
Leon yang melihat kekhawatiran Angel dan Karina ,dia langsung memeluk mereka berdua " Hei.. kenapa kalian murung, aku sekarang Manusia seperti Kalian , Kita jalani ini Bersama - sama seperti biasa " Ucap Leon Lembut.
Selene yang sudah melepas pelukannya dari Frista menimpali " Benar Kata Ayahanda, Lagi pula seorang seperti Ayahanda Berhak memiliki beberapa Selir " Selene Berkata dengan Enteng.
" Selir ?!!" Angel dan Karina saling menatap.
Homusubi langsung membisikan Sesuatu pada Selene " Tuan Putri , Istilah Selir di Bumi sudah mengacu pada wanita simpanan, Lebih baik mengatakan seorang istri untuk mereka "
Selene menatap Homusubi , dan berkata dengan polos " Benarkah seperti itu ?, Tapi di kayangan Menjadi Selir Dewa Kuat sudah membuat mereka Para Dewi bawah senang "
Leon Menutup Mulut Selene " Lebih baik kamu diam oke, Kamu belajar kehidupan di Bumi dari Homusubi, aku yakin dia lebih mengerti dari kamu "
" Jika Ayahanda bilang begitu, saya akan menurut " Selene berkata dengan Hormat.
Drama keluarga Baru tersebut pun berakhir, Leon memberitahu Orang tuanya ,agar ikut membantu Selene mengetahui prinsip - prinsip kehidupan orang di Bumi.
sementara Leon kembali ke tujuan Awalnya untuk lebih membesarkan perusahaanya.
****
Leon Yang ditemani Brandi dan Airin , dia sedang mengecek Proyek yang berada di Futown.
walaupun kekuatannya sekarang sudah di Luar nalar, Tapi Leon tidak ingin menggunakan kekuatannya dengan sembarangan, Kecuali ada musuh yang Menggunakan kekuatan untuk menekannya.
Leon ingin benar - Benar membangun perusahaanya seperti pebisnis Lainnya , dia tidak mau Mamerkan kekuatannya tanpa Alasan.
" Cepat juga kerja Mereka " Ucap Leon datar, saat Melihat perkembangan proyek tersebut sudah mencapai 50 %.
Arin tersenyum " Itu semua karena berkat dana yang tidak terbatas dari anda Tuan "
Leon mengangguk Mengerti " Arin , sudah saatnya Hart Corporation Untuk Lebih Agresif lagi, Beli saham - saham perusahaan yang Hampir Kolep, kita akan Membuat Perusahaan - perusahaan tersebut menjadi anak Perusahaan Hart Corporation !"
Arin sudah tidak terkejut Lagi dengan kata - kata Leon, pasalnya dia sudah tidak mau bertanya - tanya dari mana uang yang Leon dapatkan.
Karena Kerajaan Hayden saja mau Bekerja sama dengan Leon, dari situ saja Arin sudah yakin jika Bosnya bukan orang sembarangan.
Jadi dia dengan Sigap mengiyakan permintaan Leon.
Beberapa Hari Berlalu , Leon yang sedang di temani Angel dan Karina di Halaman Belakang , dia di panggil Oleh Homusubi " Tuan Leon , Ada Arin Ingin menemui anda "
Leon mengangguk " suruh dia menunggu sebentar "
" Baik Tuan " Homusubi Pergi meninggalkan Leon dan kedua Wanitanya.
Homusubi sekarang menjadi pelayan pribadi Selene, sekaligus menjadi pelayan Leon saat dia sedang dirumah, dia selalu menemani Selene kemanapun dia pergi .
Leon Kemudian Meninggalkan kedua Wanitanya yang sedang Asyik Merawat Taman Bunga di Halaman Belakang Vila Leon.
Leon Menghampiri Arin yang sudah menunggunya di ruang Tamu bersama Asistennya, Karena Arin sekarang lebih sibuk ,jadi Leon mengijinkan Arin untuk memperkejakan Asisten untuk dirinya , walaupun dia juga Asisten Leon.
