
Kediaman, Qin Chen kembali melihat Chu Qincheng tengah menunggunya di depan tungku api yang membakar kayu untuk menghangatkan ruangan.
"Suami, kamu akhirnya kembali aku disini kedinginan loh. Apa kamu tidak kasihan dengan istrimu yang cantik dan kecil ini? Gini-gini aku butuh kehangatan." Chu Qincheng mencoba menggodanya lagi dan lagi, namun sepertinya tidak berhasil.
"Aku tengah berlatih sebelumnya, maaf karena lama. Ngomong-ngomong tentang kamu ke kota, apa saja yang kamu lakukan? Apa membuat masalah lagi?" Qin Chen menjelaskan sekaligus bertanya kepadanya tentang perjalanan Chu Qincheng di kota.
"Tentu saja membuat masalah, bagaimanapun aku ini gadis yang sangat baik kepada orang-orang, hanya saja mereka yang tidak sopan sehingga aku harus berubah menjadi rubah kecil yang nakal." Jelasnya dengan semangat sekaligus tersenyum ke arah Qin Chen.
Mendengar hal tersebut tidak dapat membuat Qin Chen memarahinya. "Baiklah, kamu boleh membuat keributan, tapi ingat kalau kamu memiliki suami disini. Awas saja kalau ketahuan selingkuh."
"Huhmp! Aku sangat setia, bukankah kamu yang suka selingkuh. Pergi menyelesaikan urusan, tapi malah bertemu dengan wanita lain."
Qin Chen membeku sesaat, setelah itu di mendekati Chu Qincheng lalu menariknya kesampingnya. "Ngomong-ngomong, aku telah bertambah kuat, dan mendapatkan kemampuan Penciptaan meski masih dibatasi oleh beberapa faktor. Walaupun begitu, aku cukup hebat sekarang."
"Benarkah, bisa kamu perlihatkan padaku seberapa kamu sekarang. Karena aku ada permintaan kecil untukmu, setelah permintaan ini terkabulkan aku tidak akan minta apapun lagi, aku janji."
Qin Chen melepaskan sedikit kekuatannya dan menekan seluruh wilayah spirit beast. Chu Qincheng yang melihat hal tersebut terdiam tanpa kata, bagaimana bisa seorang Prajurit Dewa tiba-tiba berubah menjadi Kaisar Dewa dalam sehari.
"Bagaimana bisa! Apa kamu menelan surga sendirian sampai-sampai dapat naik berlebihan seperti ini? Tunggu, apa kamu baik-baik saja atau kamu menggunakan metode ekstrim untuk hal ini." Chu Qincheng bukannya senang melainkan lebih ke arah khawatir, memikirkan kenaikan Qin Chen begitu cepat membuatnya memikirkan hal negatif.
Qin Chen tersenyum mendengarnya, bagaimanapun dia begitu perhatian dan sangat khawatir dengannya. Dikehidupan sebelumnya, bahkan tidak ada satupun orang yang khawatir akan keadaan yang baik ataupun tidak.
Semuanya tampak biasa, bahkan orang yang pertama dan terakhir mengkhawatirkan keadaannya hanya pria tua penjual pecel lele malam itu.
Dialah satu-satunya orang yang mengkhawatirkan keadaannya, dan bahkan mendoakannya walaupun mereka saling tidak kenal. Qin Chen bertahan untuk bersedih, mengingat umurnya yang tua dan dihadapannya ada gadis muda.
"Terimakasih karena mengkhawatirkanku, tapi semuanya baik-baik saja. Kamu tidak perlu khawatir, aku tidak menggunakan metode ekstrim untuk cepat kuat, semuanya hanya waktu yang menentukan." Balas Qin Chen.
Chu Qincheng langsung menyentuh wajah Qin Chen dan memperhatikan matanya tidak ada kebohongan sama sekali. "Syukurlah, aku kira kamu menggunakan metode ekstrim yang membahayakan diri, kamu membuatku khawatir."
"Ngomong-ngomong tentang sebelumnya, apa yang ingin kamu minta setelah melihat kekuatanku telah meningkat." Tanya Qin Chen.
"Setelah kamu mencapai Immortal God, tolong beritahu aku, tentang apa selanjutnya. Aku tidak akan bilang karena ini rahasia, karena ini adalah masalah pribadiku yang akan aku katakan padamu saat kamu mencapai Immortal God." Jelasnya.
