Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Kemunculan Eros dan Selene


Leon Menerjang kearah ribuan Anak buah Lord iblis darah , dia menebas Semua yang ada didepannya.


Sehebat apapun Leon ,karena Jumlah Anak buah Lord iblis darah Begitu banyak dan terus berdatangan dari Segel pemanggilan.


Leon Lama - Lama Mulai kelelahan " Cih , Sepertinya aku memang harus membunuh Dia lebih dulu " Gerutu Leon sendiri.


" Groaaarrr !!" Iblis Berbentuk Naga menyemburkan Bola Api kearah Leon.


" Bam


" Bam


" Bam


Leon menghindari bola - Bola api tersebut , Tanah yang terkena Bola Api Menjadi Kawah.


Leon Menerjang kearah naga Iblis dan Mengayunkan Sabitnya " Mati !!"


" slaaasss !!!" Kepala Naga tersebut Jatuh ke tanah di ikuti Tubuhnya.


" Hoss..Hosss.. !" Leon terengah - engah Karena terlalu banyak menggunakan auranya.


Walaupun kekuatannya seperti Dewa, tapi Tubuhnya masihlah tubuh Manusia jadi Tubuh Leon gampir sampai Pada Batasnya.


Leon memegangi Scythe sebagai penompang Tubuhnya yang sudah Mulai Kelelahan " Sial !!, tubuh ini Membebaniku !!"


Para Iblis tidak membiarkan Leon beristirahat , Mereka menyerang Leon bersama - sama.


Leon Mulai Terluka , dia juga Menyemburkan seteguk darah .


" Api penyucian !!" Jin datang Membantu Leon.


Api Jin Menyapu para iblis yang Beradius 20 Meter dari tempatnya " Maaf Tuan Kami Terlambat "


Terlihat Zendrick, Markus, Zasu juga ikut Menyerang , Sementara Loid dan Adras yang Terluka sengaja tidak mereka ajak.


" Tuan Leon "


" Tuan Leon "


" Tuan Leon " Zendrick ,zasu dan Adras Menyapa.


Leon tersenyum " Ah..aku tidak jadi mati hari ini ternyata !"


Leon Menegapkan Tubuhnya " Baiklah , Ayo musnahkan Mereka semua !!!" Teriak Leon.


" Baik " Mereka berempat langsung menyerang Para iblis.


pertarungan Mereka melawan Ribuan Iblis yang tak kunjung Habis ,terus menyedot aura Mereka.


Sementara tidak terlihat Iblis tersebut berkurang, Malah seakan terus bertambah kian banyak ,hingga mengepung mereka berlima.


" Sial !!" ini tidak ada habisnya !!" Ucap Zasu dengan Cemas.


" Bag


" Bug


" Wuuuzzz


" Trang !


Mereka berlima mengeluarkan Kekuatan Masing - masing , Tapi sayangnya Kekuatan Mereka diambang Batas.


Leon Menatap Anak Buahnya dengan Prihatin, Walupun dia masih Bisa bertahan, tapi kekuatan Mereka berempat jauh dibawah dirinya.


Leon mulai teringat masa lalunya ,dimana anak buah Yang setia padanya ,Rela menjadi Tameng Hidup demi menjaga dirinya.


" Bruak !!!


" Arghhhh !!" Markus Terlempar Menabrak Pohon dia menyemburkan darah segar, akibat Pukulan Senjata Iblis Banteng.


Jin Yang Masih bertahan, tapi dia juga sudah terlihat mulai kelelahan, Sementara Zendrik sedang dikepung Berbagai Macam Iblis yang siap Membunuhnya.


Leon tersadar " Sial, Sial, Sial , Kenapa ini selalu terjadi padaku ?!!!" Leon Menyerang membabi Buta demi menyelamatkan keempat anak buahnya.


Leon sangat Prustasi , saat Melihat zendrick yang sudah berlutut di tanah karena kehabisan Banyak Aura.


Zendrick Tersenyum ke arah Leon " Saya senang Telang berjuang bersama anda Tuan Leon, aku harap kita bisa bertemu Lagi di kehidupan selanjutnya "


" Zendriiiiickkkkk !!!" Leon Meraung .


