Sistem CashBack 200%

Sistem CashBack 200%
69.Di Ujung Tanduk


Arin mengerti maksud Tuannya , Arin langsung mencari sebuah Tempat yang Luas , dia juga tidak lupa membeli keperluan - keperluan yang di butuhkan Leon.


Leon mengirimi Arin 50 juta Dolar untuk Menyiapkan Tempat tersebut.


Jin menghela napas , dia lupa jika Tuannya memiliki uang tak terbatas dengan Sistemnya, dia tersenyum kecut menatap Leon.


Jin menjelaskan dasar - dasar Bela diri pada Leon, dari kuda - kuda, Titik vital dan yang lain, itu semua bertujuan agar Leon Mampu mengalahkan musuhnya dengan Mudah.


Brandi yang mendengar Nasehat - Nasehat Jin untuk Leon juga ikut terlarut dalam pembicaraan tersebut.


Dia yang biasanya Berisik diam Tanpa kata, tenang bagai Air dalam sumur.


Jin memberikan sebuah buku Kuno pada Leon " Tuan Leon, pelajari buku tersebut, aku yakin teknik - teknik dalam buku tersebut akan berguna kelak "


Leon mengangguk, dia menerima buku tersebut dengan senang Hati.


saat Jin dan Leon sedang saling serah terima buku tersebut, tiba - tiba Brandi ambruk di lantai dan berlutut di hadapan Jin " Tuan Jin , Tolong jadikan saya muridmu juga !" Brandi membuang semua egonya, dia berlutut dengan sepenuh Hati.


Jin menatap Leon, dia seolah meminta persetujuan dari Leon, pasalnya dia tidak mau menerima orang yang tidak setia padanya. Leon menganggukan kepalanya, Karena Leon yakin, jika Brandi salah satu bawahannya yang paling setia.


Jin Menghela napas " Bangunlah, kamu akan belajar bersama dengan Tuan Leon "


Brandi mendongak " Terima kasih Tuan Jin " Ucap Brandi bersemangat.


Mereka Bertiga membicarakan tentang latihan tersebut hingga Sore Hari, Mereka makan dan minum juga tidak beranjak dari sana, Karena pelayan di suruh menyiapkan semuanya di tempat mereka mengobrol.


Sementara Angel tidak berani mengganggu Leon, dia lebih memilih pulang ke rumahnya agar tidak semakin gelisah ,karena di abaikan leon.


Saat sore Hari , Sistem Berbunyi di benak Leon, Menandakan jika Arin telah menyelesaikan tugasnya.


( selamat anda telah membelanjakan uang 50 juta dolar. anda akan mendapatkan cashback 200% sebesar 100 Juta dolar. uang telah di kreditkan ke akun Anda )


Leon baru akan mengecek ponselnya, Arin sudah menghubunginya lebih dulu.


Tanpa basa - basi Leon Langsung mengangkat panggilan Arin " Halo, Kenapa Arin ?" Leon pura - pura tidak tahu jika Arin sudah menyelesaikan tugasnya


" Tuan Leon, Semuanya sudah saya urus, tempat Latihan pribadi yang anda Minta sudah seperti yang anda mau, Tempat itu bisa di gunakan kapan Saja " Arin di seberang telepon menjawab.


" Bagus , Kirim alamatnya lewat WA !" Leon langsung mematikan ponselnya.


Walaupun Leon sedang membangun sekolah bela diri ,tapi dia perlu tempat latihan yang cocok, sementara Sekolah bela diri paling cepat bisa di gunakan beberapa bulan lagi, pasalnya sekolah beladiri tersebut besar ,jadi butuh pembangunan yang cukup lama.


untuk itulah Leon Menyuruh Arin mencarikan tempat Untuk latihan Kususnya, sambil menunggu sekolah bela dirinya jadi.


Leon menatap Jin " Baiklah ,tempatnya sudah siap, besok kita akan pergi ke sana "


Jin tersenyum kecut " Tentu saja Tuan Leon "


Ke esokan Harinya mereka Bertiga pergi ke tempat yang sudah di siapkan Arin, Leon tercengang Karena Arin memilih Tempat di atas gunung.


Leon bertanya - tanya, kenapa Arin bisa melihat tempat terpencil seperti itu, padahal dia hanya menyuruh untuk menyediakan tempat latihan Saja.


