
Angel dan Wesley yang mengikuti Karina pun akhirnya Sampai.
Mereka terkejut saat melihat Brandi yang seolah menjadi patung, dan Karina yang bersimpuh sambil memeluk Kaki seorang Ninja sambil menangis.
Sementara di dalam Ruangan " Arghhhhhhh !!" Leon Berteriak yang ketiga Kali hingga dia pingsan.
Jin tersenyum senang , Karena Leon Bukan hanya memiliki Kemampuan spesial, tapi dia juga bisa membuka Aura Tahap Tiga , yang artinya dia setingkat dengan Anak Buahnya yang memiliki kemampuan Kusus.
Rin menatap Leon lekat - lekat " Tuan Jin , siapa sebenarnya Tuan Leon ini, bakatnya terlalu Luar Biasa !" Ucap Rin Heran, pasalnya dia belum pernah melihat orang yang mampu membuka Aura tiga tahap sekaligus.
Jin duduk dan Mengelus - elus jenggot putihnya " Aku juga kaget , Awalnya aku pikir dia hanya akan mampu membuka sampai tahap dua, tapi siapa yang menyangka jika dia benar - benar Kesayangan Dewa !"
Rin mengangguk Mengerti, dengan Kata Lain Leon termasuk Orang pilihan , Selain dia memiliki kemampuan Kusus ,dia juga memiliki Kebebasan dalam membuka Aura.
Tahap Aura terdiri dari satu sampai sepuluh.
Membuka Aura sama dengan membuka kekuatan, semakin tinggi Aura yang di buka semakin banyak pula Aura yang di dapatkan.
Jadi semakin banyak Aura yang di hasilkan Tubuh, semakin kuat juga orang tersebut, Karena mereka akan mendapatkan kemampuan di luar Nalar.
Orang biasa ,biasanya Auranya tidak terbuka, Aura yang mereka dapatkan hanya dari Aura tahap satu yang belum di buka dan meluap Keluar menyelimuti Tubuh mereka.
Leon terbaring tidak berdaya Di Lantai, Cairan Hitam berbau menyengat Keluar dari tubuhnya .
Jin melepaskan semua jarum akupunturnya. dia kemudian berjalan Keluar dan membuka Pintu, Karina yang Melihat itu langsung berlari menerobos " Leon !!" Karina langsung menghambur ke Leon, dia memapahnya dan menaruh kepalanya di pangkuannya.
Karina tidak menghiraukan jika tubuh Leon Bau, yang dia pikirkan hanya keselamatan Leon " Leon, bangun Leon, Leon jangan tinggalkan Aku , Hiks..hiks..hiks..."
Sementara Angel Dan Wesley tidak berani bergerak, pasalnya Wesley menghalangi Angel yang akan berlari Juga.
Saat Melihat Jin, Wesley tiba - tiba Ambruk " Ma..Master !" Wesley Berlutut di tanah.
" Ternyata Kamu masih hidup Brown " Ucap Jin Santai.
dia kemudian melirik anak buahnya " Bantu Tuan Leon kembali ke rumahnya " Jin berjalan Menghampiri Karina. Jin tidak menghiraukan Wesley lebih dulu.
" Nona Karina , Anda tenang saja ,Tuan Leon baik - baik saja " Jin Memapah Karina Berdiri, anak Buah jin Langsung Membawa Leon Pergi ke Mobil.
Karena Takut Karina menghalanginya, Jin membuat Karina Pingsan dan menyuruh anak buahnya membawa Karina sekaligus.
Jin melepaskan Brandi yang terkena Ilusi anak buahnya, Brandi kebingungan saat dia tersadar.
dia kemudian teringat dengan Leon " dimana Tuan Leon !!" Bentak Brandi pada Jin.
Jin menghela napas " kamu ini berisik sekali, Tuan Leon sudah di antar Pulang " Ucap Jin Santai.
Brandi terkejut, dia tidak percaya dengan ucapan Jin, Sebelum Brandi bicara Lagi Jin menegur Wesley " Brown ,kamu Bawa Brandi Ke rumah Tuan Leon, dia berisik sekali kalau terus di sini "
" Baik Master !" Ucap wesley Hormat.
