
Awalnya Brandi ingin Leon pulang saja , Biar dia yang mengurus masalah Markas.
Tapi Brandi terkejut saat Leon menyetir mobilnya ke arah Markas, Brandi sedikit khawatir jika Leon akan kenapa - napa, pasalnya dia Tahu jika Leon tidak memiliki kemampuan Bela diri.
setelah 30 menit perjalanan Mereka sudah sampai di Markas.
Brandi Bergegas menghampiri Leon saat dia turun dari Mobil " Tuan Leon , Lebih baik Anda Kembali saja dengan Nona Karina , biar saya yang urus di sini !" ucap Brandi tegas.
Tapi Leon Malah membentak Brandi " Apa kamu gila Brandi !, walaupun aku tidak bisa bela diri , setidaknya aku ingin berjuang bersama Kalian !"
" Tapi Tuan Leon..." Brandi yang melihat Wajah tegas Leon, entah kenapa jadi menciut.
Leon Menatap Karina " Sayang kamu tunggu di mobil yah, Kunci semua pintunya, jangan di buka sampai aku kembali oke " Ucap Leon tegas.
Karina mengangguk, dia langsung memasuki Mobil , Saat Leon sudah memastikan jika Karina sudah mengunci semua pintu Mobil, Leon dan Brandi bergegas memasuki Gerbang Markas.
Tapi Leon dan Brandi merasa Aneh , Karena tidak mendengar suara perkelahian di dalam Markas.
Saat Mereka memasuki Halaman , Betapa terkejutnya Brandi dan Leon , Orang - orang geng Tiger yang jumlahnya Ratusan ,semuanya terlihat Terkapar di tanah.
Ada yang sudah Mati, Terluka Berat dan terluka Ringan, Tapi Mereka yang terluka Ringan pun sudah tidak mampu berdiri , Entah Karena apa.
Brandi dan Leon bergegas memasuki Markas, saat Baru beberapa langkah Masuk , Mereka di kejutkan dengan , semua anggotanya yang bertekuk Lutut di Aula lantai Markas.
Terlihat Tiger yang berlumuran darah tergeletak di depan seorang Pria Sepuh.dengan Puluhan Ninja yang berdiri di belakangnya.
Brandi Meraung " Siapa kamu ?!, Berani sekali ka..." dia Belum selesai Bicara , Pria sepuh tersebut sudah ada di depannya dan menendang Brandi " Baangg !!"
" Bruaakkk !" Brandi terlempar Ke dinding dan jatuh.
" Tuan Kong !! " Edgar Berteriak.
Pria sepuh tersenyum ke arah Leon , Dia berjalan menghampiri Leon .
Saat Pria sepuh tinggal satu meter di hadapan Leon , Brandi tiba - Tiba menerjang " Jangan Sentuh Tuan Leon !!!"
" Wuuuuss " Suara kecepatan Brandi Meningkat pesat.
Pria sepuh yang sengaja menguji kesetiaan Brandi pada Leon Menyeringai " Lumayan Untuk seorang pemula sepertimu " Gumam Pria sepuh Lirih sambil menangkap Tinju Brandi dengan satu tangan.
Pria sepuh langsung menggunakan Totok Aura agar Brandi kembali seperti semula.
Karena kecepatannya yang luar Biasa ,mata biasa tidak bisa melihat apa yang dia lakukan.
Aura Brandi menurun , dia kembali seperti sebelum mengeluarkan kekuatan penuhnya.
Brandi menggertakan giginya , dia tahu jika dirinya bukan Lawan Pria sepuh tersebut.
" Walaupun aku harus Mati , aku akan menjaga Tuan Leon sampai Akhir !!" Brandi berteriak sambil melepaskan Tinjunya yang di cengkram Pria sepuh.
Dia mencoba Melawan hanya dengan kekuatan Biasa, tentu saja itu mudah di tangani oleh pria sepuh.
