
Leon hanya menganggap kalung tersebut sebagai hadiah, tapi Rosalin menerimanya dengan berbeda, Rosalin berpikir jika Leon memberi kalung tersebut karena ada maksud lain.
Setelah selesai memberikan Rosalin sebuah hadiah ,Leon Mengajak Rosalin jalan hingga Sore Hari , Mereka menghabiskan Waktu bersama seperti sepasang kekasih .
Walaupun Leon hanya sekedar menghibur Rosalin diselah Padatnya pekerjaannya setelah memegang penuh Adrax Capital.
Setelah Matahari hampir terbenam, Leon mengantar Rosalin ke apartemennya.
***
Sementara itu Leon Menunggu Markus ,ditempat yang sudah mereka janjikan sebelumnya. dia duduk seorang diri sambil memainkan ponselnya.
Saat Leon sedang asyik berbalas pesan dengan kedua Wanitanya , Seorang Wanita tiba - tiba ada disampingnya.
" Lama tidak bertemu " Ucap Wanita disebelah Leon.
Leon terlonjak kaget saat Wanita tersebut berbicara, pasalnya dia tidak merasakan Auranya sama sekali " Siapa kamu ?!" Tanya Leon menoleh kearah Wanita tersebut.
Wanita yang memiliki Kecantikan sempurna, Kulit seputih salju, Wajahnya seolah bersinar dengan Rambut Silver yang tergerai.
Wanita tersebut tersenyum kearah Leon, matanya berkaca - kaca " Maaf telah membuat kamu selalu dalam kesulitan " Wanita tersebut tidak menjawab malah Berminta maaf pada Leon.
Leon mengerutkan keningnya, dia bertanya - tanya siapa Wanita tersebut, pasalnya dia tidak mengenalnya sama sekali.
Wanita tersebut menyentuh pipi Leon , Leon Langsung menghindar sambil berdiri, dia bertindak Waspada pada Wanita tersebut.
Leon menatap Wajah Wanita tersebut ,dia meninggikan suaranya " Siapa kamu sebenarnya dan apa maksudmu !"
Wanita Tersenyum kecut " Cepat atau lambat kamu akan tahu siapa aku, setelah kamu mendapatkan kekuatan kamu seutuhnya, Aku hanya ingin bilang padamu, Jangan terlalu membebani diri sendiri ,karena masih banyak orang didekatmu yang akan membantumu , Aku tidak bisa berlama - lama menemui kamu , Maaf Tartarus..." Wanita tersebut dengan sekejap Mata menghilang.
Leon terkejut bukan Main pasalnya dia tidak melihat Wanita tersebut ,Karena tidak Menggunakan Aura sedikitpun tapi bisa bergerak secepat itu.
Leon tertegun beberapa saat hingga dia tersadar saat Markus menegurnya " Tuan Leon , maaf saya Terlambat " ucap Markus yang datang dengan Membawa Satu orang pria paruh baya.
Leon Menoleh kearah Markus " apa dia orangnya Markuz ?"
" Benar Tuan , dia Loid Teman seperjuangan saya " jawab Markus Sopan.
Leon penasaran kenapa Auranya bisa didalam Jiwa orang Lain , Padahal dulu saat Menjadi Dewa kematian dia tidak pernah melihat Aura yang sama dengannya.
Leon bertanya - tanya dalam hati " Apakah ada yang menggunakan tubuhku untuk percobaan ?,hingga Auraku bisa terbagi seperti ini ?" Leon bertanya - tanya dalam Hatinya.
Leon semakin Pusing memikirkan semuanya, tadi ada Wanita yang tiba - tiba muncul, sekarang pemilik Aura yang sama dengannya.
Leon ingin memastikan Aura Loid , dia mengontrol paksa Aura Loid keluar .
Ternyata dugaan Leon Benar , Aura Loid terhubung dengan Jiwanya , pasalnya jika Aura yang tidak terhubung dengan jiwanya, dia tidak bisa mengendalikannya Kecuali melahap dan menetralisir menjadi Auranya.
Markus dan Loid terkejut saat Aura Loid meluap keluar " Apa yang terjadi Padaku ?" Ucap Loid melihat Auranya sendiri yang meluap Keluar.
Leon menghentikan Kontrol Jiwanya pada Loid , dia menghela napas " huh, Ternyata Benar "
Loid dan Markus yang kebingungan Bertanya Pada Leon " Tuan Leon apa yang sebenarnya terjadi ?" Tanya Markus penasaran.
Tapi Leon tidak Menjawab pertanyaan Markus ,dia bertanya pada Loid " Ceritakan dari mana Asal usulmu Loid ?"
Pertanyaan tersebut membuat Loid Raut Wajahnya berubah Menjadi Khawatir, pasalnya selama ini, fia selalu menutup rapat identitasnya.
Loin menatap Markus, Markus yang sudah tahu semuanya tentang Loid ,dia menganggukan kepalanya agar Loid percaya dengan Leon.
Loid kemudian Bercerita " Tuan Leon.., Saya dari keluarga Ruiz, Anda tentu sudah tahu tentang Keluarga Ruiz yang selalu dikucilkan dimana mereka berada Karena sejarah Kelam Pendahulu kami, Dalzar Ruiz yang dijuluki Dewa Kematian."
Loid diam sebentar kemudian melanjutkan " Keluarga Ruiz yang selamat akibat Perlindungannya dulu , Hidup mereka Malah menjadi Hancur setelah kematiannya, mereka diburu Oleh semua keluarga yang Membenci Keluarga Ruiz, Mereka memperlakukan Kami Layaknya Bukan manusia. Mereka semua mencoba memusnahkan keluarga Ruiz, tapi Beberapa dari Pendahulu Saya Berhasil bersembunyi ditempat yang aman, Waktu demi Waktu Mereka Terus Sembunyi hingga keluarga Ruiz berkembang dengan Pesat , Tapi Kemudian Dewa Matahari marah saat tahu ternyata Selama ini yang menyembunyikan Keluarga Ruiz adalah Istrinya Dewi Cahaya ,hingga akhirnya Kelurga Ruiz Di hancur leburkan dan hanya tersisa segelintir orang saja yang masih Hidup, Hingga masa kini Keluarga Ruiz menjalani Kehidupan mereka sembunyi - sembunyi , Kami sedikit bernafas Lega saat perubahan jaman ini !"
Leon Membelalakan Matanya , dia tudak menyangka jika bagian keluarganya masih ada yang tersisa setelah jutaan tahun Lamanya , Leon Ambruk ketanah ,dia mendongak kearah Loid " maaf, Apa masih ada yang tersisa selain kamu Loid Ruiz " Leon memanggil nama Lengkap Loid.
Markus Bergegas memapah Leon , tapi Leon mengibaskan tangannya, Leon malah Bersujud dan menangis dihadapan Loid " Maafkan aku , gara - gara aku Kalian harus menanggung Beban yang Berat selama ini " Ucap Leon parau.
Loin bergegas memapah Leon, pasalnya dia hanya tahu jika Leon adalah Tuan Markus, dan Markus bilang padanya jika dia mengikuti Leon Keluarganya akan Aman.
Untuk itulah Loid setuju ikut dengan Markus, tapi Loid tidak tahu jika Leon adalah Dalzar Ruiz yang bereinkarnasi kedunia yang sekarang.