
Leon dan semua anak Buahnya pulang ke kediamannya , Karena menurut Jin, Leon sudah tidak perlu belajar lagi, dia hanya butuh pengalaman saat bertarung.
lagi pula Leon sudah menguasai semua dasar Beladiri, Jin juga akan secara perlahan menjelaskan tentang Aura Tahap 7 ke atas, sampai batas yang dia tahu.
Karena Jin juga baru mencapai Tahap 7 , jadi bisa di bilang jika Leon dan Jin sekarang setara, mungkin jika mereka bertarung ,Leon hanya kalah dalam pengalaman.
Di dalam Mobil Leon bergumam " Apa aku beli Helikopter saja yah, agar perjalanan tidak Lama "
Brandi yang mendengar itu mengerutkan keningnya " Kalau anda beli Helikopter, saya tidak bisa menyetir untuk anda lagi " ucap Brandi Khawatir.
" Kata siapa ?, kamu bisa belajar, lagi pula memangnya Helikopter cuma menampung 2 orang saja ?" Ucap Leon serius.
Brandi menghela napas " terserah Tuan Leon saja deh, aku mah apa atuh, cuma remahan Ciki " Brandi tersenyum tipis.
Leon menggeleng , Semakin dia mengenal Brandi , Leon semakin tahu sifat asli Brandi yang cerewet dan sering nyeleneh, padahal awal mereka bertemu ,Brandi terlihat seperti orang yang Kalem.
" Brandi , Bagaiman Kabar Bela ?" Leon teringat dengan adik Brandi.
Brandi tersenyum " dia sekarang sudah bisa berjalan Tuan Leon, terima kasih, Berkat Anda Bela bisa merasakan kehidupan yang nyaman "
Leon menggeleng " jangan berkata seperti itu, Itu semua karunia dari tuhan, aku hanya sebagai perantara "
Brandi mengangguk setuju, pasalnya semua yang kita punya di dunia ini merupakan Titipan dari Tuhan, Kita sebagai hamba hanya Menikmatinya sesaat.
Setelah Hampir dua jam perjalanan, Mobil Leon sampai di Vilanya , saat Mobil memasuki gerbang, Leon terkejut saat Melihat Karina dan Angel yang sudah menunggunya di depan pintu.
Leon Menatap Brandi , Brandi yang tahu maksud Leon tersenyum kecut " Mau bagaimana Lagi Tuan Leon, mereka berdua selalu bertanya kapan anda Pulang " ucap brandi sambil menggendikan bahunya.
Leon menghela napas " Kamu ini !"
Leon kemudian Turun dari mobil, Karina dan Angel langsung menghambur ke arah Leon " Leon !!! " Ucap Mereka serentak.
Karina merangkul lengan kiri Leon, sementara Angel Lengan kanan Leon, Leon menatap Mereka berdua tidak berdaya.
Jin yang mengikuti Mobil Leon dari belakang bersama anak buahnya , dia menggeleng " Kenapa kalau Tokoh utama selalu di kelilingi Wanita Cantik " Ucap Jin dalam hati.
Mereka semua memasuki Vila, Leon tercengang , karena Aula Vila sudah di buat seperti Tempat untuk berpesta , Makanan, Minuman , Kue dan yang lainnya, semua tersaji Lengkap di Aula.
Leon menatap Karina dan Angel " Bukankah ini terlalu berlebihan ?" Ucap leon sambil melepaskan rangkulan mereka.
" Ayolah Leon, Hargai kedua wanitamu itu, mereka sudah bersusah payah menyiapkan ini semua Loh " Ucap Jimy yang berjalan ke arah Leon.
" Jimy !" Ucap Leon tidak percaya.
" Sial !!, Kamu hanya ingat dengan Jimy saja !"
" Alan , geri !" Leon melihat kedua sahabatnya yang lain.
