
Setelah kesepakatan selesai dibuat, mereka keluar dari ruangan dengan senyuman sangat puas. Chu Qincheng di sampingnya, mengamati sekitarnya dengan seksama.
'Huh! Mereka masih saja menyebalkan!' Chu Qincheng mengertak kesal marah dengan orang-orang dibawah.
Saat berada dibawah sana, ada beberapa pria kekar menghadang jalan mereka. "Oi ... Kalian semua, bukankah bocah ini yang mengatakan sebelumnya?"
"Benar-benar, hajar dia Long! Buat mereka merasakan kesombongan yang mereka katakan!"
"Hajar dia hingga babak belur."
Wanita sebelumnya tertawa sinis, sembari melihat ke arah Qin Chen. Chu Qincheng susah tidak bisa menahan kekesalan yang dia pendam selama ini.
Qin Chen yang menyadari hal tersebut ingin menahannya, namun hal yang tak terduga terjadi.
Chu Qincheng melihat dari pandangan Qin Chen, tangannya telah berada di wajah pria kekar tersebut. Mata Chu Qincheng bercahaya pink cerah, sedikit taring.
"Oi ... Oi ... Hanya besar badan? Apa isi badanmu hanya angin? Seperti otak yang kau miliki?" Chu Qincheng mengangkatnya dengan tangannya sendiri.
Chu Qincheng melirik kesamping, aura membunuhnya muncul memenuhi ruangan. Menekan semua orang untuk berlutut, Chu Qincheng tengah kesal disaat mereka mencari gara-gara.
"Wanita penggoda! Aku telah menahannya sebelumnya, karena kau masih mencari masalah. Bersiaplah untuk bertemu Yama di Neraka!" Jelas dengan nada yang terdengar menekan.
Chu Qincheng menarik pedangnya, menghenuskan kedepan menembus jantung pria kekar tersebut. Darahnya mengalir, lalu jatuh menetes seperti hujan.
Saat itu juga, Chu Qincheng membantingnya kebawah hingga membuat puluhan meter hancur. "Ah! Maafkan aku sedikit kejam, karena aku bukan wanita yang baik hati!" Jelasnya dengan senyuman misterius.
Qin Chen merinding di sekujur tubuhnya, beberapa kali dia mengusap-usap kepalanya, memarahinya, mengatakannya bodoh. Bahkan yang lebih mengerikannya, membuatnya bersedih.
Jika dia dendam dengan Qin Chen, pasti hal yang sama akan dilakukannya. 'Jika dipikir-pikir lagi, lebih baik jangan membuatnya marah. Wanita marah memang berbeda, seperti iblis.'
Chu Qincheng melirik kesamping, melihat wanita sebelumnya dengan tajam. Pedang di tangannya di tarik, menyeretnya ke hadapan wanita tersebut.
"Huh! Ini waktu bagimu untuk mati!" Chu Qincheng mengayunkan pedangnya membelah lantai dan langit-langit ruangan.
Darah menyembur keluar, wanita itu menjadi dua bagian. Orang-orang di sekitarnya gemetaran melihat hal tersebut, kekuatan wanita di depannya di tingkat yang berbeda dibandingkan mereka.
Chu Qincheng menjentikkan jarinya, orang-orang sebelumnya mulai membesar lalu meledak menjadi gumpalan daging yang tak terhitung berapa kecil bagian yang terjatuh ke lantai.
Setelah selesai, Chu Qincheng menghilang tekanan miliknya. Memalingkan wajahnya kesamping dengan cemberut. "Humph! Dasar Manusia bodoh!"
Chu Qincheng kembali ketempat Qin Chen tanpa merasa bersalah. Dia memegang tangannya lalu menariknya keluar dari Guild Petualangan.
Sementara di belakang Qin Chen sebelumnya, wanita resepsionis melihat segalanya tanpa sedikitpun ada kata jeda. Melihat bagaimana wanita cantik sebelumnya membantai mereka tanpa sedikitpun usaha.
Kepala Guild, Hao Chen bergegas kebawah setelah Aura tersebut menghilang. Saat tiba dibawah, dia di perlihatkan daging segar yang begitu banyak di lantai.
Wanita resepsionis menjelaskan apa yang dia lihat sebelumnya hingga selesai. Hao Chen yang mendengarnya tercengang dengan wajah yang ketakutan.
"Jadi mereka ... Cepat bersihkan mayat mereka dari sini, dan sebarkan perintahku. Jangan menyinggung Tuan sebelumnya beserta istrinya, siapapun yang melanggar perintahku, aku secara pribadi mengesekusi mereka!" Jelas Hao Chen dengan suara tegas.
"Baik."
