Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
82. Helikopter Super Puma G223


Saat Leon sedang Menggali informasi dari Dewi Roh Api , Tiba - Tiba Sistem Berbunyi di Benaknya.


[ selamat Anda telah membelanjakan 455 juta dolar . anda akan mendapatkan cashback 200% sebesar 910 juta Dolar. uang telah di kreditkan ke akun bank Anda ]


Leon Menghela napas saat endengar bunyi Sistem, dia sedang sibuk membahas sesuatu yang lebih penting tapi ada yang mengganggunya.


saat Leon akan bertanya lagi Pada Dewi Roh Api ,Ponselnya Berdering , Leon langsung mengangkat Telepon tersebut " Halo, kenapa lagi Rosalin ?" tanya Leon sedikit jengkel.


" i..itu Tuan Leon , saya sudah membeli 2 buah Helikopter Super Puma G223 , Mereka akan Mengirimnya Besok Ke atap Sekolah Beladiri , Tapi yang satu lagi harus di kirim kemana , sementara Landasan di sekolah beladiri Cuma satu ?" Ucap Roasalin memastikan.


Leon Menghela Napas " Taruh di gedung Adrax Capital bisakan ?, Sudah kalau gak ada urusan lagi ,aku sedang sibuk " Leon langsung mematikan Ponselnya tanpa menunggu Jawaban Rosalin.


Sementara Rosalin di seberang Telepon gemas dengan sifat Leon " Arghhhh !!, untung kamu bosku kalau bukan Sudah aku jambak Kau !!" gerutu Rosalin Pada Ponsel yang dia pegang.


☆☆☆


Saat Leon akan bertanya Lagi pada Dewi Roh api , Malah Laura yang sekarang Beralih Jiwa dengannya " Kakak habis Nelpon siapa ?" Tanya Laura Santai.


Leon menghela napas " Mana Dewi Roh Api ?"


" Dia sedang bermeditasi, katanya mau memperkuat Auranya Dulu , Karena dia baru lepas dari Segel " Ucap Laura Acuh.


" apa kamu sudah di beritahu semua tentang Kakak dari dia ?" Leon bertanya memastikan.


Laura mengangguk , dia Memang sudah di beritahu semua tentang Keadaan Leon sekarang , Yang Membuat Leon aneh ,Kenapa Laura dengan mudahnya bisa menerima cerita tersebut.


Leon yang penasaran kemudian bertanya " Kamu tidak kaget ?!"


" Kaget Buat apa ?, Aku sudah melihat pertarungan anak buah kakak waktu Itu , aku malah bersukur jika mendapat kekuatan, jadi aku tidak perlu menyusahkan Kakak " Ucap Laura polos.


Leon mengernyitkan dahinya, dia tidak tahu harus tertawa atau menangis, pasalnya semua yang memiliki kekuatan harus menanggung beban yang berat. semakin besar kekuatan tersebut maka akan semakin berat juga beban yang dia tanggung.


Tapi Laura seolah menganggapnya Enteng, mungkin karena anak jaman sekarang terlalu Banyak membaca Novel Fantasi , jadi pemikiran mereka jadi ikut dalam Fantasi mereka.


Leon hanya bisa bersyukur Karena Laura bisa menerima kondisinya, jadi dia tidak perlu menjelaskan Lebih dulu dari awal.


dengan Begitu beban Leon sedikit berkurang, pasalnya Laura sudah membuka Aura Tahap 8, dia hanya perlu sedikit bimbingan Bela diri saja, Maka Laura bisa melindungi dirinya sendiri.


Leon Keluar dari kamar adiknya dengan Sedikit Kecewa, pasalnya dia ingin sedikit Lebih tahu tentang masa lalunya saat menjadi Dewa.


Dan Kenapa dia bisa menyelamatkan Dewi Cahaya, padahal menurut Cerita yang tertera di buku harusnya Dewa kegelapan dan Dewi Cahaya tidak akur.


