Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
89. Menyergap Malah Terbunuh ?


Angel Tidak ingin bertanya Lagi , jika dia bertanya semakin dia di buat terkejut oleh Leon, daripada kena serangan Jantung dan Mati Muda lebih baik diam , begitulah menurut Angel.


Mereka Berempat Keluar dari Geduang Holer grup , saat Sampai di parkiran Ada 6 orang menghampiri mereka.


Leon yang merasakan Aura permusahan dari mereka Menghela Napas " Brandi !!, Jaga Angel dan Arin !"


Saat Leon akan menghampiri keenam orang tersebut Angel menarik tangannya , dia menggelengkan kepala " Leon, Jangan !" Ucap Angel khawatir.


Leon tersenyum ke arah Angel " Kamu Tenang Saja ,aku akan baik - baik saja " Leon melepaskan pegangan tangan Angel.


" Tapi Leon ... " Angel benar - benar Khawatir.


Brandi menarik Angel agar berdiri di belakangnya, dia meyakinkan Angel agar percaya pada Leon.


" Biar Aku saja Bos yang menghadapinya " Seorang Pria Maju di depan 5 orang lainnya.


Belum Sempat Mereka Melontarkan Ancaman, tiba - tiba orang yang tadi Maju kedepan Ambruk ke tanah dengan Leher Patah.


lima orang Lainnya terkejut saat Melihat Leon sudah berada di depan mereka.


Mereka berlima Langsung mengeluarkan Auranya yang hanya di tahap 4.


Leon menyeringai , Karena dia tidak perlu bersusah Payah untuk Mencari Aura orang untuk memperkuat Dirinya.


Aura Leon Meluap Keluar , Auranya Langsung Menuju Aura kelima Orang tersebut.


Kelima orang yang ada di hadapan Leon Merasa tertekan Karena Leon mengeluarkan Aura tahap 9.


Aura Leon berubah menjadi Siluet Tengkorak Berjubah Hitam , Aura Leon Membuka Mulutnya dan Melahap Aura yang ada di depannya.


Seketika Kelima orang tersebut langsung panik, mereka belum mengeluarkan sedikit kekuatanpun , tiba - tiba Aura mereka menghilang dan menjadikan mereka manusia Biasa.


pemimpin orang - orang tersebut Ambruk ke tanah " Si ..siapa kamu sebenarnya ?!" dia bertanya dengan Keringat dingin mengucur deras di punggungnya.


Leon Menyeringai " Tidak penting siapa aku, Siapa yang mengirim kalian ?" ucap Leon pada mereka berlima.


Brandi yang Melihat jika Tuannya akan bertindak Kejam, dia menyuruh Angel dan Arin agar tidak melihatnya " Nona Angel ,Arin Lebih baik kalian masuk ke mobil dulu, Mari " Ajak Brandi kepada keduanya.


Angel dan Arin Menuruti ucapan Brandi , Walaupun Angel khawatir dengan Leon tapi dia juga sadar kalau dia tidak bisa membantunya.


Leon Mencengkram Leher Pemimpin Orang - orang tersebut dan Langsung mematahkannya.


Buat Leon yang sudah mengingat identitas keduanya Sebagai Dewa kematian, tentu saja dia tidak akan Ragu membunuh orang.


Empat Orang Lainnya menelan Ludah, saat menyaksikan Bosnya sudah tidak bernyawa Lagi.


Mereka langsung berlutut di hadapan Leon " Ampun Tuan, kami hanya di suruh Tuan Muda Hayden , Tolong lepaskan Kami !"


Leon menarik Auranya saat dia sudah tahu siapa dalag di balik mereka semua " Bocah kaya yang tidak tahu tingginya Langit !" Gumam Leon.


" Baik Tuan !" Mereka langsung Membawa kedua orang yang di bunuh dengan Leon segera, mereka takut Jika Leon akan berubah fikiran.


Leon menyetabilkan Emosinya , dia kemudian berjalan ke mobil, Angel yang melihat Leon langsung keluar dari Mobil. dia langsung memeluknya.


" Leon, kamu tidak apa - apakan ?" Ucap Angel khawatir.


Leon mengelus puncak Kepala Angel " Aku tidak terluka sediktpun, tidak perlu khawatir seperti itu , Ayo pulang !" Leon melepaskan Pelukan Angel dan membawanya masuk ke dalam Mobil.


saat di dalam Mobil Leon bertanya pada Arin " Apa kamu tahu Tentang Hayden Arin ?"


Arin belum menjawab , Angel Menyambar pertanyaan Leon " Hayden ?, apa dia orang yang mengirim orang - orang Tadi ?"


Leon mengangguk , Angel dan Arin terkejut " Leon , jangan berurusan dengan Mereka , Mereka memiliki Bawahan yang Kuat, Ayah saja tidak bisa menangani Anak Buah Keluarga Hayden !" Angel berbivara dengan khawatir.


Arin menimpali " Benar Tuan Leon, sudah banyak pengusaha yang berusaha melawan Keluarga Hayden , mereka semua langsung Hancur baik di bisnisnya maupun kehidupannya, lebih baik Tuan Leon jangan berurusan dengan mereka "


Leon menatap Angel yang begitu Khawatir , Dia memegang pipi Angel " Hei.. kamu tidak perlu khawatir seperti Itu, lagi pula Aku tidak bermaksud bermusuhan dengan mereka bukan ?" Ucap Leon Lembut.


Angel memegang Tangan Leon yang menyentuh pipinya " Aku tidak mau kamu kenapa - napa Leon " Ucap Angel Sendu.


Leon menarik Angel kedalam pelukannya " Aku tahu , Kamu tidak perlu mengkhawatirkan itu oke !" Leon mengecup Kening Angel.


Brandi dan Arin tersenyum Kecut , saat melihat keduanya bermesraan di belakang Mobil tanpa menghiraukan mereka berdua yang ada di depan.


☆☆☆


Leon memgantar Angel pulang ke rumahnya , Sementara Arin di antar ke Hart Corporation untuk melanjutkan pekerjaannya.


di tengah Jalan Leon menyuruh brandi menghentikan Mobil " Brandi , Aku ada Urusan Sebentar, Kamu pulanglah dulu !"


Brandi Tahu apa yang ada di pikiran Leon, tapi dia sekarang tidak khawatir jika Leon berjalan Sendirian ,pasalnya sekarang Leon jauh lebih kuat darinya , jadi dia Langsung menuruti perintah Leon.


Setelah kepergian Brandi , Leon langsung mencari Hotel tempat Bili Hayden Menginap, Jika Yang di katakan orang - orang Bayaran Benar.


Maka akan Ada orang yang kuat melindungi Bili, dari situlah Leon bisa melacak Aura keberadaan Bawahan Bili.


Saat dia melewati Hotel Big Cruze dia kebetulan merasakan Aura kuat , Leon menyimpulkan jika Aura tersebut Milik Bawahan Bili.


karena di kota Harbes Hanya sedikit orang yang mampu membuka Aura tahap 7.


Leon berjalan dengan santai Memasui Hotel tersebut, Bawahan Bili yang sudah di sebarkan di Hotel tersebut terkejut saat melihat Leon yang dengan santainya memasuki Hotel.


Mereka Tahu jika Leon menjadi Target incaran Tuan mudanya, Tapi Mereka Heran Kenapa Leon malah memasuki Hotel tersebut yang merupakan tempat Tuannya menginap.


bukankah dengan begitu, dia hanya memberikan nyawanya secara percuma - cuma.


Bawahan Bili menyeringai " Dasar orang Bodoh !! "