Leon tidak percaya jika sahabatnya akan datang , dia menatap Angel dan Karina bergantian , dia bertanya - tanya , bagaimana mereka berdua bisa tahu tentang Sahabatnya.
saat Leon Akan berbicara , Tiba - Tiba ada suara yang sangat akrab dengan Leon " Selamat ulang Tahun Leon !" Ucap seorang pria paruh baya dan Istrinya.
Leon Menatap Orang yang Berjalan ke arahnya , matanya berkaca - Kaca , Leon langsung menghambur ke arah mereka berdua " Ayah , ibu , Maafkan leon " Leon bersimpuh di Kaki kedua orang tuanya.
Frista Cloe , Ibu Leon menimpali " sudah Nak, apa kamu gak malu dengan teman - teman kamu yang ada di sini "
Leon menyeka Airmatanya, dia menoleh ke belakang , entah sejak Kapan sudah banyak temannya yang berkumpul di Vilanya.
Leon sebenarnya tidak tahu jika hari ini adalah ulang tahunnya, pasalnya dia tidak pernah merayakan ulang tahunnya sekalipun.
Dan kenapa Sahabat dan orang Tua Leon bisa datang, itu semua berkat Angel dan karina yang sengaja ingin memberikan surprise pada Leon.
Awalnya Angel dan Karina ingin memaksa Leon agar pulang hari ini , tapi setelah mereka menghubungi Brandi , Brandi bilang jika Leon memang akan pulang hari itu juga.
Jadi mereka tidak usah repot - repot merayu Leon untuk merayakan Ulang tahunnya.
Jin Menarik Brandi Keluar " Ini bukan tempat kita, Lebih baik kita berjaga di luar "
Brandi mengangguk mengerti, dia kemudian mengikuti Jin .
Jin kemudian Menginstruksikan anak buahnya agar memperketat penjagaan ,pasalnya ini merupakan Hari besar buat Tuannya.
sementara di dalam Vila , Leon sedang menerima berbagai Hadiah dari teman - temannya .
Marlyn, Lusi dan Maria yang dulu Menghina Leon , mereka juga datang dan memberikan hadiah.
" Leon selamat Ulang Tahun " Ucap Marlyn sambil memberikan Kado.
Lusi juga memberikan Kado pada Leon " Leon selamat ulang tahun "
yang terakhir Maria dengan Malu - malu memberikan kadonya. Leon terkejut karena Mereka bertiga mau hadir di acara tersebut.
Leon menatap ketiga sahabatnya , Jimi , Alan dan Geri pura - pura tidak melihat, Mereka sibuka makan - makanan yang di hidangkan di acara tersebut.
Leon menghela Napas " Terima kasih , Karena kalian sudah mau datang " Ucap Leon terpaksa.
Acara kemudian di lanjutkan dengan Meriah , semua orang menikmati acara tersebut dengan senang hati.
Marlyn dan gengnya yang berencana menggoda Leon ,mereka merasa minder saat Melihat Karina dan angel yang selalu di sampingnya.
Mereka hanya bisa menatap Leon dengan Sendu, pasalnya mereka tahu jika Leon akan lebih Memilih Karina atau Angel yang lebih Cantik dari mereka.
Setelah acara selesai , teman - teman Leon satu persatu pulang , Jimi ,Alan dan Geri pun Berpamitan Karena mereka Masih memiliki pekerjaan di perusahaan Leon.
Leon dan Kedua Orang tuanya mengobrol di ruang keluarga untuk saling melepas Rindu.
Karina dan Angel Tidak mengganggu Leon yang sedang bersama orang tuanya, pasalnya mereka tahu jika Leon sudah lama tidak bertemu dengan orang Tuanya.
...----------------...
Otor sedang menata ulang Alur cerita ,agar tidak terlalu melenceng dari Judul.
jadi tolong maklumi jika scanenya melompat - Lompat.
Tapi otor Perkirakan Mulai besok sudah normal lagiπππ