Supreme King System

Supreme King System
Chapter 251 : Pertemuan Keluarga


"Kaisar, bagaimana dengan surga? Sebelum perang besar sebelumnya terjadi, pasukan dari surga telah berdatangan dan rata dengan darah setelah Kaisar turun tangan. Bukankah hal ini membuat surga murka, dan mendatangkan banyak bencana."


"Apa yang dikatakan oleh Penguasa Laut Timur benar, surga tidak mungkin berdiam diri melihat pembantai satu pihak yang dilakukan Kaisar. Hal ini akan menyebabkan banyak bencana besar di dunia atas, dan dunia bawah hanya akan mendapatkan sedikit dampaknya."


Mereka ribut tentang ancaman surga, Qin Chen hanya diam menyenderkan kepalanya begitu santai menghadapi hal ini. Sebelum ia memulainya, ia sudah mengetahui apa yang akan terjadi nanti di dalam ruangan tersebut, itu adalah ketidakpercayaan!


Chu Qincheng sedikit kesal ini menampar mereka satu-persatu sampai tidak ada yang bisa berbicara. Namun diantara keributan tersebut, Kaisar Manusia Qin Chynna hanya diam tidak berbicara meski orang-orang di belakang adu mulut dengan orang lain.


Jari Qin Chen mengetuk meja dan energi kegelapan muncul menyelimuti tubuhnya, ini membuat merinding semua orang dan secara langsung merasa ketakutan akan kematian yang datang.


"Bagaimanapun, sebelum kekuasaan Dewa Raksasa runtuh, kalian takut melawan surga dan sekarang kalian takut untuk melawan surga kembali. Bahkan, sampai generasi selanjutnya di masa depan, dunia atas tidak akan berkembang dan akan terus menjadi budak surga selamanya!"


"Selama era kekacauan ini masih berlangsung, surga tidak akan mengambil tindakan secara terang-terangan. Mereka akan bermain trik kotor memanipulasi orang-orang untuk memberontak!"


"Sekarang, sebelum bencana besar itu terjadi, dunia atas akan berkembang dan berevolusi melawan surga. Sampai waktunya tiba, perang besar kedua akan terjadi dan tidak ada yang akan selamat selain yang kuat! Termasuk, dunia bawah yang jauh dari surga, mereka akan hancur tidak tersisa."


"Disamping kalian, pintu terbuka lebar bagi orang yang tidak ingin menjadi musuh surga. Namun setelah keluar dari ruangan ini, kalian akan dianggap sebagai musuh, karena surga musuhku, dan seluruh musuhku akan kuhancurkan tanpa sisa!"


"Apa ini ancaman?!"


"Tidak, kau salah, ini hanyalah peringatan keras untuk penguasa dengan pemikiran dangkal. Tidak ada pemaksaan maupun ancaman, kalian keluar maka kalian musuhku, cukup adil untuk dunia yang memandang keadilan hanya sebelah mata."


Mereka terdiam dengan keringat dingin, didalam ruangan suasana menjadi tegang. Mereka berpikir keras untuk mengambil keputusan yang tepat dan tidak melibatkan banyak kemunduran bagi ras mereka masing-masing.


Setelah memutuskan semuanya, mereka berdiam diri dan mengikuti Qin Chen meski ada beberapa yang keluar dan tidak akan diterima lagi. Bahkan jika mereka berlutut dibawah kesengsaraan primordial, Qin Chen tetap akan memandangnya sebagai pemberontak yang harus dihapuskan.


Pertemuan mereka berjalan hingga beberapa waktu berlalu membicarakan hal-hal penting hingga semuanya usai.


***


Didalam ruangan keluarga, Qin Chen duduk melihat rombongan keluarga Qin yang duduk di hadapannya. Ia tidak tahu apapun, namun Chu Qincheng disampingnya memulai pembicaraan tersebut sehingga suasana berubah menjadi lebih baik dibandingkan tegang.


"Karena Paman dan Bibi sudah jauh-jauh datang ketempat ini, bagaimana tinggal disini selama beberapa hari? Untuk sekarang, Qin Chen tidak dapat mengenali kalian, karena ingatannya menghilang sehingga dia tidak mengingat apapun sekarang."


Ibunya menutup mulutnya, ia khawatir dengan keadaan Qin Chen. Qin Chen sedikit meliriknya, walaupun ada samar-samar merasakan kedekatan dengannya, ia hanya diam untuk sementara ini.


