari bahwa kamu sama sepertiku."


Chu Qincheng terdiam mendengarnya, dia tidak berkata-kata lagi setelah mendengar jawaban Qin Chen. Meskipun tidak mengejutkannya, namun ini sangat berarti baginya.


Untuk pertama kalinya, dia menemukan orang yang sama lahir di bumi, lalu mati dan bereinkarnasi ke Dunia ini.


"Kamu tidak perlu khawatir, meskipun kehidupan ini aku adalah orang Jahat, aku menjadi Jahat karena memiliki alasan sendiri. Jika kamu menjadi aku, kamu mungkin melakukan hal sama seperti yang aku lakukan sekarang."


"Kamu hanya perlu ingat, aku akan membantumu menemukan Keluargamu kembali. Sampai saat itu tiba, kamu tidak akan merasakan kesedihan, ataupun penyesalan hidup di Dunia ini. Aku janji."


Bahkan jika itu bukan Qin Chen, mereka pasti akan mengambil jalan yang sama seperti Qin Chen. Setelah hidup menjadi orang baik selama puluhan tahun dan mendapatkan ketidakadilan Dunia.


Siapapun pasti akan berubah menjadi jahat dan mengadili ketidakadilan Dunia. Itulah yang Qin Chen rasakan sekarang ini, dia puas dengan kehidupan yang dia jalani sekarang.


Ditemani wanita cantik, dapat mengadili Surga dan Dunia. Bahkan, dia dapat melakukan apapun yang dia sukai tanpa ketidakadilan Dunia.


...


*Bersambung ...