
Malam harinya, saat bulan bersinar di Benua Timur. Kota pinggir Sungai begitu ramai hingga banyak penduduk keluar kota melihat pemandangan bulan yang cerah.
Sementara itu, ditempat Qin Chen terjadi banyak keanehan di sekitarnya. Suhu Wilayah di sekitar Qin Chen berubah-ubah, kadang panas dan kadang dingin.
Qin Chen sendiri duduk di sana memperhatikan si kembar sedang berkultivasi. Mereka belum membuka matanya hingga sekarang, hingga pada saat Qin Chen mengedipkan matanya.
Sebuah momentum ledakan cahaya terjadi di depan Qin Chen.
Bang!
Dentuman besar memecahkan kegelapan di Kota, cahaya ungu dan biru bercampur membetuk lingkaran menerangi seisi Kota pinggir Sungai.
Seluruh penduduk tidak berkedip saat cahaya terang menyelimuti wilayah mereka. Qin Chen yang melihat dari dekat, dia dapat melihat dua Roh saling memandang satu sama lainnya memberikan hormat kepada Qin Chen.
Melihat kejadian tersebut, Qin Chen merasa bahwa ada sesuatu yang aneh di tubuh mereka berdua. Namun, hal tersebut akan di cari tahu nantinya sekarang melihat perkembangan mereka berdua.
Saat ledakan besar terjadi, cahaya yang terang secara sekejap mata menghilang. Ledakan sebelumnya memancing kerumunan monster di sekitar Kota.
Bahkan, kultivator tersembunyi maupun Sekte di sekitar Wilayah tersebut dapat merasakan Bakat Surgawi terlahir di Benua tersebut.
Sedangkan Qin Chen, dia mengedipkan matanya melihat kedua muridnya melayang di depannya. Turun secara perlahan, mereka duduk bersila di depan Qin Chen.
"Mereka ... Mereka sekarang berada di Pembersih Qi tingkat 7. Ini sudah lebih dari jenius, dalam beberapa jam sudah menembus 7 Lapisan Pertama." Gumam Qin Chen.
Pada saat yang bersamaan, mereka berdua membuka mata dan melihat hari sudah malam. Saat mencium aroma tidak sedap, mereka mengibaskan tangannya dan menutup hidung mereka.
"Guru ... Apa kami sudah memenuhi ekspektasi guru?" Tanya Xia Hongyi dengan polos dan menunjuk wajah yang khawatir.
Qin Chen, menyentuh kepala mereka berdua. "Bagus ... Kalian berdua sangat Jenius dan berbakat. Guru bangga, sekarang ... Bersihkan tubuh kalian, setelah itu lalu tidur ... Besok ikut guru untuk mencari bahan-bahan herbal di kota."
"Baik." Dengan senyuman bahagia menjawab perkataan Qin Chen.
Mereka berdua begitu senang, karena di puji Qin Chen. Mereka kembali setelah memberi hormat kepada Qin Chen, kembali untuk membersihkan tubuh mereka dan tidur untuk paginya.
Sementara itu, Qin Chen masih disana. Selama ledakan sebelumnya, monster-monster di sekitar Kota mulai terpancing. Dari sana, Qin Chen dapat merasakan Aura keberadaan mereka.
Sama halnya dengan Pak Tua Gong yang merasakan hal tersebut. Di Keluarga Xia, pak Tua Gong memerintahkan prajurit Keluarga untuk melindungi keluarga Xia dan membantu di Kota.
Di Kota tersebut, hanya Keluarga Xia yang memimpin. Tidak ada keluarga lainnya, karena keluarga Xia adalah Keluarga kecil di pinggir Sungai dengan kekuatan besar Tersembunyi.
"Selama ledakan sebelumnya ... Monster-monster terpancing, ini bagus, dan juga buruk. Kabar bagusnya karena aku dapat Poin Sistem gratis, kabar buruknya banyak orang-orang yang akan menjadi makanan mereka." Ucap Qin Chen.
Qin Chen melompat ke pagar kediaman keluarga Xia. Di atas sana, Qin Chen dapat melihat Kota dibawah, kediaman Xia berada di bukit dan dapat melihat keseluruhan Kota dari pagar.
Melihat hal tersebut, Qin Chen mengawati sekitarnya. "Dua belas di pinggir Kota, tiga di perairan. Selebihnya, mereka berada di sisi lain Kota yang sedang berada di Hutan. Mereka tengah menuju ke Kota, ledakan sebelumnya seakan memberikan mereka informasi keberadaan manusia."
Qin Chen sedikit menghela napasnya di sana. Menutup sejenak matanya, lalu kembali melihat kedepan. "Seni Padang Iblis Bulan." Ucapnya dengan pelan.