"A- Apa yang sebenarnya terjadi pada Qin Chen?"


"Itu ... Bagaimana cara menjelaskannya, tidak ada hal yang buruk, Qin Chen hanya memahami sesuatu yang disebut sebagai Jalan Raja, saat itu seluruh ingatannya akan dihapus dan memahami Jalan Raja, tidak perlu khawatir karena cepat atau lambat ingatannya akan kembali."


"Siapa kamu gadis kecil? Kamu seperti dekat dengan Qin Chen?" Tanya Patriak Qin kepada Chu Qincheng, Chu Qincheng sedikit malu-malu untuk mengatakannya.


"Itu ... Aku Chu Qincheng, istri Qin Chen."


Mata mereka terkejut mendengarnya, itu seperti apa yang dikatakan oleh Qin Chen sewaktu di dunia bawah. Dimana ia bertemu dengan calon istrinya di hutan, dan sekarang menjadi istrinya sungguhan.


Chu Qincheng melihat ke arah Qiyuan'er, lalu ia berbicara. "Disana adalah Qiyuan'er, Qin Qiyuan Hua. Putri angkat kami berdua, karena suatu alasan kami mengangkatnya menjadi putri kami."


"Untuk sekarang, kalian dapat tinggal disini sebelum kembali. Qin Chen akan mengurus semuanya, setelah selesai kalian dapat kembali maupun tetap tinggal di dunia atas, setelah portal penghubung selesai dibuat."


Seperti yang ia katakan, mereka tinggal ditempat ini selama beberapa hari sebelum kembali. Qin Chen melakukan tugasnya mengatur orang-orang membuat portal-portal yang akan menghubungkan seluruh dunia dalam satu Wilayah besar.


Selama beberapa jam berlalu, ia berdiri di atas istana raksasa melihat daratan yang mulai membaik berkata energi kehidupan yang membangun kembali gunung dan sungai yang hancur.


Dibelakangnya, Qin Chynna berdiri melihat adiknya yang semakin kuat melampaui dirinya. Ia tidak iri maupun benci, melainkan bangga dengannya karena dirinya menjadi penguasa yang agung di agungkan oleh orang-orang yang tepat meski seluruh dunia memusuhinya.


"Ada apa? Apa ada sesuatu yang ingin dibicarakan denganku?" Tanya Qin Chen yang menyadari kehadiran Qin Chynna. Qin Chynna berada di ranah Saint (9), perbedaan kekuatan mereka seperti langit dan bumi yang tidak pernah dekat sedikitpun.


Begitu tinggi sampai-sampai mustahil untuk menggapainya dalam semalam. Qin Chynna mengangguk kecil, ia berbicara. "Selamat Qin Chen, karena kamu berhasil dipromosikan menjadi True God."


"Darimana kamu mengetahui hal ini?"


"Saudari Qincheng mengatakannya, bahwa kamu telah berada di ranah True God. Aku sangat bangga padamu, meski hubungan adik dan kakak ini hanyalah sebuah kebohongan yang direncanakan."


"Begitu ... Terimakasih, aku tidak mengingat apapun tentang kehidupanku sebelumnya. Mungkin apa yang kamu katakan tidaklah benar, meski samar-samar merasakan kedekatan antara aku dan keluarga Qin, aku menyakinkan satu hal, bahwa mereka mungkin keluarga kandung di kehidupan sebelumnya."


"Dunia ini penuh misteri, mungkin dulu keluargaku telah tiada dan bereinkarnasi ke dunia lain. Sedangkan aku, mungkin sama halnya dengan mereka, kematian Qin Chen kebangkitan Qin Chen, semuanya mungkin sudah takdir yang diatur oleh sosok yang dianggap sebagai Tuhan."


"Bukankah kamu salah satunya, Qin Chen. Kamu berada di ranah True God, itu adalah ranah para God berada, mereka dapat mengatur kehidupan dan kematian, takdir dan aturan, bahkan melakukan apapun sesuai kehendaknya."


"Ya, kamu tidak salah, aku salah satu dari mereka sekarang. Mungkin, aku dapat mengatur takdir, sehingga hal seperti ini tidak akan pernah terjadi."


Diatas sana, mereka berdua berbicara tanpa memandang satu sama lainnya. Karena Qin Chen membelakangi Qin Chynna karena alasan tertentu, ia tidak ingin meninggalkan sebuah penyesalan yang membuatnya gagal menjadi seorang God!


...


*Bersambung ...