Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
84. Adik Yang Baik


Sekolah beladiri pun sudah mulai menerima murid, Banyak orang yang mendaftar karena biaya yang di gratiskan.


walaupun harus membuat sebuah kontrak saat mereka pertama masuk, tapi itu semua masih menguntungkan untuk para siswa, pasalnya Mereka juga tidak di potong gaji seutuhnya, gaji mereka hanya akan di potong 5% saja.


tentu saja semua calon murid sangat bersemangat, pasalnya menjadi Body guard memiliki gaji yang lumayan besar , apalagi jika mereka direkrut oleh orang kaya , tentu 5% bukanlah jumlah yang banyak.


☆☆☆


Leon yang sedang santai di Ruang keluarga , dikejutkan Oleh Laura " Hayo Loh , kakak ngelamun jorok yah ?!"


" ck, Apasih kamu anak kecil !" Leon mendengus Kesal pada Laura.


Laura kemudian duduk di seberang Leon, dia tersenyum penuh Arti " Mikirin Kak Angel sama Karina yah ?" Laura menaik turunkan Alisnya, menggoda Leon.


" Jangan sok tahu , Sudah sana jangan ganggu Kakak " Leon mengibaskan tangannya mengusir Laura.


Laura menggembungkan pipinya, dia kemudian berbicara " Kak , Aku ini juga Wanita, sama seperti kak Angel dan Karina . Aku tahu kakak bermaksud baik , Tapi bukan seperti itu caranya " Ucap Laura Serius.


Leon mengerutkan keningnya, dia menatap adiknya lekat - Lekat ,seolah ingin mengetahui apa yang di maksud adiknya.


Laura menghela napas " Kak , Coba kakak pikirkan baik - baik perasaan Mereka berdua, dari sudut pandang Mereka ,jika Kakak yang di perlakukan seperti itu tiba - tiba ?, apa kakak akan menerimanya ?, Walaupun kakak mencoba melindungi mereka ,tapi jangan seperti ini , Bagi Wanita Lebih baik berbagi rasa sakit dengan orang yang di cintai, dari pada merasa sakit sendirian .Jika kakak tiba - tiba menjauhi mereka apa akan menyelesaikan masalah ?, apa ada jaminan musuh kakak tidak akan menyerang mereka ?, Kakak harus menjadi seorang pria seutuhnya , Aku yakin Kakak bisa melindungi mereka dengan kekuatan kakak yang sekarang , Pikirkan itu baik - baik kak " Laura bangkit kemudian meninggalkan Leon yang tertegun karena Mendengar Kuliah dari adiknya.


Leon mencerna semua kata - kata Laura , Entah kenapa Hatinya terasa sakit saat Teringat waktu melihat Angel dan Karina menangis.


Leon Merasa bersalah , pikirannya tiba - tiba melihat sepotong ingatan.


" Theia Pergilah !, Kamu masih di perlukan Oleh Dunia Ini !"


" Tidak Tartarus , Kamu jangan egois seperti ini !" Theia Menangis , saat Tartarus mendorongnya masuk ke sebuah Portal untuk menyelamatkannya.


Tartarus tersenyum " Selamat tinggal Theia, semoga kita bertemu dikehidupan selanjutnya.


" Tartarus !!!" Theia kemudian tertelan oleh Portal tersebut.


Leon Memegangi kepalanya , dia terengah - engah saat melihat Potongan ingatannya dahulu " Apa yang sebenarnya terjadi ?!" gumam Leon sendiri.


Entah kenapa saat melihat potongan ingatan Tersebut , Leon merasakan sakit yang teramat di hatinya .


Dia mencoba mengingat - ingat lagi, tapi dia tidak melihat apa - apa lagi , Leon tertegun dia merasakan dejavu dengan kejadian saat ini.


dimana dia meninggalkan Orang yang dicintainya dan mengorbankan dirinya sendiri tanpa memikirkan perasaan Pasangannya.


di kehidupan Keduanya sebagai Dewa Kematian ,dia juga melakukan hal yang sama dengan dulu, akibat kecerobohannya ,semua teman Baik dan orang yang di sayanginya Mati.


