
Negeri Saint, Kota Bintang Besar
Setelah sepanjang waktu melintasi hamparan langit yang luas, mereka bertiga tiba di Kota Bintang Besar.
Di Kota, orang-orang begitu ramai karena ada Acara Ulang Tahun Kaisar. Spanduk berkibar, pita dan kain merah sepanjang bangunan yang ada.
Qin Chen dan lainnya berada di dalam Kota, melihat kanan dan kiri begitu ramai dan sibuk. Melihat hal tersebut membuat Qin Chen kebingungan mencari informasi.
"Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa semuanya selalu terjadi pada waktu yang penting." Gumam Qin Chen.
"Tuan Chen ... Bagaimana jika kita pergi ke Paviliun Pelelangan. Mungkin disana kita dapat bertukar informasi dengan bahan ataupun barang yang bisa membuat mereka tertarik, aku memiliki hal tersebut."
"Jangan ... Aku memiliki beberapa Harta yang cukup bagus untuk mereka, harta milikmu simpan saja untuk hari yang akan datang." Balas Qin Chen.
Chu Qincheng mengangguk menerimanya, mereka bertiga menuju Paviliun Pelelangan. Karena mencari informasi tentang Gerbang Ruang dan Waktu diwaktu yang tidak tepat seperti sekarang.
Setelah beberapa menit melewati orang-orang yang sangat ramai di jalan, akhirnya mereka berada di depan Paviliun Pelelangan terbesar di Wilayah Timur.
"Apa disini? Kekuatan Ruang dan Waktu telah dipelajari, untuk tiba di Dunia Atas, setidaknya memiliki informasi tentang Dunia atas. Jika tidak, mungkin akan tersasar di Dunia yang kacau." Jelas Qin Chen.
Sepanjang perjalanan menuju Kota, Qin Chen menekan sikapnya yang dingin. Karena, dingin bukanlah sikapnya yang sebenarnya, dia lebih ke arah yang lain.
Walaupun ujung-ujungnya dingin, namun tidak sedingin yang sekarang. Setibanya di depan Paviliun Pelelangan, mereka masuk kedalam untuk bertukar informasi dengan Tetua.
***
Di dalam Paviliun Pelelangan, orang-orang berdesakan untuk membeli pil-pil mujarab yang dijual oleh Paviliun Pelelangan. Qin Chen dan lainnya berjalan menuju resepsionis bagian kanan yang berdiri sendiri.
"Apa ada yang bisa saya bantu, Tuan?" Tanya wanita resepsionis dengan ramah.
"Kami sedang mencari Tetua Paviliun ini, ada beberapa hal penting yang harus di sampaikan kepadanya." Qin Chen mengeluarkan Pil Bunga Iblis di tangannya, Pil yang memiliki khasiat untuk mengembangkan Bloodline.
"Berikan ini kepada Tetua yang ada, jika dia menerimanya. Maka bisnis akan di lanjutkan, jika tidak kembalikan Pil ini." Qin Chen dengan ramah menjelaskannya sambil tersenyum kepadanya.
Wanita resepsionis dengan gemetar mengambil botol yang berisikan Pil. Setelah itu, dia pamit untuk memberitahukan kepada Tetua yang ada di Paviliun.
Chu Qincheng ingin tertawa kecil namun di tahan, karena sudah memberikan malah diminta kembali. Ini membuatnya tertawa, memalingkan wajahnya untuk tertawa.
"Ada apa Qincheng? Kenapa kamu tertawa, apa ada yang lucu disini?" Tanya Qin Chen.
"Tidak-tidak ... Hanya saja perkataan sebelumnya membuatku tertawa." Balasnya dengan suara yang mulai redup dalam tawa kecilnya.
"Ya mau bagaimana lagi? Paviliun Pelelangan begitu kaya, memberikan Pil terbaik dengan sukarela sama aja membuang uang. Jika dia ingin bekerjasama, maka Pil tersebut miliknya."
Chu Qincheng, Zi Long mengangguk paham dengan rencana Qin Chen. Setelah beberapa menit menunggu, dari sudut ruangan turun Wanita cantik dengan bentuk tubuh sempurna.
Seluruh orang yang berada di dalam langsung berpaling melihat ke arah wanita tersebut. Sementara di samping Qin Chen, ada wanita yang lebih cantik dibandingkan wanita tersebut.
Sayangnya, Chu Qincheng menggunakan penutup wajah, cadar. Namun, Qin Chen dapat melihat dengan jelas bahwa dia adalah satu-satunya wanita tercantik di Dunia.
Walaupun sebelumnya, ciuman itu tidak melepas cadar, karena bibirnya terlihat. Qin Chen sangat beruntung dalam beberapa hal, dan sial dalam beberapa aspek.
Wanita itu mendekati Qin Chen, dia memberikan hormat seorang kultivator. Qin Chen membalasnya dengan menganggukkan kepalanya.
