
Leon hanya bisa mengiyakan saat Angel dan Karina tinggal di Vilanya , Lagi pula Leon juga akan segara berangkat Ke Rasdale Lusa.
Jika Angel tinggal di Vilanya otomatis Wesley juga akan tinggal di Vila juga untuk menjaga Angel, Untuk itulah Leon melakukan pengaturan tersebut.
Leon berbaring di ranjang , Dia masih memikirkan tentang Keluarga Ruiz yang selama ini menderita karenanya.
Membayangkannya saja Leon merasakan betapa menderitanya mereka selama ini , Leon hanya bisa mendesah Kesal karena ketidak mampuannya menjaga Mereka.
Sebenarnya jika keluarga Ruiz tidak memiliki Aura Kegelapan , mungkin mereka akan hidup layaknya manusia Normal pada umumnya , tapi entah kenapa Keluarga Ruiz seolah dikutuk untuk terus menerus menurunkan Aura kegelapan di keluarga mereka.
Pernah ada yang mencoba Menikah dengan pemilik Aura yang berbeda , tapi setelah melahirkan anak tersebut juga memiliki Aura kegelapan , akhirnya keluarga Ruiz lebih memilih untuk membatasi hubungannya dengan orang Luar dan terus bersembunyi.
Semakin memikirkannya kepala Leon semakin pusing , dia hanya bisa menghela napas kasar saat memikirkan hal tersebut.
" Ah... aku terlalu banyak berpikir " gumam Leon memegang pangkal hidungnya.
Karena terlalu Lelah beberapa hari ini dia mengurus perusahaannya, Leon terlelap diranjangnya.
Leon terbangun saat Matahari sudah tenggelam, dia membuka Matanya , saat dia sepenuhnya sudah bangun , Leon terkejut ada Angel dan Karina yang sudah menunggunya di Sofa kamar.
Mereka terlihat sedang mengobrol ringan, Leon tidak melihat kecanggungan diantara mereka, Karena mereka terlihat sangat akrab satu sama Lain.
" Ehem !" Leon sengaja berdehem untuk mengambil perhatian mereka.
Angel dan Karina langsung menoleh , Mereka tersenyum saat melihat kekasihnya sudah bangun dari tidurnya.
Angel dan Karina menghampiri Leon, mereka duduk di pinggir Ranjang " Mandi dulu sayang, terus kita makan malam " Ucap Angel Lembut.
Karina menimpali " Ayah dan Ibu sudah menununggu, apa mau di mandikan kami ?" ucap Karina menggoda.
Leon yang mendapatkan perhatian mereka begitu senang, pasalnya dia dulu tidak pernah bermimpi bisa mendapatkan dua bidadari sekaligus.
apa lagi mereka begitu perhatian dan saling mengerti satu sama lain.
" Jangan menggodaku , kalau aku lepas kendali bagaimana ?" Tanya Leon menantang.
Siapa yang menyangka Jika Angel dan Karina akan lebih Berani " Kalau kamu Mau , Aku juga mau kok " Ucap Angel Sambil menaik turunkan alisnya.
" Apa mau Sekarang sayang " Karina mau mengangkat bajunya.
' glek ' Leon menelan ludah , dia yang awalnya bercanda malah ditanggapi serius oleh kedua wanitanya " Sial !, Mereka tidak ada takutnya sama sekali " gerutu Leon dalam hati.
Leon langsung bangkit " Tidak , aku hanya bercanda, kita bicarakan ini nanti , aku mandi dulu !" Leon langsung turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi.
" Sayang .. !, Kami tunggu di bawah yah ?!" Teriak Angel pada Leon.
Leon yang berada didalam kamar mandi menyaut " Ya !"
Angel dan Karina meninggalkan Kamar Leon , Mereka berdua langsung keruang Makan Berkumpul dengan keluarga Leon.
***
Di Ruang Rapat sekolah Bela diri, Terlihat Jin ,Zendrick, Markus ,Loid ,Brandi dan Bili sedang berkumpul .
Jin membuka pembicaraan " Sesuai dengan instruksi Tuan Leon , Kita akan memasuki Rasdale dengan Menyamar , Karena kita hanya berangkat dengan sedikit orang , Harusnya ini mudah untuk dilakukan "
Zendrick bertanya dengan cemas " Tuan Jin , bukankah terlalu Riskan , anggota mereka sangat Banyak dan memiliki kekuatan rata - rata di atas kita "
Loid yang sudah mengerti Siapa musuh mereka juga khawatir, dia menimpali " Benar Tuan Jin, Apakah kita tidak terlalu gegabah Haya menyerang dengan sedikit Orang ?, saya sudah melihat sendiri bagaiman kemampuan mereka "
Jin tersenyum " Aku sudah tahu itu , Tuan Leon juga sudah memiliki caranya sendiri, Kita akan Menyergap satu persatu mereka , Kita incar orang - orang yang Kuat saja, jangan hiraukan mereka yang lemah "
" Tapi, Mereka juga akan segera mengetahui jika kita bertarung menggunakan Aura kita ?" Tanya Markus khawatir.
" Kamu memang benar , Tapi tujuan kita hanya untuk memberikan Tuan Leon jalan , agar dia tidak menghadapi Banyak pengganggu , jika kita bisa menarik orang - orang disamping pemimpin mereka sebanyak mungkin, kita bisa memberikan jalan pada Tuan Leon, Tugas kita hanya mempersulit mereka sampai Tuan Leon menyelesaikan urusannya, Kalau kita bisa membunuh salah satu petinggi mereka itu lebih bagus !" Ucap Jin serius.
" Jadi maksud anda , Kita hanya Menjadi pengalih perhatian ?" Tanya zendrick terkejut.
Jin mengangguk " Kurang lebih seperti itu , jika kita berhadil mengalahkan lawan kita alangkah baiknya cepat Membantu Tuan Leon , Karena hanya inilah satu - satunya Cara untuk menyerang mereka , kita sudah tidak punya banyak waktu , Tuan Leon tidak ingin membiarkan mereka bertambah lebih kuat lagi !"
Mereka semua mengangguk Mengerti , Walaupun peluang Mereka sedikit, tapi setidaknya mereka masih memiliki peluang untuk menang walau hanya 10% saja.
Karena rencana mereka berpusat pada Leon , jadi mereka mau tidak mau harus secepatnya menghabisi lawan mereka.
Tapi Jin dan yang lainnya tahu jika Lawan Mereka bukan Orang sembarangan, apalagi Loid sudah memberitahu mereka jika Lawannya memiliki Aura yang Aneh , Aura tersebut bisa menyerap paksa jiwa pengguna Aura , Jadi Loid menyarankan mereka untuk sehati - hati mungkin.
Diskusi tersebut Berlanjut samapai Larut, Zendrick dan Loid yang sudah tahu tentang lokasi yang akan mereka tuju, mereka berdua memberikan semua informasi yang mereka tahu tentang lokasi dan Medannya.
Karena Leon menyuruh mereka untuk merencanakannya matang - matang , jadi mereka Membuat Rencana yang sebagus mungkin.
Brandi dan Bili yang tidak diperbolehkan ikut , mereka hanya menjadi pendengar yang Baik, mereka berdua menyimak setiap pembicaraan Jin dan yang lainnya untuk menambah wawasan mereka saat membuat sebuah rencana.
.