
"Iblis keparat! Beraninya kau melukai suamiku! Aku lenyapkan kau dari sini!" Suara Chu Qincheng begitu jelas membuat Qin Chen dan Iblis Tiran terkejut.
'Ini ... Tranformasi Rubah Surgawi!' Batin Qin Chen yang terkejut.
Rubah ekor sembilan dengan warna putih suci di ujung ekor berwarna merah menyerupai darah. Rubah yang membawa kematian bagi kehidupan di Dunia.
Chu Qincheng bergerak mencakar langit dengan tangannya, tiga siluet bulan sabit melesat mencakar Tranformasi Iblis Tiran dihadapannya.
Dengan cepat mengeluarkan semburan api membakar serangan. Chu Qincheng berdiri di samping Qin Chen dengan wujud Tranformasi miliknya.
Rubah itu begitu besar disampingnya, Qin Chen sempat kepikiran tentang perkataannya sebelumnya.
"Apa kamu baik-baik saja, suami?" Tanya Chu Qincheng.
"Ya ... Aku baik-baik saja, Iblis Tiran memiliki kemampuan yang hebat hanya kekuatan fisik yang dapat mengalahkannya." Balas Qin Chen kepada Chu Qincheng.
"Baik."
Tanpa ada pertanyaan lain, Chu Qincheng menerimanya. Qin Chen meliriknya, wujudnya benar-benar rubah. Pantas menjadi istri kecilnya yang memiliki sifat yang menyerupai rubah.
Menggoda dan manja!
"Tidak buruk ... Ayo kita selesaikan ini." Qin Chen melesat bersamaan dengan Chu Qincheng disampingnya melangkah menggetarkan permukaan ruang.
Tap ... Tap ... Tap ...
Bunga-bunga beterbangan dimana-mana, sekitarnya mendominasi warna merah bunga yang menandakan kematian bagi kehidupan di Dunia.
Serangan frekuensi suara dan pedang Qin Chen menyudutkan Iblis Tiran dengan Tranformasi miliknya.
Tranformasi Iblis Tiran bergerak maju, sayapnya beberapa kali dikepakkan menciptakan hembusan angin yang kencang, kecepatan terbangnya begitu tinggi.
Chu Qincheng melilit ketiga kepalanya dengan ekornya, mengigit salah satu lehernya. Qin Chen dari langit terjun membawa tombak yang tercipta dari cahaya.
Bang!
Roarrr!
Teriakkan rasa sakit membentuk, darah mengalir dari punggungnya dan lehernya. Qin Chen menyeret tombaknya membelah tubuhnya menjadi dua bagian, saat tubuhnya terbelah, energi besar menghempaskan dirinya ke langit.
Cahaya besar menyerupai Pilar melesat menghantam Qin Chen kembali dari segala sisi secara berturut-turut. Qin Chen terombang-ambing di langit oleh serangan.
Sistem dalam benaknya memperingati kapasitas energi mulai menipis dan meningkat secara dratis membuatnya kehilangan kendali atas tubuh.
Mata Qin Chen memerah dan mulai mengamuk, energi iblis mendominasi seluruh langit lalu melesat turun meretakkan Dimensi spasial miliknya.
Chu Qincheng terlempar jauh kebelakang menyeret langit di bawah kakinya. Melihat Qin Chen mulai serius membuatnya ikut serius, matanya bercahaya dengan tubuhnya terbakar oleh Nyala Api.
Tap ... Tap ...
Langkahnya semakin cepat dan cepat dibawah kekuatan besar. Di sekitarnya hanya ada kekosongan yang mulai ditelan oleh kekacauan yang mereka ciptakan.
Hanya Tranformasi Iblis Tiran tersenyum puas dengan kekuatan mereka berdua sekarang. Kekuatan tersebut sudah dapat membunuh Prajurit Dewa Puncak.
'Cih! Sepertinya aku akan kalah ... Namun, mereka benar-benar sepasang kekasih yang pantas. Kekuatan mereka belum bangkit semuanya, walaupun begitu mereka dapat mengimbangi Prajurit Dewa Puncak sepertiku.' Batin Iblis Tiran memikirkan mereka.
Dalam sekejap serangan mereka membentur begitu keras menciptakan ledakan yang menghancurkan Dimensi Spasial berkeping-keping.
Serangan gabungan mereka dapat menghancurkan Dunia Atas dalam sekejap mata saja.
Mereka berdua terlempar keluar Dimensi hingga meledakan gunung sebelumnya berkeping-keping merambat hingga ke ujung Dunia.
Mereka berdua terpisah sangat jauh satu sama lainnya. Tubuh Iblis Tiran di dalam Dimensi Spasial menghilang karena kalah dalam bertarung.
Dia sangat senang melihat semuanya, jelas ini pertarungan yang mengejutkan baginya. Melihat Tranformasi Iblis dan Tranformasi Rubah secara bersama, dan bahkan mereka sepasang kekasih.
