Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
Xeon Production


Mereka pun Sampai di Luxure Resto , Arin dan Lisa membawa Leon ketempat yang sudah di pesan, Mereka Memasuki Ruangan Vip .


Ada dua orang yang sudah menunggu mereka , Weliah Xeon ,Pemilik Xeon Production dan anaknya Robert Xeon .


Mereka berdua berdiri saat Melihat Rombongan Leon untuk Menghormati mereka.


Robert langsung tertarik dengan Paras Cantik Selene, dia terus memperhatikan Selene sampai Lupa Jika Ayahnya menyuruh dia untuk Menjaga Sikap.


Homusubi Yang melihat tatapan Cabul Robert , dia Membuat Mata Robert Sedikit Terbakar dengan Tekniknya.


" Arghhhh !!!, panas !!" Robert Meraung tak terkendali.


Weliah terkejut karena tiba - tiba Anaknya Meraung - raung " Robert !!, apa yang kamu Lakukan ?!, jaga sikapmu !" Weliah membentak Anaknya.


" Panas Ayah, Mata saya Panas !" Robert masih berteriak - teriak.


Arin dan Lisa juga merasa aneh dengan Robert, Pasalnya di awal pertemuan mereka, dia tidak kenapa - napa .


Sementara Leon Menggelengkan Kepalanya " Cukup Homusubi !" Ucap Leon Tegas.


Homusubi Tersenyum kecut " Baik Tuan !"


Homusubi menarik Tekniknya , Robert mulai berangsur - angsur tenang , dia Perlahan membuka Tangannya yang menutupi Matanya.


Weliah dan Yang Lain Terkejut saat Melihat Alis dan Bulu Mata Robert Menghilang, Mata Robert pun terlihat Merah.


Selene terkikik Geli saat Melihat hal Tersebut " hihihi... Homusubi kamu keterlaluan " Ucap Selene pelan kearah Pelayannya.


Arin dan Lisa yang melihat Selene tertawa ,Mereka menatap Selene dengan Raut Wajah Penuh Kecemburuan, pasalnya Selene tertawa seperti seperti itu saja sudah sangat Anggun.


" Astaga... apakah dia benar - benar Manusia !" Arin Membatin dengan ketidak percayaan.


Lisa juga memiliki pemikiran yang sama dengan Arin, Karena Pada Dasarnya Wanita akan Cenderung memperhatikan Wanita yang lebih cantik darinya dan Berusaha Menirunya.


Sementara Leon hanya menggelengkan kepalanya ,dia kemudian berkata " Tuan Weliah , apakah kita jadi membahas penjualan Xeon Production ?" Tanya Leon datar.


Weliah langsung mengabaikan anaknya dan Kembali duduk " Tentu, Tentu saja Tuan Leon !"


" Baiklah , Berapa Harga Yang anda Tawarkan ?" Leon langsung pada intinya.


Weliah terlihat berpikir sebentar sebelum dia berbicara " Tuan Leon , Karena Xeon Production Merupakan Industri Hiburan terbesar di Provinsi Brenton , Saya hanya akan Menjual 40 % saham dengan Harga 2 Milyar dolar saja "


Leon memajukan Tubuhnya dan Menatap Weliah " Begini saja Tuan Weliah , berikan aku saham 60 % dan Aku Beri 6 Milyar dolar bagaimana ?" Ucap Leon santai.


Weliah tidak menjawab ,dia terlihat Enggan dengan permintaan Leon, pasalnya jika dia memberikan Leon saham 60%, sama saja dia Menjual perusahaannya pada Leon dan dia tidak memiliki hak lagi untuk menentukan pengaturan di Xeon production.


Leon yang mengetahui itu tersenyum " Anda jangan khawatir ,Walaupun aku Memiliki saham 60% ,Aku tidak akan terlibat langsung , Aku hanya akan mengambil deviden Pertahun dan Membuat Xeon Production berdiri dibawah Naungan Hart Corporation, Selain Itu semuanya masih di kendalikan Oleh anda ,Bagaimana ?"