Kata - kata Laura seolah memicu reaksi berantai dalam ingatan Leon, Entah kenapa Leon semakin gelisah , perasaan Bersalahnya semakin membuncah di hatinya ,seakan - akan meledak .


Leon Bangkit dari duduknya , dia keluar dari Vilanya dan Langsung memanggil Brandi dan Jin.


" Brandi kamu ikut aku , Sementara kamu Jin , jaga keluargaku saat aku pergi dan Suruh anak Buahmu untuk mencari di mana Markas orang Bertudung Merah , Aku ingin menyelesaikan semua ini secepatnya !!" Ucap Leon Tegas saat kedua anak Buah kepercayaannya sudah di depannya.


Sementara Brandi Langsung menyiapkan Mobil, saat Leon sudah memasuki mobil Brandi bertanya " Kita mau kemana Tuan Leon ?"


" Ke rumah Drake !" Ucap leon tegas.


Brandi mengangguk mengerti, dia langsung menginjak pedal gas dan menuju kediaman keluaraga Shayne.


Laura yang sedang ada di Balkon Kamarnya Bermonolog " Dasar Cowo sama saja gak peka, harus di ingatkan dulu baru berpikir !" Laura menggelengkan kepalanya, Melihat Kakaknya yang akan pergi ke rumah Angel.


☆☆☆


Leon dan Brandi Sampai di kediaman keluarga shayne, Wesley yang melihat Mobil Leon langsung bergegas Menyambutnya.


" Selamat datang Tuan Leon " Wesley membungkuk Hormat saat Leon turun dari mobil.


" Apa Angel di rumah Wesley ?"


Wesley terkejut saat Leon menanyakan Angel, dia tidak tahu harus menjawab apa , pasalnya Wesley takut Leon akan membuat Angel menangis Lagi.


Leon menghela Napas , dia tahu apa yang ada di pikiran Wesley " Jangan khawatir, aku ke sini ingin meluruskan kesalah pahaman ini "


Saat Mendengar ucapan Leon , Wesley langsung tersenyum " Silakan Masuk Tuan Leon, Nona Angel sedang bersama Tuan Drake di dalam "


Leon mengikuti Wesley yang menunjukan Jalan padanya, karena Leon baru pertama kali Masuk di mansion Drake.


di Ruang Keluarga , Angel sedang mengobrol dengan ayahnya, dia sudah terlihat lebih Ceria di bandingkan dengan Hari dimana dia di bentak Leon.


" Selamat siang Tuan Drake !" Ucap Leon saat sampai di Ruang keluarga.


Angel terkejut saat mendengar suara Leon , dia yang sedang Asyik menonton Tv langsung menoleh kebelakang " Leon !" Gumam Angel lirih, Terlihat sorot Mata Angel yang penuh dengan kerinduan.


Drake yang sedang menemani Putrinya juga langsung menoleh ke arah suara , Drake langsung bangun dan menghampiri Leon saat melihatnya " Leon !, Ayo kemari , silakan Duduk !" Drake Meraih tangan Leon untuk Bersalaman.


Drake sudah tahu semua tentang Leon berkat Wesley ,untuk itulah dia tidak ingin Menyinggung Leon.


walaupun dia tahu jika Leon telah membuat Angel Menangis. tapi dia tidak mencoba untuk Mencarinya, karena Wesley sudah menceritakan kenapa Angel Bisa menangis oleh Leon.


" Tuan Drake Aku kesini ingin berbicara dengan Angel, apa Aku boleh meminta waktu Berdua saja ?" Leon tidak bertele - tele lagi dan langsung pada intinya.


Drake Melihat Angel , yang pura - pura tidak melihat keberadaan Mereka , Dia tersenyum ke arah Leon " oh.. silahkan, aku juga ada sedikit urusan " Drake kemudian meninggalkan Leon dan Angel.


Leon langsung duduk disebelah Angel , Saat dia baru duduk Angel langsung berdiri dan akan meninggalkannya.


Tapi Leon langsung Memegang Tangannya , Leon berdiri " Maaf Angel .."


Angel berbalik menatap Leon dan menamparnya " Plaaak !!!"