" duduklah !" Ucap Leon sambil duduk.
Arin dan Lisa ikut duduk setelah Leon duduk , Kemudian Arin tanpa Basa - Basi memberikan Proposal Perusahaan - perusahaan yang Kolep pada Leon.
" Tuan Leon Silakan di cek lagi , saya sudah menyortir Perusahaan yang Kolep, itu semua perusahaan yang saya rekomendasikan , karena perusahaan - perusahaan tersebut memiliki Kemungkinan untuk berkembang Nantinya " Arin menjelaskan dengan panjang Lebar.
Leon tidak mengecek sama sekali perusahaan tersebut, dia hanya menghitung ada sepuluh Perusahaan yang di rekomendasikan Arin.
" Kita temui mereka semua sekarang ,Aku akan bersiap - siap dahulu " Leon langsung meninggalkan mereka.
Lisa menatap Leon dengan khawatir " Nona Arin, tapi kita belum membuat janji dengan mereka, inikan baru ..."
Arin tersenyum kearah Lisa " Begitulah Tuan Leon , Tuan Leon sudah tahu jika mereka semua butuh uang, Jadi mereka pasti akan menyetujui Janji bertemu walau Mendadak, Kamu hubungi Mereka saja , Kita atur semua yang terbaik untuk Tuan Leon !"
Lisa tercengang, Pasalnya dia tidak tahu jika Leon akan Mempredeksi maslah tersebut jauh kedepan, Lisa hanya bisa mengangguk mengerti dan segera menghubungi perusahaan tersebut satu persatu.
Leon kemudian Turun dengan Balutan Tuxedo Silver, terpancar Aura Karismatik dari tubuh Leon, yang membuat Lisa tidak berkedip saat memandangnya.
Arin menyenggol Bahu Lisa dengan sikunya, Hingga Lisa tersadar , Arin kemudian berkata " Tuan apa kita berangkat sekarang ?"
" Tunggu sebentar , ada yang mau ikut !" Ucap Leon santai.
Arin mengira jika yang ikut adalah Angel dan Karina , tapi mereka tercengang saat Melihat Seorang Wanita dengan Gaun putih yang melekat di tubuhnya.Selene turun dari kkamarnya dengan di dampingi Homusubi .
Kecantikannya tidak sebanding dengan Wanita yang Lainnya , jika ada Wanita yang mengaku Cantik jika Melihat Wanita tersebut pasti langsung insecure.
Arin dan Lisa yang Baru melihat Selene, tentu saja mereka menatapnya kagum, Mereka terpana dengan kecantikan Selene yang begitu Natural.
" Ayah Aku sudah siap " Ucap Selene Lembut.
Arin dan Lisa Baru tersadar saat Selene mengundang Leon Ayah, Mereka berdua saling menatap " Ayah ?"
" Ayo berangkat !" Leon menegur Mereka berdua.
Arin dan Lisa mengangguk , Mereka terus memandangi Selene yang yang berjalan dibelakang Leon.
Pertanyaan Muncul dibenak mereka , Apakah dia benar - benar anak Leon atau bukan, pasalnya mereka terlihat seumuran, Tapi jika Selene kekasih Leon kenapa mereka tidak bergandengan tangan, Mereka berdua bertanya - tanya.
Bandi yang sudah menyiapkan mobil karena dihubungi Leon ,dia Langsung membuka Pintu Mobil saat Leon dan Selene sampai.
Sementara Arin dan Lisa naik Mobil perusahaan, yang sudah disediakan oleh Leon, termasuk sopirnya juga.
Mereka Berangkat Ke janji pertemuan mereka pertama , di Restoran Luxure , Mereka akan bertemu dengan Pemilik perusahaan Xeon Production yang bergerak di industri Perfilman.
...