Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Berita Buruk


Satu hari berlalu , Glis belum sadarkan diri juga , Sementara Eros dan Selene mulai khawatir , pasalnya mereka tidak bisa menghubungi Theia dengan telepatinya.


Mereka terlihat Cemas , Leon yang melihat itu mencoba menenangkan mereka berdua " kalian tenanglah , ibu kalian pasti baik - baik saja , lagi pula banyak yang menjaga ibu kalian di kayangan "Ucap Leon lembut.


" Tapi Ayah.. " Selene terlihat sangat khawatir.


Leon beralih duduk di samping Selene , dia menyenderkan kepala Selene dibahunya sambil mengusap puncak kepalanya " Kamu tenang yah , jika Hari ini Glis tidak bangun juga kita besok pergi ke kayangan !"


Selene menganggukan kepalanya sedikit, Walaupun dia cemas dia juga harus berpikiran positif, Karena dia yakin jika Ibunya akan baik - baik saja.


***


Di kayangan , Theia terlihat sedang murung di kamar Hades di temani Lilit dan Flis .


" Yang Mulia , anda jangan seperti ini , Tuan Tartarus pasti akan menyelamatkan anda " Ucap Lilit meyakinkan Theia.


Flis menimpali " Benar kata Nona Lilit, Glis pasti sudah memberitahu Tuan Tartarus "


Theia menggeleng " yang aku takutkan jika Glis tidak bisa menembus Portal Antar Alam " Theia berkata dengan sedih.


Flis tersenyum pada Theia " Yang Mulia , Bukankah anda sudah melihat kemampuan Glis , di usianya dulu yang Baru seratus tahun saja dia mampu menahan serangan Tuan Helios yang mengerahkan gampir setengah kekuatannya , jika dulu saja Glis melakukan Hal tersebut ,bukankah sekarang dia sudah lebih kuat lagi " Ucap Flis metakinkan Theia.


Tapi Theia masih tetap Khawatir, pasalnya portal antar Alam Memiliki tekanan yang lebih kuat di bandingkan dengan serangan Dewa.


Theia hanya bisa berharap agar Glis tidak kenapa - napa dan mampu memberitahu Leon tentang kejadian yang ada di kayangan.


Sementara itu di istana Hades terlihat anak buah Hades yang tersisa sedang sibuk menyiapkan pesta pernikahannya dengan Theia.


Banyak Dewa yang mulai tunduk pada Hades karena takut Hades akan melenyapkan mereka semua. jadi mereka terpaksa menjilat Hades demi kelangsungan Hidup mereka .


Sementara Helios dan 9 Dewa teratas yang menolak tunduk pada Hades, mereka di kurung di sebuah Segel yang melemahkan kekuatan Mereka semua.


Karena kekuatan Hades sekarang jauh di atas mereka , jadi sangat mudah bagi Hades untuk mengurung mereka semua.


***


Di tempat Leon..


Malam harinya Glis terbangun , Homusubi yang menjaga Glis langsung menghampirinya " Kamu baik - baik saja Glis " tanya Homusubi perhatian.


Glis mengangguk , Walaupun dia masih terlihat Lemah , Glis mencoba untuk berbicara " aku dimana ,Berapa lama aku tak sadarkan diri ?" tanya Glis , "


Homusubi tersenyum " kamu di tempat Tuan Leon, kamu tak sadarkan diri sudah dua hari "


Saat mendengar nama Leon, Glis langsung teringat perintah Theia ,apa lagi Homusubi bilang jika dia tidak sadarkan diri selama dua hari, dia mencoba untuk bangkit tapi tubuhnya masih Lemah jadi Homusubi menahannya agar tetap Berbaring.


" Dimana Tuan Leon ?, aku ingin berbicara dengannya " ucap Glis tergesa - gesa.


Homusubi menggeleng " Kemungkinan Tuan Leon sudah tidur , lebih baik bicara dengannya besok saja " jawab Homusubi lembut.


