Supreme King System

Supreme King System
Chapter 178 : Chu Qincheng menghilang


"Kau akhirnya keluar, ngomong-ngomong tentang bocah sebelumnya, bagaimana tentang maha karyaku? Bukankah dia terlihat sangat menakjubkan."


Pemimpin keluarga mengertak giginya, amarahnya tidak terbendung mendengar perkataan Qin Chen. Dialah yang membunuhnya, dan dialah yang memancing kemarahannya.


Saat itu, seluruh langit berubah merah darah dengan badai berputar di atas ibukota. Qin Chen hanya menyeringai kecil melihat tindakannya. "Itu semua sama saja, putramu yang mencari masalah dan aku hanyalah orang yang baik hati membawanya masuk ke neraka. Seharusnya berterimakasih, namun sepertinya hal itu tidak berlaku."


Ia menggelengkan kepalanya, lalu auranya menyelimuti dirinya membentuk sebuah nyala api yang membakar langit. Seluruh penduduk kota berlarian menjauhi tempat tersebut karena akan menjadi medan pertarungan mereka berdua.


"Matilah!" Dengan suaranya yang keras sambil mengayunkan pedangnya membelah apapun di hadapannya, siluet bulan sabit itu melesat dengan kecepatan luar biasa ke arahnya.


Qin Chen membalasnya hingga meledak-ledak di langit menciptakan retakan langit. Mereka berdua saling menyerang dan adu kecepatan satu sama lain di langit.


Bahkan dari bawah, orang-orang dapat melihat dua kilatan melintasi langit dan berputar-putar membentur satu sama lain.


"Kahahaha!" Tawanya menggema diantara langit, ia melesat lalu meraihnya dengan tangannya.


"*Cough! Keparat, matilah kau!" Tiba-tiba momentum kekuatan besar menciptakan pilar merah di langit, tubuhnya membesar dan berubah menjadi iblis.


Qin Chen hanya tertawa terbahak-bahak melihatnya, ia meraihnya dengan tangannya sendiri mencengkram erat tubuhnya untuk tidak melepasnya.


Boom! Boom! Boom!


Puluhan serangan tidak terjadi apapun pada tangannya, ini membuat mata pemimpin keluarga terbuka lebar. Siapa yang ia hadapi sekarang, monster seperti apa pemuda di depannya.


"Itu percuma, semuanya telah selesai!" Qin Chen melemparnya kebawah dengan keras hingga menghantam tanah.


Duarr!


Ledakan tersebut disertai dengan hempasan angin yang begitu besar membuat bangunan-bangunan disekitarnya hancur dan penduduk kota terlempar cukup jauh dari tempat mereka berdiri.


Debu-debu tebal menyelimuti wilayah, dan beberapa saat kemudian menghilang lalu memperlihatkan pemimpin keluarga terluka parah dibawah sana.


Qin Chen melepaskan ribuan pedang yang menembus tubuhnya.


Boom! Boom! Boom!


Ledakan disertai pedang yang menembus bumi membuat teriakan yang menyakitkan bagi pemimpin keluarga. Orang yang sebelumnya berada di langit merasakan ngeri dengan sikap Qin Chen yang angkuh bak Dewa.


Saat ia memperhatikan Qin Chen, mata Qin Chen telah melihatnya dengan cukup lama beserta senyuman misterius di bibirnya.


'Bagaimana bisa! Bagaimana dia mengetahui tempat ini!'


Sosok itu tidak percaya bahwa Qin Chen dapat menemukan dimensi lain yang ia tempati untuk memperhatikan mereka berdua dibawah sana dapat diketahui oleh Qin Chen.


"Tampaknya dia telah ketakutan." Gumam Qin Chen.


Ia lalu turun kebawah mendekati pemimpin keluarga yang telah terluka parah dibawah sana. "Seharusnya kau sebelumnya berlutut dan meminta maaf atas kesalahan putramu. Jika kau melakukannya, mungkin aku tidak akan melakukan hal merepotkan ini."


Qin Chen menarik orang sebelumnya ke tangannya, dan melemparnya kesamping pemimpin keluarga yang membuka matanya melihat pemimpin pembunuh bayaran telah kalah, dan bahkan dia seperti orang gila yang putus asa.


"Lihatlah, dia mengalami keputusasaan mendalam atas dosa-dosa yang dia perbuat sendiri. Sekarang, hal yang sama akan terjadi padamu."


Ia langsung melepaskan sinar merah masuk kedalam keningnya dan seketika teriakan putus asa terdengar di seluruh wilayah tersebut. Inilah dosa-dosa yang harus mereka tebus di neraka terdalam.