Merentangkan tangan kanannya kesamping, Qin Chen menunjuk langit dengan jarinya. Sementara itu, di atas kepalanya muncul lingkaran berdiameter puluhan meter menutup kediaman keluarga Xia.
Saat lingkaran tersebut muncul, seluruh orang tanpa terkecuali melihatnya. Saat melihatnya saja, mereka merasakan takut yang sangat tinggi hingga membuat beberapa orang pingsan.
Sementara itu, di balik ruangan, si kembar melihat Qin Chen yang sedang menggunakan kekuatannya. Mereka mengintip sebelum membersihkan tubuh mereka.
"Guru ... Apa ini kekuatan Immortal Guru? Sangat hebat, Niat membunuhnya begitu pekat sampai-sampai, aku sendiri tidak bisa melihatnya dengan jelas." Ucapnya.
"Apa kita bisa seperti Guru?"
"Hmm ... Selama kita tidak mengecewakan harapan Guru, kita mungkin bisa seperti Guru." Balasnya dengan penuh rasa kagum.
Mereka mengamati Qin Chen, sedangkan Qin Chen berdiri mengatur targetnya. Setelah selesai, Qin Chen mengangkat tangannya dan menjatuhkannya kedepan.
Seketika, lingkaran tersebut mengeluarkan cahaya terang. Secara perlahan, ribuan bahkan puluhan ribu ujung pedang terlihat dibawah lingkaran tersebut.
Serangan Qin Chen seakan-akan mengeluarkan ribuan bayangan Pedang dari lingkaran tersebut. Sampai semuanya terdiam saat ribuan pedang turun ke bumi seperti hujan dari langit.
Swoosh! Swoosh!
Ribuan pedang menghujani bumi, melesat berpencar ketempat yang sudah Qin Chen tentukan. Jika tidak, dibawah serangan Qin Chen akan menjadi dataran kehancuran.
Seni Pedang Iblis Bulan lebih mengarah pada serangan masal. Bulan yang mengartikan cahaya dan lingkaran, sementara iblis mengarah pada serangan brutal, dan pedang adalah senjata yang digunakan.
Serangan Qin Chen jatuh ke tanah dan menembus apapun yang di lewatinya. Meledak-ledak di bumi, mengguncang permukaan tanah dan membuat ombak besar di sungai.
Semuanya terjadi bersamaan, seluruh penduduk kota panik berlarian menjauh dari tempat sebelumnya dan pergi bersembunyi di dalam ruangan.
Qin Chen yang berada di atas pagar mendengar notifikasi sistem miliknya.
[Selamat Tuan, karena berhasil membunuh 34 Monster Pemurnian Qi. Memperoleh; 680.000 Exp + 680.000 PS.]
[Selamat Tuan, karena berhasil membunuh 347 Monster Pembersihan Qi. Memperoleh; 3.470.000 Exp + 3.470.000 PS.]
[Selamat Tuan, karena berhasil membunuh 3 Monster Tranformasi. Memperoleh; 300.000 Exp + 300.000 PS.]
Notifikasi yang membuat Qin Chen senang. Poin Sistem mengalir deras masuk kedalam benaknya. "Ha! Sungguh kenikmatan mendengar banyak koin berjatuhan di benakku. Poin Sistem, jika dihitung-hitung, aku masih memiliki 40 Juta lebih. Namun ini masih sedikit, setidaknya Tanah Makam masih bermanfaat bagiku."
Setelah membajari monster-monster dengan hujan pedang. Lingkaran di atas kepala Qin Chen perlahan menghilang, kegemparan di Kota banyak mengundang keributan.
Para kultivator tidak tahu siapa yang melakukan semua ini, namun semuanya tertuju pada kediaman keluarga Xia. Dimana tempat Keluarga kecil berada, namun dengan kekuatan besar.
Qin Chen turun dari pagar kediaman, berjalan masuk kedalam ruangan untuk tidur. Di sepanjang jalan, Qin Chen melihat si kembar dari kejauhan sedang mengawati dirinya sedari tadi.
"Huh! Mereka itu ... Kekaguman mereka padaku begitu mengerikan. Jika seperti ini terus, mungkin mereka tidak akan lepas dariku saat Pergi. Setidaknya, aku akan membantu mereka menjadi kuat dan membiarkan mereka berkembang sendiri di Dunia ini." Gumam Qin Chen sedikit tersenyum dan senang.
Mengingat, di Bumi tidak ada yang mengaguminya. Meskipun kerjanya bagus, di mata mereka, Qin Chen hanyalah karyawan biasa hingga dia mati.
Tidak ada yang spesial darinya, dan sekarang ada dia gadis kecil kembar mengaguminya. Ini membuat kepercayaan diri dan rasa bangga tersendiri di dalam diri Qin Chen bahagia.
...
*Bersambung ...