
Wilayah Timur
Setibanya mereka disana, mereka melihat retakan langit yang cukup besar dimana ada sesuatu yang mengalihkan perhatian mereka berdua, ribuan orang didalam retakan tengah mengintai dunia luar dengan senjata masing-masing, melihat itu Qin Chen mengambil tindakan.
Ia mengibaskan tangannya kesamping membuat pusaran lubang hitam yang berputar membentuk spiral. Serangannya mendekati retakan langit dan menghisap apapun yang ada di dalam maupun di luar, orang-orang menyerang dengan segala kekuatan hingga ledakan-ledakan menggema di lembah seribu aliran.
Ledakan-ledakan menghancurkan pasukan besar dan retakan langit semakin melebar menghisap daratan tersebut naik ke atas membuat kehancuran total. Jendral bayang melihat kemampuan Kaisar yang hanya sedikit, dan mungkin tidak mengeluarkan sedikitpun kekuatannya untuk membersihkan beberapa cecunguk meksi berjumlah ribuan.
"Jendral, sisanya aku serahkan padamu. Cari orang yang mereka kejar sebelumnya, dan bawa mereka kehadapanku sekarang."
"Baik!"
Jendral pergi menyelesaikan tugasnya meninggalkan Qin Chen yang berada di sana tengah mempermainkan orang-orang itu dengan ketakutan mereka. Setelah itu, Qin Chen mengibaskan tangannya untuk kedua kalinya dan kekacauan itu menghilang dengan langit langsung pulih kembali.
"Mereka memiliki kekuatan puncak Kaisar Dewa Immortal, satu langkah mencapai True God meksi dengan banyak kekurangan/kecacatan dalam berkultivasi."
[Dimensi langit berhasil di tutup, tuan.]
"Baguslah, ternyata mereka dari dimensi langit. Seharusnya mereka tidak mencari gara-gara denganku. Bahkan menargetkan Istriku sebagai sandra, hanya melihat mata mereka sudah menyadari bahwa mereka merencanakan semua ini."
Pada saat itu, ia mendapatkan panggilan dari Jendral karena ia menemukan orang yang berhasil lolos dari retakan langit. Qin Chen secara tiba-tiba muncul dihadapan mereka dimana Jendral memberikan hormat padanya.
"Kaisar, mereka adalah orang yang selamat dari retakan langit sebelumnya, dan mereka mengatakan kabur dari Dimensi Langit karena urusan pribadi yang tidak dapat diceritakan oleh siapapun."
"Baiklah, kerja bagus Jendral."
"Terimakasih kaisar."
Qin Chen melangkah mendekati mereka yang terluka parah di sekujur tubuhnya, ia lalu menyentuh ruang kosong di langit dan secara tiba-tiba energi berwarna hijau mudah nan cerah menyelimuti mereka dan perlahan-lahan luka-luka itu disembuhkan.
Setelah beberapa menit berlalu, mereka dapat bergerak kembali dan merasakan luka-luka mereka telah dipulihkan kembali. Langsung memberikan hormat pada Qin Chen dengan sungguh-sungguh, karena ini adalah pertemuan yang terpenting.
"Memberi hormat kepada Raja Terakhir."
"Memberi hormat ... "
Qin Chen mengerutkan keningnya, ia menyadari satu hal kenapa mereka terluka parah sampai di tempat ini. "Katakanlah, apa yang membuat kalian terluka sampai ditempat ini, karena mungkin aku adalah tujuan kalian sampai terluka seperti ini."
"Raja ... Maafkan kami yang tidak sopan ini, namun ada sesuatu yang harus kami sampaikan padamu."
"Katakanlah."
"Para petinggi Celestial di dimensi langit mencoba untuk menculik istri raja, dan menggunakannya sebagai sandra untuk menundukkan raja. Dengan begitu, mereka dapat menguasai surga dengan kekuatan anda, karena istri raja berada dibawah kendalinya."
"Lalu kalian? Bukankah kalian salah satu petinggi Celestial di dimensi langit? Kenapa kalian mengatakan ini padaku, bukankah kita ini adalah musuh?"
"Kami berdua adalah mantan petinggi Celestial, setelah mendengarkan rencana mereka, kami memilih untuk menolaknya dan mereka mengusir kami dari ruangan lalu mencoba membunuh kami karena kami adalah pengkhianat di dimensi langit."
Jendral mengertak kesal saat mereka mencoba menyandera Permaisuri Kaisar Iblis dan mencoba menundukkannya dengan mengendalikannya, memikirkan hal itu membuatnya semakin ingin membantai habis dimensi langit.
"Begitu rupanya, sepertinya mereka benar-benar mencari keributan."