Setelah Wesley menjelaskan seuanya pada Brandi, Brandi baru percaya pada Jin, dan dia langsung bergegas Ke rumah Leon.
sementara Wesley pulang dengan Angel, Wesley juga meninggalkan anak buahnya untuk membantu membereskan Markas Geng Kong yang berantakan.
setelah kepergian mereka ,Jin Memanggil Cen yang tidak ikut Membawa Leon Pulang " Cen Kamu urus di sini, jaga Tuan Leon baik - baik, Aku akan bermeditasi , jaga ruangan ini baik - baik "
" Baik Tuan Jin " Cen menangkupkan Tinju.
Jin langsung menutup pintu dan mulai bermeditasi.
Setelah Membuka Aura Leon , Jin perlu menyetabilkan kembali Auaranya, jadi dia harus bermeditasi.
Tentu Saja mereka di larang menunjukan diri kecuali dalam situasi genting.
Sementara Anak buah Brandi , Edgar ,Baro, Andreas dan Luminas mereka menuruti semua perintah Cen ,Karena mereka tahu jika mereka tidak bisa berbuat apa - apa.
Brandi belum tahu apa yang sebenarnya terjadi , jadi dia belum bisa memutuskan, dia perlu konfirmasi dari Leon terlebih dahulu untuk Memutuskan Jika para Ninja kawan atau Lawan.
Sementara itu di Vila Leon, dia sedang berbaring di ranjang masih memejamkan Matanya.
Karina yang tadi di bawa Sin ,sudah terbangun Karena Sin sengaja membangunkan Karina untuk merawat Leon.
Karina dengan Telaten membersihkan Leon dengan Air hangat " Syukurlah kamu tidak apa - apa sayang " Ucap Karina Lembut.
terlihat kasih yang teramat ,dalam pandangan Karina untuk Leon.
Tiba - tiba pintu kamar terbuka " Leon !" teriak Angel.
" Tuan Leon !!" Brandi juga bergegas masuk.
sementara Wesley berjalan santai di belakang mereka, pasalnya dia yang paling tahu Siapa Jin , jadi dia yakin jika Jin tidak akan sembarangan melukai Leon.
Angel memeluk Leon " Beb , kamu tidak apa - apa kan ?"
Sementara Brandi tertegun, kekhawatirannya pada Leon sekarang berubah ,menjadi kekhawatiran pada dua Wanita Leon.
Brandi takut jika di kamar tersebut akan terjadi peperangan , dia buru - buru Pamit setelah melihat Leon baik - baik saja " Nona Karina, Nona Angel , saya pamit undur diri " Brandi bergegas keluar.
Wesley yang Melihat Brandi tergesa - gesa keluar kamar Bingung, tapi instingnya segera menangkap ,jika di kamar tesebut sedang ada malapetaka yang siap meledak.
Wesley juga langsung pamit undur diri menyusul Brandi yang sudah duluan keluar kamar.
setelah mereka berdua pergi , Tinggal Angel dan Karina yang sedang duduk di dekat Leon.
Mereka saling pandang , hingga Angel buka Suara " Kenapa kamu masih di sini ?, pulang sana !" Ucap Angel Ketus.
Karina mengerutkan keningnya, karena dia belum Tahu siapa Angel , Karina membentak Angel " Kamu cuma pelayan Kenapa Menyuruh aku pergi, aku pacar Leon jadi berhak di sini !"
Angel terkejut " Pacar ?"
" Iya , aku pacar Leon, Sekarang kamu yang pergi dari sini !" Ucap Karina sinis.
Angel menyeringai " Aku juga pacar Leon !" Angel menyilangkan Tangannya di depan Dada.
Mereka berdua beradu mulut sampai berjam - jam , untungnya mereka tidak saling jambak rambut seperti ABG.
Mereka baru berhenti saat Leon terbangun " Adu..du..duh .." Leon merintih kesakitan.
" Leon !!" Ucap Mereka berdua kompak.
...----------------...
2 bab ini sebenarnya habis aku revisi , Karena Kalian menuntut Leon bisa bela diri.😅😅
Jadi aku rubah sedikit alurnya.
Asalkan Readers senang akan ku lakukan itu.
Terimakasih yang tetap stay dengan Karya absurdku😂😂😂