Walaupun tidak bermusuhan tapi harusnya Mereka tidak akan sudi saling bantu satu sama lain, semakin memikirkan hal itu ,kepala Leon seamakin pusing.


" Sudahlah.., Lebih baik nanti aku tanya lagi sama Roh Api " Leon berjalan Meninggalkan kamar adiknya .


☆☆☆


Leon akan menghadiri acara pembukaan Sekolah beladirinya.


Leon yang sudah Rapi berjalan keluar Vila , Saat baru turun dari kamarnya, dia melihat Karina yang sudah menunggunya di Ruang Tamu .di temani kedua orang tuanya.


Saat Melihat Leon , Karina langsung berdiri dan menghampiri Leon, tapi saat Karina akan Merangkul Lengan Leon , Leon menjauhkan dirinya dari Karina.


Karina tertegun " Leon kamu kenapa ?"


" Karina lebih baik kamu Pulang , Aku sibuk hari ini !" Leon berkata dengan dingin.


Frista Menegur Leon " Leon , Jangan bicara seperti itu sama Wanita , Apa lagi dia pacar kamu " Ucap Frista Lembut.


Marvin menimpali ucapan Istrinya " Benar Nak, Karina sudah jauh - jauh Ke sini untuk bertemu dengan Kamu "


" ayah ,ibu , Aku benar - benar sibuk Hari ini, dan kamu Karina , lebih baik kamu pulang saja !" Leon langsung meninggalkan Mereka tanpa Menoleh.


Karina bagai di sambar petir, Tubuhnya Melemas , Perasaannya campur Aduk , baru beberapa Hari dia sangat bahagia karena bisa bersama Leon.


tapi Hari ini , sikap Leon Berubah 90 drajat , Karina ambruk di lantai sambil menitihkan air mata .


Frista langsung Memapah Karina untuk Berdiri, dia mencoba menghibur Karina " Nak, kamu yang sabar yah , Mungkin Leon benar - benar sedang Sibuk " Frista Memeluk Karina dan Mengusap - usap puncak kepalanya.


" Tapi Bu.. kenapa Leon tiba - tiba begini , apa salahku ?" Karina masih menangis di pelukan ibu Leon.


Frista melepaskan pelukankannya , dia menghapus airi mata Karina dan tersenyum " mungkin dia sedang banyak masalah di perusahaannya, Jadi dia sedikit sensitif, ibu yakin jika Leon Bukan pria yang suka menyakiti wanita " Frista berkata dengan Lembut.


" Benar Kak kata Ibu, Kak Leon bukan Tipe Pria yang bisa menyakiti wanita , Lebih baik kakak beri Kak Leon Waktu , Aku Yakin Nanti Kak Leon akan Seperti dulu lagi Kok " Laura yang Baru turun dari Kamarnya ,Menimpali ucapan Ibunya.


Laura bicara seperti itu Karena dia tahu semua masalah yang sedang di hadapi Leon, Jiwa Dewi Roh Api yang sekarang bersatu dengannya juga Sudah Menceritakan tentang Musuh Leon.


Jadi Kurang lebih Laura sudah memiliki Gambaran, Jika Leon Menjauhkan Orang - orang di sekitarnya agar tidak terlibat dengan Masalahnya.


Adapun Kenapa Keluarganya di suruh tinggal bersamanya juga agar dia tidak susah untuk Melindunginya.


Laura sudah menyimpulkan itu semua , Karena Yang di lakukan Leon menurutnya masuk akal , jika Laura ada di posisi Leon juga akan melakukan hal yang sama.


Tapi Laura sedikit Kecewa dengan kakaknya , Karena dia tidak mau menjelaskan secara langsung pada orang yang dekat dengannya.


padahal jika dia menjelaskannya ,pasti tidak akan ada salah paham seperti Kejadian Angel dan Karina.