"Raja, kami datang kesini untuk mengabdi setia pada raja sampai akhir hayat kami, kami akan setia pada anda meksi harus turun kenerak membakar roh kami selama ribuan tahun bahkan lebih dari itu. Selama kami dapat mengabdi pada raja, kami akan melakukan apapun selama kami bisa."
"Kalian diterima, namun kalian akan berada dibawah pengawasan Jendral. Karena kalian belum cukup kuat untuk bersanding denganku melawan dunia ini, karena itu kalian berada dibawah pengawasan Jendral sampai benar-benar layak untuk membantuku."
Qin Chen melirik ke arah Jendral dan mereka berdua dibawah Jendral ke tempat lain. Sedangkan Qin Chen, ia melirik kelangit dengan senyuman kecil begitu misterius, meksi begitu senyuman itu membawa kehancuran dimensi langit sebentar lagi.
"Meski sudah tahu, namun mendengarnya langsung dari dua orang itu, aku ingin mengunjungi dimensi langit ini dan mengobrak-abrik hukum didalamnya hingga mereka menyerah dan menyesali perbuatan mereka di neraka."
Ia melesat kelangit dan merobek ruang dan waktu, masuk kedalam dimensi langit dengan paksa sehingga banyak para Dewa yang ketar-ketir melihat kedatangan Qin Chen kedalam dimensi langit yang tidak pernah ditembus oleh siapapun sebelumnya.
Sekarang, Qin Chen dengan mudahnya menciptakan kekacauan dengan hanya dirinya masuk kedalam dimensi langit yang begitu luas hanya ada pulau-pulau terapung didunia itu dan manusia normal yang hidup sebagai banyak profesi di kota.
***
Dimensi Langit
Dilangit, Qin Chen melayang di malam yang cerah dengan bulan utuh di langit tanpa sedikitpun jejak serigala bulan memakan bulan disana. Saat ini, Qin Chen tengah mengamati sekitarnya dan mencari tahu siapa dalang penyerangan dunia atas secara terbuka sebelumnya.
"Sistem, lacak dunia ini dan temukan orang-orang itu."
[Baik Tuan.]
Tiba-tiba dihadapannya muncul layar transparan yang mulai menata dimensi ini kedalam bentuk peta dunia. Qin Chen melihat letak istana merdeka, sehingga Qin Chen dapat kesana dan memberikan sambutan hangat kepada mereka.
"Ketemu kalian!"
Qin Chen secara tiba-tiba muncul di langit istana mereka dalam waktu singkat, dan mereka tergesa-gesa keluar dari ruangan saat merasakan keberadaan Qin Chen memenuhi dimensi langit.
"Apa-apaan keberadaan ini! Tidak hanya menyelimuti dimensi langit, namun juga membuat rasa takut menghantui pikiran dan hati! Jika Dao tidak kuat, maka mereka akan jatuh kedalam Tribulation Demon!"
Pada saat itu, mereka melihat Qin Chen yang berdiri di langit dengan matanya memberikan hawa membunuh begitu intens. Tubuh mereka tanpa sadar bergetar ketakutan, melihat matanya seperti melihat akhir dari dunia yang tidak dapat dihentikan.
"Ha! Aku mengira para True God dari Dimensi Langit adalah orang yang hebat, tapi aku salah. Mereka hanya beberapa cecunguk bodoh dengan otak udang di kepalanya, kecil dan tidak memiliki pemikiran luas."
"Keparat! Diam kau!"
"Huh!"
Boom! Boom! Boom!
Sebuah ledakan meledakkan tubuhnya dan daratan dibawahnya, mata Qin Chen seperti nuklir yang bisa kapan saja meledak-ledakkan mereka menjadi bubur daging. Karena matanya berada di level 2, meski begitu ini sudah cukup menakuti-nakuti mereka.
"Aku tidak memberikan kalian izin untuk berbicara! Jadi, diam dan tunggu kematian mendatangi kalian!" Katanya dengan menekan mereka, salah satu dari mereka tidak terima direndahkan seperti ini, ia melesat dan mengayunkan pedangnya kesamping Qin Chen.
Swoosh!
Matanya bergerak kesamping dan tiba-tiba sebuah dentuman besar menghempaskan semuanya, serangannya ditahan oleh ruang yang Qin Chen bengkokkan disamping lehernya.
"Tindakan yang bodoh dan naif, tidak memikirkan seberapa kuat musuh dan langsung menyerang dengan otak udang, pergilah."
Ia mengibaskan tangannya kesamping dan tiba-tiba tubuhnya terhempas kebawah dengan sangat keras hingga meledak menciptakan lubang besar didaratkan itu. Setelah beberapa menit berlalu, kabut itu menghilang dan memperlihatkan orang itu telah mati.
'Tidak mungkin!'
...
*Bersambung ...