"Begitu, aku akan mengingatnya. Setelah mencapai Immortal God, aku akan mengatakannya padamu agar aku dapat mengetahui apa masalahmu sampai-sampai tidak ingin membicarakannya sekarang."
Chu Qincheng mengangguk lalu mereka berdua beristirahat hingga pagi.
***
Seminggu kemudian, ini adalah ke-enam ata ke-tujuh mereka di kota sebelum pergi ke wilayah iblis. Sementara Saint Long Ao yang berada di kota telah berpisah dengan mereka karena ada tugas yang perlu diselesaikan secepat mungkin olehnya.
Sekarang, mereka telah mempersiapkan untuk berpindah tempat setelah melihat Paviliun Harta untuk terakhir kalinya. Karena setelah selesai di wilayah iblis, mereka akan langsung naik ke surga.
Mencari keluarga Chu Qincheng, menyelesaikan tugas Origin Tree, dan menjadi abadi abadi sejati di Surga!
"Aku tidak ingin meninggalkan kota ini, karena ini adalah tempat pertama kalinya aku bergerak membangun sebuah peradaban modern. Namun, aku harus mencari keluargaku di surga bagaimanapun caranya." Chu Qincheng sedikit sedih saat meninggalkan tempat tersebut.
"Istri kecil, setelah kita sampai di surga nantinya. Aku akan membangun peradaban disana, peradaban modern dengan tema kuno yang begitu luas sehingga itu akan menjadi surga abadi kedua setelah wilayah surga lama. Bagaimana, apa kamu dapat membantuku untuk membangunnya?"
"Aku akan membantu suami membangun wilayah baru, karena ini akan menjadi proyek terbesar dan proyek masa depan sehingga membutuhkan kepintaran sepertiku untuk mengatur tatanan dunia." Chu Qincheng kembali ceria dengan menyombongkan dirinya sendiri.
Qin Chen tertawa terbahak-bahak lalu membawa istrinya melanjutkan perjalanan menuju wilayah iblis.
Pertengahan jalan, mereka berdua bertemu beberapa kelompok membawa spirit beast di samping mereka. Namun sebelum ke tempat tersebut, mereka telah banyak membaca informasi tentang bandit dan juga perampok beserta pemberontak.
Dihadapan mereka adalah pemberontak, sekaligus penjahat yang telah meresahkan wilayah sekitar dengan kekejaman dan sikap buruk mereka.
"Hohoho ... Di cuaca dingin ini ada wanita cantik yang kedinginan, bagaimana jika kau menemani kami menghangatkan tubuh."
"Bajin*an ini!" Chu Qincheng menggerutu kesal mendengarnya, beberapa kali giginya mengertak kesal.
"Ho ... Lihat-lihat wanita ini marah, hahahaha. Cantik, bagaimanapun cuaca disini sangat dingin, satu laki-laki kurus sepertinya tidak akan memenuhi kebutuhanmu dalam beberapa waktu."
Pria di hadapan mereka cukup besar dengan tubuhnya yang kekar terbentuk baik seolah-olah mereka adalah penebang kayu selama seratus tahun.
"Hohoho ... Aku sendiri sudah cukup memberikan kebutuhannya. Jadi, kalian sebaiknya minggir, penampilan kalian menganggu mood Istriku."
"Lidahmu cukup licin bocah, apa kau tidak tahu siapa kami? Kami adalah Geng kupu-kupu melompat!"
"Pufth" Qin Chen hendak tertawa namun ditahannya, bahkan mereka mengertak kesal melihat reaksinya.
Setelah itu, mata Qin Chen berubah dingin dan napasnya mengeluarkan hawa dingin yang menyebar membekukan apapun yang disentuhnya.
"Aku tidak peduli, sekarang matilah dalam keabadian hidup di dunia ini selamanya." Balas Qin Chen.
Crack! Crack!
Kaki mereka membeku dan merambat naik ke atas membuat seluruh tubuhnya membeku. Mereka berteriak keras meminta pertolongan dan melawan namun domain es miliknya begitu absolute.
Chu Qincheng mengakhiri dengan tebasan seribu pedang sehingga semuanya berakhir menakjubkan dengan bongkahan es yang berjatuhan.
"Hmph! Manusia menyebalkan! Bahkan tidak sehebat milik suami berlagak di hadapan gadis ini!" Chu Qincheng tampak kesal dan melangkah duluan setelah melampiaskan semuanya.
...
*Bersambung ...