Sayangnya, jika itu adalah tubuh aslinya maka pertarungan ini akan menjadi pertarungan yang menegangkan dibandingkan bertarung dengan surga.
Setelah waktu berlalu, Qin Chen dan Chu Qincheng melesat menuju tempat sebelumnya dengan kecepatan masing-masing. Mereka tanpa sadar telah menembus Ranah Immortal menuju True Immortal.
Qin Chen, Earth Immortal, menengah
Chu Qincheng, Earth Immortal, Awal
***
Puncak Gunung menghilang, hanya ada daratan yang diselimuti oleh lava panas dimana-mana. Dibawah hanya ada Iblis Tiran yang mulai menghilang dari tempat tersebut.
Qin Chen dengan Tranformasi miliknya berubah menjadi dirinya kembali. Sama halnya dengan Chu Qincheng, dia kembali ke wujudnya dan mendekati Qin Chen.
Dibawah, Qin Chen berdiri di depannya dengan pandangan mata yang dingin. "Apa semuanya sudah berakhir?" Tanya Qin Chen.
"Sepertinya ... " Iblis Tiran hanya membalasnya dengan nada yang terdengar senang. "Jika aku tidak tersegel oleh kekuatan Surga. Mungkin pertarungan yang hebat terjadi disini, sayangnya aku hanya dapat menggunakan sedikit kekuatan dan Dimensi Spasial yang tak berujung itu hancur oleh kekuatan kalian."
Qin Chen hanya diam, dia ingin mendengarkan apa yang ingin Iblis Tiran katakan padanya sebelum Qin Chen mengambil Mata Iblis Kehancuran miliknya.
"Aku sangat senang dengan pertarungan kita. Aku harap ada kehidupan kedua dimana, aku dapat sekali lagi bertarung dengan kalian dalam kondisi yang nyata tanpa ada batas antara kita." Jelasnya.
"Ya ... Aku harap begitu, sampai waktunya tiba, aku akan bertambah kuat melampaui diriku yang sekarang. Saat itu, aku akan mengalahkanmu lagi dan lagi dengan kekuatan penuh."
"Hahahaha ... Menarik, kau tidak pernah mengecewakanku. Bagus, sangat bagus ... Sekarang, ambillah apa yang ingin kau ambil, aku akan lenyap karena Jiwaku telah kau kalahkan." Balasnya.
Qin Chen mendekati, Iblis Tiran hanya melihat dengan kesenangan mendalam. Tanpa ragu, Qin Chen mengambil mata tersebut dengan kedua tangannya sendiri.
Setelah selesai, Iblis Tiran hanya tersenyum kepadanya. "Jalan yang kau lalui tidaklah mudah, akan ada banyak kesedihan yang akan kau lalui. Aku berharap kau tidak masuk kedalam godaan iblis yang menyebabkanmu sama sepertiku."
Qin Chen tidak mengerti apa yang dia katakan, namun perasaan tersebut sangat familiar saat mendengarnya darinya. Seolah, dia tengah memperingati Qin Chen untuk berhati-hati kedepannya.
"Ingatlah Qin Chen ... Setelah kau keluar dari Dunia ini, akan ada beberapa Dewa mendatangi kalian. Di sanalah Pertarungan yang sebenarnya, aku akan segera lenyap, aku ada hanya untuk mewariskan Mata tersebut kepada yang layak, dan kau adalah kandidat yang layak."
"Terimakasih." Iblis Tiran itu berterima kasih kepadanya, ini membuat Qin Chen kebingungan kepadanya. "Sebagai hadiah terakhir, terimalah kemampuan yang dapat berguna bagimu dimasa depan."
Pada saat itu, cahaya emas melesat masuk kedalam pikirannya. Sistem mendeteksi kemanapun tersebut dengan cermat, dan menganalisanya.
[Ding!]
[Devil's Throne: Kemampuan Iblis Sejati yang mengendalikan kematian dan iblis-iblis Dunia Bawah. Kemampuan tersembunyi lainnya belum dapat dipastikan, mohon tingkatan versi Sistem.]
Saat mendengar penjelasan Sistem, Qin Chen terkejut lalu melihat ke arah Iblis Tiran dengan tatapan berbeda.
"Devil's Throne, aku harap kau dapat mengungkapkan kebenaran Dunia. Siapa yang salah dan siapa yang benar, Qin Chen. Aku serahkan semuanya padamu. Selamat tinggal." Dan perlahan tubuhnya menghilang menjadi cahaya kunang-kunang yang beterbangan di langit.
Chu Qincheng mendengarnya dengan jelas, seolah pertarungan sebelumnya hanyalah untuk menguji mereka apa mereka layak atau tidaknya.
Setelah Iblis Tiran lenyap dan kembali ke asalnya, Qin Chen berbalik melihat ke arah Chu Qincheng.
"Ayo kembali, kita telah selesai."
...
*Bersambung ...