Weliah terkejut , Karena menurutnya Leon terlalu Murah Hati , apalagi dia membayar Harga saham dua kali lipat dari Harga Aslinya.


Weliah juga Merasa jika dia bekerja untuk Leon akan ada banyak Hal yang akan menguntungkannya di Masa depan Kelak.


Weliah Tersenyum setelah memikirkan berbgai Hal dan akhirnya dia setuju " Baiklah Tuan Leon, jika seperti itu saya setuju " Weliah mengulurkan Tangannya .


Leon pun menyambut Uluran tangan Weliah " Senang bekerja sama dengan anda Tuan Weliah "


Leon kemudian Langsung Mentransfer Uang 6 Milyar dolar Ke Rekening bank Milik Weliah .


Weliah sangat terkejut saat melihat Pesan di ponselnya " Astaga... dia benar - benar langsung mengirim Uangnya !!, sepertinya aku tidak salah mengambil keputusan " Weliah Menatap Leon dengan senang hati.


Leon Kemudian Berdiri " Arin kamu urus sisanya "


" Baik Tuan Leon !" Jawab Arin tegas.


Sebelum Leon melangkah Pergi dia melirik Robert dan berkata " Tuan Weliah , sebaiknya anda mengajari anak anda agar tidak menatap seorang Wanita seperti akan menelanjanginya !" Ucap Leon Ketus.


Weliah tersentak , dia menatap Robert dan benar saja Robert sedang memandangi Selene dengan penuh Imajinasi, pasalnya Robert terlihat sangat terobsesi dengan Selene.


" Plakkkk !!" Weliah menampar anaknya.


" Bangun kamu bodoh, jangan mempermalukan Ayahmu!" Weliah meraung Marah.


Robert teraadar dan memegang pipinya , dia menatap Ayahnya sebentar kemudian menundukan kepala, pasalnya dia tahu jika telah berbuat salah.


" Maaf Tuan Leon , saya akan lebih mendisiplinkannya lagi " Weliah Mengelap Keringat di dahinya.


Leon hanya menganggukan kepalanya, dia kemudian Meninggalkan tempat tersebut , di ikuti selene dan yang lainnya.


Saat di dalam Mobil ,suara sistem Berbunyi di benak Leon.


[ selamat anda telah membelanjakan 6 Milyar dolar . anda akan mendapatkan Cashback 200 % sebesar 12 Milyar dolar . uang telah di kreditkan ke akun Bank anda ]


Leon Kemudian membuka pesan yang baru Masuk di ponselnya , Karena dia sudah lama tidak Melihat saldonya .


( Akun Bank xxxxxxxxxx87 telah mentranfer uang Sebsar 12 Milyar Dolar . Saldo anda saat ini 21.100.080.000 Dolar.)


Leon tercengang karena Saldonya tiba - Tiba Puluhan Milyar Dolar , padahal terakhir dia mengecek Saldonya hanya 4 Milyar Dolar saja " Apakah Rosalin yang mentransfer uang padaku ?, Ah..sudahlah ,yang penting sekarang aku bisa membeli apapun !" gumam Leon dalam Hati.


Melihat Leon yang diam semenjak memasuki Mobil ,Selne bertanya " Ayah kenapa diam ?"


Leon tersadar " hem.. aku tidak apa - apa , Selene ,Lain kali kamu kalau Keluar pake Baju yang tertutup , Agar semua Pria tidak menatapmu dengan Mesum !" Leon memperingatkan anaknya.


" Tapi Selene suka Baju seperti ini Ayah , Sesuai dengan Trend Masa kini " Bela Selene pada dirinya sendiri.


Leon menghela Napas " Homusubi , Jangan terlalu memanjakan Selene disini , Walaupun dia Bisa menjaga dirinya tapi Lebih Baik menghindari masalah sebisa mungkin !" daripada memarahi anaknya Leon lebih memilih Menasehati Homusubi.


Homusubi yag mengerti Maksud Leon menganggukan Kepala ,dia tahu jika Leon tidak berniat memarahi anaknya , jadi dia berbicara seperti itu padanya.