'Tidak hanya memiliki Harta Dewa, bahkan memberikan Harta yang langka seperti memberikan permen. Kekuatan hebat, apa mungkin badai besar akan terjadi di Ibukota?'
'Menarik! Aku ingin menyaksikan badai besar yang mereka bawa. Menjalani hubungan baik dengan mereka adalah pilihan yang tepat!'
Hao Chen tertawa, wanita resepsionis sedikit memahami hal tersebut.
***
Sementara di tempat Qin Chen, mereka tidak memiliki tempat tinggal. Bagaimana untuk berlindung dari hujan, Qin Chen belum memiliki uang Dunia tersebut, karena sepanjang jalan dia memperhatikan uang yang digunakan orang-orang.
"Batu Spritual ... Aku tidak mempunyainya ... Sigh, malam ini kita akan tidur di luar. Sampai pagi tiba untuk menukar beberapa harta lagi menjadi uang." Qin Chen menggelengkan kepalanya, dia sudah bertanya kepada Sistem, namun Sistem tidak menyediakan uang Dunia.
Sebagai gantinya, dia menyediakan ruang private. Dimana ada banyak kandungan Qi Spiritual yang begitu padat, namun hal tersebut membuat Qin Chen sedikit khawatir jika mereka kesana.
Karena hal tersebut, Qin Chen mengatakan untuk tidak menunjukkan lagi. Bukan karena tidak ingin, karena belum ada waktu yang tepat untuk masuk kedalam ruang private tersebut, dan itu gratis tanpa biaya sepeserpun.
"Apa Tuan Chen lupa ada Nona Muda yang kaya ini?" Chu Qincheng sedikit menyombongkan dirinya, mengangkat bahunya sedikit ke atas, matanya melihat langit dengan sombong.
"Ah! Benar ... Nona muda sangat kaya, bisakah nona muda menyewa ruangan. Besok, aku akan menggantinya dua kali lipat, bagaimana?" Qin Chen mengusap-usap telapak tangannya sembari memuji Chu Qincheng.
"Hohoho ... Kesepakatan yang bagus, baiklah, nona muda ini akan menyewa ruangan." Jelasnya.
Qin Chen mengangguk, mau menggantikannya dengan harta. Dilihat dari manapun, harta milik Qin Chen sangatlah sedikit dibandingkan miliknya.
Seolah-olah ada tembok besar dan tinggi menghalangi mereka berdua. Sepanjang jala juga, mereka saling berbicara melalui spiritual satu sama lainnya.
Karena di sekitar mereka, ada banyak mata-mata yang mengintai. Kedatangan mereka membawa Profound Ark yang megah, ini menunjukkan mereka dari keluarga kaya raya di suatu tempat.
Saat daun kering berjatuhan, Qin Chen baru menyadari bahwa di sini tengah musim gugur. Matahari begitu berbeda, bahkan suasana disekitarnya lebih nyaman dibanding Dunia Rendah.
'Ha! Jika disini musim gugur, maka besoknya adalah kenaikan usiaku yang ke 40 tahun. Tidak terasa, hari begitu cepat, aku tua begitu cepat tanpa pasangan.' Pikir Qin Chen mengingat hari ulang tahunnya sendiri yang sebentar lagi.
Memikirkan hal tersebut, Qin Chen mengingat pak tua sebelumnya. Dialah yang mendoakan Qin Chen agar mendapatkan kehidupan kedua, mengingat hal tersebut membuatnya ingin membalas budi.
"Haaa sangat Dejavu." Qin Chen menghela napasnya.
"Benar ... Sangat Dejavu, apa mereka yang mengikuti kita adalah orang-orang yang ingin merampok?" Tanya Chu Qincheng.
"Sepertinya, Profound Ark milikmu begitu megah, mengira kita memiliki harta kelas atas yang tak ternilai. Tentunya, ada banyak organisasi di Ibukota bergerak untuk mendapatkan informasi tersebut." Jelas Qin Chen.
"Lalu, apa kita akan memancing mereka? Setelah itu, kita menjarah harta mereka hingga kering, lalu membuat mereka putus asa karena salah memilih orang, lalu –" Qin Chen menghentikannya, menutup bibirnya dengan jari.
"Ha! Wanita benar-benar mahkluk misterius, soal yang ada di imajinasimu, benar. Kita akan membuat rencana untuk menjarah mereka, menciptakan kekacauan internal. Tapi sebelum itu, aku perlu membaca catatan ini agar kedepannya dapat bertindak efesien." Jelas Qin Chen.
Chu Qincheng mengangguk lalu melepaskan jari Qin Chen yang berada di bibirnya. Zi Long juga mengangguk, karena mereka telah memiliki informasi penting, dengan begitu mereka tahu tujuan selanjutnya.
...
*Bersambung ...