Leon yang melihat Brandi sudah kelelahan Menegur " Hentikan !, Lepaskan dia , bukankah tujuanmu ke sini untukku !" Ucap Leon tenang.
Leon yang dari tadi Memperhatikan Pria sepuh tersebut tahu, jika Pria sepuh tidak melukai semua bawahannya.
Leon juga memperhatikan, kalau Pria sepuh hanya bermain - main dengan Brandi.
Pria sepuh tersenyum, dia Menotok titik - titik Akupuntur Brandi agar tidak bisa bergerak.
Brandi hanya bisa menggerakan Mata dan Mulutnya " Jangan lukai Tuan Leon !!" Brandi yang diam seperti patung meraung.
Pria sepuh tersebut Menghampiri Leon, Brandi yang melihatnya meneteskan Air mata " Tuan Leon Maaf , aku tidak bisa melindungimu , aku terlalu lemah " Ucap Brandi dalam Hati, sambil memperhatikan pria sepuh akan berbuat apa pada Leon.
Bawahan Brandi juga tidak berani bergerak , pasalnya mereka sudah melihat, betapa mudahnya para ninja tersebut menaklukan Geng Tiger, yang sudah bergabung dengan geng Tengkorak.
Luminas menggertakan Giginya, di antara para Ketua Geng Kong mungkin dia yang terlemah, tapi dia bangkit dan menerjang " Jangan sakiti Tuan Leon !"
" Luminas !" Kong menatap Luminas dengan Kaget dan bangga, Karena mau bagaimanapun Luminas berani mempertaruhkan nyawanya demi Leon.
Saat seorang Ninja Akan bergerak menghentikan Luminas, Pria sepuh melambaikan tangannya.
Luminas menerjang dengan kekuatan penuh, tapi betapa terkejutnya Brandi dan semua geng Kong yang ada di situ.
Luminas hanya di sentil dan langsung terhempas puluhan Meter " Bruaak !!" Suara Luminas membentur meja dan Kursi.
Luminas memuntahkan seteguk darah, hingga akhirnya dia pingsan.
" Luminas !!!" Brandi menggertakan giginya.
Pria sepuh yang melihat Luminas terluka menggelengkan kepalanya, dia memanggil salah satu anak buahnya " Rin !, Obati dia !"
Seorang Ninja Wanita mengangguk, dia langsung menghampiri Luminas dan menggunakan Kemampuan kusus penyembuhannya.
" Pria Tua , apa sebenarnya Maumu ?" Ucap Leon mencoba tetap tenang, walau sebenarmya dia sangat ketakutan.
Tanpa di duga oleh Semua orang ,Pria sepuh Tersebut Ambruk di hadapn Leon " Maaf Tuan Leon saya lancang, saya hanya ingin memastikan kesetiaan anak buah Anda " Pria Sepuh menangkupkan Tinjunya sambil berlutut.
Seketika puluhan Ninja juga langsung berlutut mengikuti pria sepuh.
Brandi dan yang Lainnya terkejut, mereka tidak menyangka jika Pria sepuh tersebut adalah Bawahan Leon.
Leon menghela Napas Lega " Siapa yang menyuruhmu sebenarnya ?" Tanya Leon Tenang.
" Tuan Leon , Kami Klan Azure Yang akan Mengabdi pada anda !" Ucap Pria sepuh Sopan.
Leon terkejut , bukankah dia terlalu beruntung Karena mendapatkan Bawahan Kuat lainnya " apa mereka ada hubungannya dengan Sistem ?" Leon bertanya - tanya dalam hatinya.
Pria sepuh yang melihat Leon kebingungan ,kembali buka Suara " Tuan Leon, saya akan menjelaskan semuanya Nanti , Bisakah kita bicara empat Mata ?"
Walaupun masih sedikit Takut, tapi Leon memutuskan untuk percaya pada pria sepuh Tersebut, pasalnya mau melawanpun Mereka tidak punya harapan, jadi lebih baik menurut dari pada melawan " Baiklah "