"Arghkkkk ... "


Qin Chen meninggalkan tempat tersebut dan membiarkan mereka berdua mati secara perlahan dalam keputusasaan mereka sendiri. Karena ini, adalah dosa-dosa yang mereka perbuat di dunia.


"Suami, aku telah selesai dengan mereka semuanya. Lalu, apa yang akan kita lakukan sekarang?"


"Sosok di langit telah pergi, mungkin melaporkan apa yang terjadi sebelumnya. Untuk sekarang, kekuasaan pemimpin bangsawan kelas atas akan menjadi milik kita. Berhubung kita akan tinggal ditempat ini cukup lama, aku akan menjalin hubungan baik dengan beberapa orang penting."


"Baiklah, kalau begitu apa aku dapat menyelesaikan apa yang aku mau?"


"Ya, pergilah dan pulang sebelum malam. Aku akan menyelesaikan urusan disini, kamu dapat berjalan-jalan di kota."


"Terimakasih."


Setelah itu, Chu Qincheng melesat pergi dari tempat tersebut. Qin Chen melihat ke arahnya yang melesat keluar kota, itu membuat Qin Chen sedikit khawatir dan membuatnya merasa ada sesuatu yang aneh dengan dunia ini.


"Sudahlah, setelah selesai ini aku akan menyusulnya mencarinya." Gumam Qin Chen yang memulai membersihkan sampah-sampah yang tergeletak di lantai dengan api miliknya membakar hingga menjadi debu.


***


Malam harinya, Qin Chen menunggu di depan tidak menemukan istrinya kembali ke kediaman karena sudah malam. Meski sebelumnya tidak mengkhawatirkannya, sekarang ia begitu panik sampai-sampai pikirannya kacau sekali lagi seperti sebelumnya.


Ia melesat dengan kecepatan tinggi melintasi langit seperti bintang jatuh. Menuju tempat terakhir kalinya Chu Qincheng melintas, dengan bantuan sistem dan matanya ia mencari Chu Qincheng.


Setelah beberapa menit berlalu, ia melesat turun ketempat terakhir Chu Qincheng berada. Tempat tersebut cukup gersang dan beberapa nafas Chu Qincheng tertinggal di sana sehingga menyakinkan bahwa dia ada disini.


"Istri kecil ... " Teriak Qin Chen.


Tidak ada yang menyahut, ia masuk lebih dalam dan mengikuti nafas Chu Qincheng yang tertinggal di sepanjang langkah kakinya. Sampai dimana ia tiba di antara dua pilar yang menjulang tinggi ke langit.


Pilar tersebut seolah menyangga langit agar tidak runtuh, melihat hal tersebut membuat Qin Chen kebingungan karena nafas Chu Qincheng berhenti tepat di depan Pilar tersebut lalu menghilang.


"Sistem, apa kamu tahu apa ini?"


[Ding!]


[Menjawab Tuan: Pilar Teleportasi, seperti namanya, pilar ini dapat mengirim seseorang ke dunia yang berbeda-beda. Ada tiga dunia yang terhubung dengan pilar ini; Dunia Dewa, Dunia Kekacauan, Dunia Kematian.]


"Lalu, dimana istri kecil berada sekarang?" Tanya Qin Chen.


[Menjawab Tuan: Jika mengidentifikasi dengan aura dan beserta sistem yang bersamanya. Chu Qincheng berada di Dunia Kematian.]


Saat mendengarnya, ia tidak dapat mengatakan apapun selain bagaimana cara kesana. "Sistem, apa kamu dapat membantuku untuk kesana? Apapun itu, katakan saja selama bisa pergi ke dunia kematian."


[Menjawab Tuan: salurkan energi tuan kedalam pilar dan sistem akan merusak hukum di dalamnya sehingga dapat memindahkan tuan ke dunia yang tuan pilih.]


"Bagus!"


Qin Chen tanpa pikir panjang menyalurkan energi miliknya kedalam portal dan perlahan portal tersebut bercahaya. Melihat hal tersebut membuat Qin Chen tidak sabar untuk masuk dan mencari istrinya yang hilang di dalam portal tersebut.


Setelah itu, portal terbuka dengan sistem telah merusak hukum di dalamnya sehingga dapat pergi ke tempat tujuan tanpa mengkhawatirkan terlempar ke dunia lain.


Qin Chen masuk kedalam meninggalkan Wilayah Iblis.


...


*Bersambung ...