"Benar, aku datang untuk berbisnis. Jika Nona tertarik, maka kita dapat berbicara di tempat lain yang lebih baik dibandingkan disini, ada banyak mata dan telinga yang melihat bisnis ini." Sahut Qin Chen sembari melirik kanan dan kirinya.
"Hahaha ... " Wanita itu tertawa kecil sembari menutup mulutnya dengan tangan. "Tuan memiliki sikap yang menarik, mari ikuti saya ke ruangan saya. Disana kita dapat mengobrol dengan nyaman."
Dengan ajakannya, mereka bertiga mengikuti wanita tersebut menuju ruangan di lantai tiga Paviliun Pelelangan.
***
Di dalam ruangan, Qin Chen dan Chu Qincheng duduk bersampingan. Wanita itu melihat seperti sepasang kekasih yang baru saja menikah, karena mereka berdua benar-benar memiliki kecocokan yang tinggi.
Sementara itu, Zi Long lebih memilih untuk berdiri di belakang Qin Chen. Karena duduk yang sama dengan Qin Chen, sama saja menghina Tuan-nya.
"Karena telah berada di ruangan, kita dapat membicarakan bisnis. Sebelum itu, saya Tetua Cu Cuia." Cu Cuia memperkenalkan dirinya dengan baik kepada Qin Chen.
Qin Chen membalasnya. "Qin Chen, dan di sampingku adalah Chu Qincheng. Sementara di belakangku, Zi Long."
"Baiklah, Tuan Chen. Apa yang ingin anda jual kepada Paviliun kami? Kami dapat melelang barang-barang yang anda miliki dengan harga tinggi jika memiliki kualitas dan kuantitas baik." Jelasnya dengan ramah.
Qin Chen tersenyum tipis, dia mengeluarkan beberapa Harta Makam yang memiliki kualitas Hitam. Ini adalah Harta yang sulit di dapatkan oleh kultivator biasa.
Sekalipun itu Kaisar, mereka hanya ada Harta kelas Langit, satu level di atasnya. Namun Jumlah harta itu bisa dihitung dengan jari, sementara kelas Hitam hanya beberapa orang besar di Wilayah Timur.
Saat melihatnya, Cu Cuia tertegun melihatnya. Sekali lihat, dia dapat melihat kelas Hitam, melihat ke arah Qin Chen dan Chu Qincheng seperti bukan orang biasa membuatnya sedikit canggung.
"Aku hanya memiliki beberapa Harta kelas Hitam, ini dapat Nona Cuia miliki jika Nona memiliki informasi yang kami butuhkan." Jelas Qin Chen.
Cu Cuia sekali lagi terkejut mendengar kata, hanya memiliki beberapa kelas Hitam. Ini menunjukkan, bahwa di hadapannya sosok kuat yang memiliki Harta Kelas Langit dan lain sebagainya.
"Tuan Chen ... Informasi apa yang anda butuhkan? Jika Paviliun memiliki informasi tersebut, maka dengan lapang dada kami memberikan kepada anda." Tanya Cu Cuia yang tidak akan melewati kesempatan ini.
"Gerbang Ruang dan Waktu. Informasi tentang keberadaan Gerbang Ruang dan Waktu maupun hal yang bersangkutan dengan apa yang aku tanyakan."
Cu Cuia tidak dapat menahan rasa keterkejutannya. Dia diam beberapa saat memikirkan apa yang Qin Chen tanyakan, karena Gerbang Ruang dan Waktu adalah informasi kelas 1 yang sangat rahasia.
Qin Chen dapat melihatnya, melihat akan sulit mendapatkan informasi tersebut.
Di inventori miliknya, tidak ada Harta kelas Langit maupun Dewa. Ingin beli, namun terlalu mahal untuk si miskin Qin Chen sekarang ini, Qin Chen hanya ada Harta Makam yang acak.
Chu Qincheng menyadari hal tersebut, dia mengeluarkan Harta Kelas Dewa. Tombak Naga Api Penghancur, ini mengejutkan mereka semua.
Chu Qincheng dengan santainya meletakkannya di atas meja. Cu Cuia sempat menelan ludahnya, karena untuk pertama kalinya dia dapat melihat Senjata Dewa dengan matanya sendiri.
"Nona Cu, apa Harta ini masih kurang untuk mendapatkan informasi tersebut? Jika masih kurang, saya masih memiliki seratus satu kelas Dewa yang tidak berguna bagiku." Dengan suaranya yang terdengar merdu dan mendominasi kesombongan, Cu Cuia tidak dapat bergerak lagi.
"No- Nona Chu ... Berikan saya lima menit, saya ingin mendiskusikan dengan Tetua lainnya. Mohon tunggu sebentar." Sahutnya dengan gemetar.
Chu Qincheng mengangguk, Cu Cuia meninggalkan ruangan menuju ruangan lainnya. Sementara itu, Qin Chen yang masih terkejut, di memalingkan wajahnya kesamping melihat Chu Qincheng.
...
*Bersambung ...