
" Leon lihatlah ini !" Liya menunjuk buku kuno.
Leon membaca buku itu lagi , dia terkejut saat membaca bab tersebut ' saat gerhana matahari total semua kekuatan cahaya akan melemah '
saat membaca kalimat tersebut Leon tercengang " Jika semua kekuatan cahaya melemah bagaimana kita bisa menggunakan segel ini ? " Ucap Leon khawatir.
Liya menggeleng " Aku juga tidak tahu , jika begitu bukankah aku juga tidak bisa menggunakan kekutanku ?, terus apa yang harus aku lakukan ?"
Leon berpikir keras , dia membolak - balik buku tersebut , sayangnya tidak ada penjelasan untuk hal tersebut membuat Leon dan Liya bingung.
Leon menghela napas " Sudahlah ..kita pikirkan itu nanti , lebih baik kita pelajari segel ini dulu " ucap Leon serius.
Liya mengangguk setuju , mereka berdua kemudian mempelajari detail yang harus mereka lakukan, mereka berdua terlihat serius.
***
" Gabriel.,apa kamu sudah memberikan buku tersebut ?" tanya Mikhael.
Gabriel mengangguk " ya.., Mikhael aku ingin tanya padamu , kenapa kekuatan Leon tidak melemah walaupun dia jadi manusia ?, bukankah jika Dewa bereinkarnasi menjadi manusia kekuatannya akan berkurang separuh dari kekuatan aslinya ?, tapi kenapa Leon tidak ?"
Mikhael tersenyum " Gabriel , bukankah kamu pernah dengar cerita tentang seorang Dewa yang menempa jiwanya sendiri dilembah kegelapan yang berada di kayangan ?"
Gabriel mengangguk , pada dasarnya semua malaikat tahu , karena hanya satu Dewa yang berhasil melakukan hal tersebut ,tapi tidak tertulis di catatan Surga siapa nama Dewa tersebut , hanya tertulis ceritanya saja.
( Cerita tentang bagaimana kekuatan Tartarus tumbuh sudah Otor siapkan , secepatnya akan Otor Rilis dengan judul " TARTARUS " disitu nanti Otor sajikan cerita tentang perjalanan Tartarus , tentunya juga dengan awal mula berhubungan dengan Theia, jadi tetap stay yah all )
Gabriel terkejut " Maksud kamu dia....?"
Mikhael mengangguk " Ya.. kemungkinan memang dia Tartarus atau Leon , Walaupun kita tidak diperbolehkan berurusan dengan para Dewa atau manusia tapi Catatan Surga mencakup semua itu dan kenapa aku berpikiran dialah Dewa tersebut , karena hanya dia Dewa yang bereinkarnasi dengan kekuatan penuhnya walau sempat tersegel terlebih dahulu !" ucap Mikhael yakin.
Gabriel mengangguk mengerti " pantas saja dia bisa memanggil semua kekuatan kegelapan , Erobos yang sejatinya Leluhurnya juga bisa dia panggil walau sudah tersegel jutaan tahun lamanya ,tapi kenapa malah pemilik kekuatan kegelapan yang akan menjadi penyelamat umat ?, bukankah harusnya yang mempunyai karunia-NYA , orang - orang yang memiliki kekuatan Cahaya atau kekuatan suci ?"
Mikhael tertawa " Hahahaha..., Gabriel , Gabriel , makanya jangan hanya mengirimkan pesan saja , sesekali kamu Catatan Surga dengan rinci , pada dasarnya memang kekuatan Suci yang mendapat karunia ,tapi jika kekuatan kegelapan digunakan dengan baik juga akan mendapat karunia , artinya Kekuatan kegelapan Leon berasal dari hatinya yang bersih , dia tidak pernah berniat untuk mencelakakan seseorang , tapi dia menggunakan kekuatannya untuk kebajikan "
Gabriel menghela napas " kamu memang benar "
Memang seharusnya kita tidak boleh memandang baik - buruk seseorang hanya dengan melihatnya , Karena belum tentu yang kita lihat buruk itu tidak baik , begitu juga sebaliknya.
Contoh nyata di dunia ini seorang wanita berhijab, mereka terlihat baik dalam agama , tapi banyak diantara mereka yang melakukan maksiat , Walau tidak semuanya tapi pasti ada yang seperti itu.
Begitu juga Wanita yang bepenampilan serba minim , mereka tidak baik didalam pandangan agama , tapi belum tentu dia selalu berbuat maksiat.
Intinya jangan memandang semua orang dari penampilan , tapi pandanglah dari sudut lainnya juga, baik - buruknya seseorang hanya Tuhan yang tahu , jadi lihatlah diri kita sendiri sebelum melihat keburukan orang lain.
***
Eros yang masih di kayangan ,dia menemui Helios untuk membahas hal tersebut.
seharusnya jika memang ada kekuatan besar di Bumi dia bisa melihat, Contohnya Leon dia bisa merasakan keberadaan kekuatan Leon di Bumi.
" Eros apa kamu yakin jika ada kemuatan besar lainnya di Bumi ?" tanya Helios terkejut.
" Benar paman , anak buah ayah saja gugur saat mencoba menyelidiki kemuatan tersebut !" jawab Eros yakin.
Helios kembali bertanya " tapi kenapa aku tidak bisa merasakan kekuatan tersebut ?, seharusnya aku bisa merasakannya bukan ?"
Eros terkejut " apa paman yakin ?"
Helios mengangguk " Aku yakin Eros , jika aku merasakannya , aku pasti sudah membahas masalah ini dengan para Dewa yang lain !"
" Ini aneh, Paman bagaimana kalau coba kita lihat menggunakan Cermin Semesta ?" ucap Eros memberikan usul.
Helios setuju dengan ide Eros " Baiklah !"
Cermin semesta merupakan tempat Dewa untuk mengawasi Bumi beserta isinya, disana akan terlihat semua yang berada di Bumi termasuk Kekuatan di Bumi.
Di Surga juga memiliki Cermin tersebut , tapi diSurga Cermin tersebut lebih kuat dibanding kayangan, karena di Surga Cermin tersebut merupakan tempat untuk memberikan informasi pada Malaikat agar menjalankan tugasnya dengan baik.
Karena itulah Mikhael dan malaikat lainnya langsung tahu jika akan ada malapetaka di Bumi.
Eros dan Helios menuju Cermin semesta , penjaga Cermin semesta memberikan salam saat Helios ketempat tersebut.
" Tuan Helios , ada apa anda repot - repot datang kemari ?, bukankah bawahan saya sudah memberikan laporan hari ini ?" tanya Dewa penjaga Cermin.
" Ada sesuatu yang ingin aku pastikan , perlihatkan Sisi Bumi tempat Eros tinggal !" ucap Helios tegas.
Dewa penjaga Cermin mengangguk dia langsung menggunakan Auranya untuk melacak tempat Eros tinggal.
Saat Cermin tersebut menunjukan tempat Eros tinggal dan sekitarnya , Helios melihat ada hal yang aneh yang mengelilingi Bumi.
" I..ni....?" Helios terkejut.
.
.
.
.
.