
Acara pernikahan Leo dan Karina sangat megah dan Mewah , Karena Arin dan Rosalin mengaturnya sebaik mungkin.
Angel dan Karina terlihat sangat anggun memakai gaun pengantin berwarna putih , Mereka berdua sungguh seperti bidadari dalam dongeng.
Hingga tibalah acara pertukaran Cincin untuk meresmikan hubungan mereka bertiga , Leon memakaikan Cincin ke Angel dan Karina.
Begitu juga sebaliknya, Karena diamemiliki dua Wanita otomatis Leon membeli dua cincin juga untuk dirinya, pasalnya akan aneh jika dua Wanita memakaikan satu Cincin pada Leon, jadi dia mempersiapkan dua cincin agar kedua wanitanya bisa memakaikannya bersamaan.
Suara riuh tepuk tangan tamu undangan membuat semakin ramai acara tersebut.
Hanya ada dua orang yang terlihat tidak bahagia di pojokan acara tersebut , dia adalah Sarah White dan Adrian yang dulu terus menghina Leon.
Awalnya mereka tidak mau datang di acara pernikahan tersebut , tapi orang tua Adrian memaksa mereka untuk datang.
Karena Orang tua Adrian bagian dari relaksi bisnis Drake , jadi dia tidak ingin membuat malu dirinya.
" Selamat Tuan Leon !"
" Selamat menempuh hidup baru Tuan Leon !"
" Semoga pernikahan kalian di berkahi !"
Semua orang bergantian mengucapkan Selamat pada Leon ,Angel dan Karina , Mereka berlomba - lomba menjilat Leon sebisa mungkin agar kelak bisa mendapatkan sedikit keuntungan kerja sama dengannya.
Sarah menatap Angel dan Karina dengan iri " Andai saja aku yang berada di situ bersama Leon " Sarah bergumam dalam hati.
Tidak di pungkiri jika Sarah sangat menyesal melepas Leon , dia tidak menyangka jika Leon adalah orang yang sangat Kaya.
Berbanding terbalik dengan Adrian yang hanya memiliki kekayaan tidak seberapa , itu juga masih milik Ayahnya , Adrian belum memiliki bisnis sendiri tidak seperti Leon yang sudah mapan.
Penyesalan Sarah sangat besar , tapi apa daya Nasi sudah menjadi bubur, dia tidak bisa mengubah masa lalu yang telah dia perbuat pada Leon.
Adrian Melihat Sarah terus menatap ke arah Leon dengan Wajah penuh penyesalan, dia menegur " Kenapa !?, apa kamu menyesal telah bersamaku !?" Adrian berbicara dengan ketus.
" Eh..., A..pa maksud kamu Adrian ?" Sarah tersadar dari lamunannya.
Adrian mendengus " Apa kamu pikir aku tidak tahu jika kamu masih menyukainya ! "
" Tidak , tidak, Adrian ..aku sudah tidak menyukainya !" Sarah panik , pasalnya hanya Adrian yang sekarang mau menerimanya.
" Persetan !, kamu lebih baik pergi dari sini !, aku sudah muak dengan kepalsuanmu !!" Adrian langsung meninggalkan Sarah , dia berjalan menghampiri sekelompok Wanita.
Sarah tertegun , dia tidak percaya jika Adrian akan meninggalkannya begitu saja , Sarah ingin mengejar Adrian tapi dia takut membuatnya lebih marah lagi.
Sekarang sarah tahu Pria mana yang benar - benar tulus padanya , dulu Leon rela menghabiskan Waktunya untuk menyenangkan Sarah.
Tapi Sarah malah menyia - nyiakan kebaikan Leon , dia menganggap Leon hanya pria bodoh yang terjerat dengan satu Wanita.
Sekarang Sarah malah merindukan Leon yang dulu , tanpa sadar dia menitihkan air matanya , Sarah kemudian langsung berlari meninggalkan tempat tersebut.
Dia menangis sepanjang jalan " Oh Tuhan apkah ini karma buatku !" Sarah berjalan tanpa arah dia menundukan kepalanya sepanjang jalan.
Hingga Sarah tidak menyadari jika dia sedang menyebrang jalan Raya , Lampu merah ,masih menunjukan Warna hijau.
" Tiiiiiiiiiinnnnnnnn !!!" Sebuah truk menekan Klakson.
Sarah tersadar , dia menoleh ke arah Truk tersebut dan berteriak " Ahhhhhhhhhh !!!"
" Bruaaakkkk !!"
Karena kecelakaan tersebut dekat dengan acara pernikahan Leon dan banyak polisi yang datang , para polisi dengan sigap membawa sarah.
" Dia masih hidup , cepat bawa dia !" Seorang polisi berteriak.
Tanpa menunggu ambulan, polisi membawa sarah dengan mobil polisi.
Sementara itu acara pernikahan Leon sangat meriah , Leon menemui lara tamu hanya untuk sekedar berbasa - basi.
Di panggung Artis pengisi acara bergantian menghibur Tamu undangan , begitu banyak Artis terkenal yang sengaja di panggil untuk memeriahkan acara tersebut, Green Day, Avril Lavigne , Bruno Mars , Tipe X , dan Banyak Band dan Penyanyi solo yang di datangkan dari seluruh penjuru dunia.
Mungkin untuk orang kaya biasa tidak akan sanggup memanggil begitu banyak artis terkenal, Tapi Leon berbeda , jika berurusan dengan uang , sebanyak apapun yang harus dia keluarkan itu tidak masalah.
Apa lagi hanya meanggil para Artis top , paling - paling hanya akan menghabiskan beberapa Milyar Dolar. hal itu tidak akan merugikan Leon tapi malah akan membuatnya senang karena telah menghabiskan uang.
Adrian tidak tahu jika Sarah kecelakaan , Walaupun tahu dia juga mungkin sudah tidak memperdulikannya lagi.
Adrian menghampiri Eros dan Selene yang sedang di kerumuni banyak pria dan Wanita muda , Adrian dengan penuh percaya diri menghampiri kerumunan tersebut.
Saat Adrian melihat Selene , Matanya bersinar terang, pasalnya dia belum pernah mengencani wanita secantik Selene.
Adrian dengan pedenya membelah Kerumunan " Permisi , permisi !"
" Apa sih !"
" Woi ..sabar dikit kenapa !"
" Hei ..apa - apaan ini !!"
Orang - orang yang di singkirkan Adrian pada sewot karena Adrian menyingkarkan mereka dengan sangat keras.
Setelah berada di depan Selene Adrian berdehem ' Ehem !'
" Nona manis , Kenalkan saya Adrian Holer , pewars Holer grup sa...." Adrian Belum selesai bicara, Selene sudah pergi bersama Eros menghampiri Leon.
Semua anak muda yang ada di tempat tersebut menertawakan Adrian , Mereka menganggap Adrian seperti badut , Karena Selene tidak mau repot - repot berkenalan dengannya.
Adrian menggertakan giginya , dia tidak terima jika di permalukan seperti itu , dia melangkahkan kakinya dan menghampiri Selene.
Adrian mencoba untuk menyekal Lengan Selene, tapi Eros yang berada di samping Selene tahu akan hal itu .
Eros mencekal lengan Adrian dan melemparkan Adrian dengan kuat , Karena dia seorang Dewa tentu saja sangat mudah untuk melempar Adrian.
" Wuuuzzzz "
" Bruaaakkkk !!" Adrian jatuh di meja prasmanan..
.
.
.
.