Yang tidak di ketahui Leon, Jika di bandingkan dengan Rosalin , Koneksi Arin lebih Luas dari Rosalin.


Awalnya Arin juga mencari tempat yang biasa saja , tapi tiba - tiba ada seseorang yang menawarkan tempat tersebut padanya.


Arin mengeceknya Langsung di tempat tersebut, dia yang Awalnya Ragu karena tempat tersebut terpencil, tapi setelah di jelaskan oleh orang yang menawarkan , dia lengsung setuju, karena menurut orang tersebut, tempat itu cocok untuk latihan beladiri.


Jin merasakan sebuah Aura kedatangan seseorang " Brandi , Lindungi Tuan Leon !" Ucap Jin Waspada.


Brandi yang mengerti Maksud Jin mengangguk " di mengerti Tuan Jin !" Brandi langsung waspada.


" Keluarlah Kalian !" Jin berkata dengan tegas.


terdengar suara orang tertawa keluar dari pepohonan yang mengelilingi Tempat tersebut " Hahahaha... tidak buruk, Kamu bisa merasakan Kami Tua Bangka !"


saat Mereka keluar dari persebunyiannya, Jin mengerutkan Keningnya Karena melihat Orang yang Auranya sudah di tahap 6 .


Jin mengirim telepati pada Leon dan Brandi " Hati - hati, mereka buka orang biasa "


Walaupun yang memiliki Aura Tahap 6 cuma Satu Orang, tapi 5 orang lainnya juga memiliki Aura tahap 5 ,itu Artinya dia setara dengan Leon , Tapi tentu saja mereka lebih unggul dalam Hal pertarungan.


" Apa mau kalian !" Tanya Jin Santai.


Pemimpin orang - orang tersebut menyeringai " Mau Kami ?, Tentu saja membunuh Kalian !" Tanpa aba - aba mereka langsung menyerang bersamaan.


Jin yang memiliki Aura tahap 7 tentu saja tidak masalah melawan mereka ber Enam, Tapi karena dia harus melindungi Leon dan Brandi, dia sedikit terkesiap Karena mereka Maju bersamaan.


Jin Menendang dua orang hingga mereka Terhempas puluhan meter dan menabrak pohon.


" Bruaaakkk !!"


" Bruakkk !!"


Orang yang memiliki Aura tahap 4 mengincar Leon , Jin yang sedang sibuk tiga orang Lainnya, sementara Brandi juga bertarung dengan seimbang denga satu orang yang berada di tahap Tiga.


Jin cukup Kerepotan, Karena walaupun Dia melawan orang dengan aura tahap 3 tapi kemampuan Kusus 5 orang itu sangat menjengkelkan.


Mereka seolah sengaja menahan Jin agar tidak membantu leon.


" Tuan Jin , Tolong Tuan leon !" Brandi terlihat terengah - engah walau sudah melepaskan semua Auranya.


Jin mengertakan giginya , Kemampuan kusus orang - orang tersebut selalu menghalangi Jin yang ingin menolong Leon.


Sementara Leon terhempas puluhan Meter Akibat tendangan dari pemimpin orang - orang tersebut.


Leon menyemburkan seteguk darah, Jika bukan Karena dia sudah membuka Aura tahap tiga , mungkin organ dalamnya akan hancur oleh tendangan tersebut.


" Cih, hanya membunuh orang seperti ini saja , apa susahnya " Pemimpin orang - orang tersebut menghampiri Leon.


dia mencengkram leher Leon " selamat jalan Orang Bodoh !" Orang tersebut mengencangkan cengkramannya.


Leon tidak bisa bernafas " Apakah ini akhir dari hidupku !" Ucap Leon dalam Hati.


" Tuan leon !" Jin melepaskan semua Auranya.


Jin mengamuk dan menghajar ke lima orang tersebut. tapi saat dia melihat Leon sudah tidak bergerak di dalam cengkraman Orang tersebut, tiba - tiba bayangan masa lalu muncul di pikirannya ,saat Tuan Lamanya di bunuh, dia juga terlambat melakukan sesuatu.


Di Alam Bawah sadar Leon " ah.. apakah aku sudah mati ?"


" kamu belum mati , Apa kamu perlu kekuatan? " Sebuah suara tiba - tiba terdengar di alam bawah sadarnya.