Homusubi yang melihat wajah kekhawatiran Glis , dia langsung pergi untuk memanggil Leon ,Eros dan Selene, pasalnya Glis berkata jika ada masalah di kayangan , jadi dia berinisiatif memanggil Eros dan Selene juga.


Di kamar Leon , dia sedang mengobrol dengan Angel dan Karina , Karena mereka akan menjadi suami Istri , Angel dan Karina sekarang tidur dikamar Leon.


Suasana didalam Kamar sedang Mulai memanas karena Karina hanya mengenakan Bikini mini yang tembus pandang .


Saat Leon sedang Membuka Bajunya sendiri , Suara pintu di ketuk oleh Homusubi " Tok..Tok..Tok.."


Leon sengaja tidak menjawab agar orang yang mengetuk pintu Pergi , Tapi Homusubi langsung berkata dengan sedikit keras " Tuan Leon , Glis sudah bangun , dia bilang ingin berbicara dengan anda , Karena terjadi sesuatu di kayangan !"


Leon mengerutkan keningnya , dia menatap kedua wanitanya dengan tidak berdaya , seolah meminta persetujuan mereka .


Angel Tersenyum " pergi saja dulu sayang , kita bisa lakukan ini lagi nanti "


Karina menimpali " benar kata saudari Angel , siapa tahu ada madalah penting "


Leon menghela napas " baiklah "


Leon merapikan pakaiannya dan pergi keluar kamar dan menghampiri kamar tempat Glis di rawat , di dalam kamar tersebut sudah ada Eris dan Selene.


Leon duduk di sofa kamar dan Bertanya dengan dingin " ada apa ?"


Glis yang sedang bersender di ranjang buka suara " Tuan Leon maaf mengganggu waktu anda , tapi kayangan sedang tidak baik - baik saja , Tuan Hades melawan seluruh Dewa di kayangan dan dia memenangkannya, Yang Mulia Theia menyuruh saya untuk menemui anda "


Selene langsung terkejut " Bagaimana kabar ibunda " tanya Selene khawatir.


Glis menggeleng " entahlah putri , Saya di lemparkan paksa oleh yang mulia ke portal antar alam, sebelum saya mengetahui apa yang terjadi selanjutnya , yang pasti Tuan Hades pasti punya niat Buruk " Glis berkata dengan yakin.


Selene menghampiri Leon " Ayah .., Selamatkan ibunda , hiks ..hiks... " Uvap Selene sambil menangis.


Eros mengepalkan tangannya saat mendengar kayangan dalam bahaya " aku akan Berangkat sekarang !" Eros berdiri dan akan pergi.


Leon menegurnya saat Eros sampai di depan pintu " Dasar anak Bodoh !, apa kamu pikir dengan emosimu bisa mengalahkan Hades , Para Dewa yang lebih tinggi saja mampu dia kalahkan , apalagi kamu Dewa yang baru tumbuh !" Ucap Leon tegas.


Eros menghentikan langkahnya dia menatap Leon dengan tajam " Terus apa kita harus diam saja Ayah !!, walaupun Kamu sudah bukan Dewa apa kamu sudah tidak peduli lagi dengan Ibu !!" Eros meraung pada Leon.


Leon berdiri , dia menghampiri Eros dan Menamparnya " Plaaaakkk !!!"


" Anak Bodoh sepertimu tahu apa ?!, aku kecewa sama kamu , padahal sudah menjadi Dewa kalangan Atas tapi pemikiran kamu masih pendek , Pikirkan baik - baik , dengan kamu kesana seorang diri apa yang bisa kamu lakukan !" Leon kembali duduk ditempatnya.


Homusubi , Glis dan Selene terkejut , mereka sepintas melihat kemarahan Leon yang sangat besar, tapi Leon dengan mudahnya menyetabilkan emosinya.


Berbeda dengan Eros yang masih meluapkan Emosinya, Eros yang di tampar Leon , dia hanya memandangi Leon dengan tidak berdaya.


..