Tapi karena Jarak Leon dan Zendrick Cukup Jauh dan banyak Anak Buah Lord Iblis darah menggempurnya ,dia tidak bisa mendekati Zendrick.


nyawa Anak Buah Leon sudah di ujung tanduk, Mereka seolah sudah pasrah Dengan kematian yang akan menjemput Mereka.


Tapi Mereka berempat tetap Tersenyum , Untuk menunjukan pada Leon jika mereka tidak pernah terbebani dengan menjadi anak buahnya.


Saat Mereka hampir Mati di tangan para Iblis , Tiba - tiba Ratusan Panah Bercahaya Muncul dari langit mengincar para Iblis.


Anak Buah Leon terlihat dikelilingi Aura Cahaya seperti sebuah Tameng Yang di miliki Glis, Lilit dan yang Lainnya juga dibungkus aura tersebut .


" Ini...!" Jin Merasakan Kekuatannya Pulih perlahan saat diselimuti Aura Cahaya Tersebut, Zendrick, Markus dan Zasu juga mengalami Hal yang sama.


Lilit dan yang lainnya mulai Terbangun dari pingsannya ,saat Luka Mereka perlahan Sembuh.


Lilit membuka matanya, dia terlonjak Kaget " Putri Selene dan Pangeran Eros !" Lilit Langsung terbang kearah Mereka berdua.


Flis dan Glis yang Baru tersadar juga langsung mengikuti Lilit saat Melihat Anak Junjungan Mereka.


" Pangeran dan Putri ,Maaf Hamba tidak berguna " Ucap Lilit Sambil Berlutut di udara, Flis dan Glis juga melakukan hal yang sama.


Eros mencibir " Melawan mereka saja kalian tidak bisa , Apakah orang - orand dikediaman Ibunda sudah menjadi lemah Semua ?!"


Selene menyuruh Bangun Lilit dan Yang lainnya " Bangunlah, Kita selesaikan masalah ini dulu , kalian Lindung Mereka !" Selene menunjuk Jin dan yang Lainnya.


" Baik Tuan Putri !" Mereka bertiga Langsung mengikuti perintah Selene.


Lord Iblis darah Menatap keatas " Cih !, Dewa Sialan !, Mereka mau ikut Campur lagi !"


Lord Iblis Darah Membuat Segel darah Satu Lagi , kemudian Keluar Raksasa Bermata Satu dengan Membawa senjata Gada tangannya.


Sementara Leon Menatap Keberadaan Orang yang menyelamatkan anak buahnya yang Melayang dilangit.


Leon Menatap Kedua orang tersebut dengan seksama , saat dia melihat Seorang Wanita yang sangat Mirip Dengan Theia, Leon tersenyum " Kalian sudah besar " gumam Leon lirih.


" Groaaarrrr !!!" Raksasa yang baru dipanggil langsung menerjang Kearah Eros dan Selene.


Pukulan Raksasa Tersebut di ayunkan kearah Eros dan Selene, Tapi mereka tetap diam " Selen mengeluarkan Perisai Cahayanya untuk Menahan Pukulan Tersebut.


" Banggg !!"


" Wusssss !" Pukulan Tersebut sangat Kuat, Tameng Selene mampu menahannya, Tapi Efek Pukulan Tersebut Membuat Angin di sekitar berfluktasi hingga merusak Area dibawahnya.


Selene tersenyum " Giliranmu Kakak !"


Eros mengangguk , Dia langsung meregangkan Busurnya dan Mengincar Mata Raksasa tersebut ,


" Wuzzzzz !"


" Claaaapp !!" Tangan Raksasa mengahalangi Busur tersebut hingga Matanya tidak terkena oleh Busur Eros.


Tapi Eros yang sudah mengetahui Hal Itu tersenyum , Busur yang Menancap ditangan Raksasa Meledak.


" Duaaarrr !!!" Tangan Raksasa langsung Hancur berkeping - keping.


" Grooaaaarrrr !!" Raksasa Meraung Karena Marah, Dia Memukul - Mukul Perisai Selene dengan sangat Kuat dan cepat , Mengakibatkan Perisai tersebut mulai Retak...


....