
Seekor makhluk keluar dari tas milik Robin, ia langsung berjalan jalan menyusuri suatu ruangan yang merupakan tempat kerja dari Franky.
Melihat sebuah benda yang sangat menarik perhatiannya, dia mulai menekan tombol dengan asal dan alhasil barang itu menjadi rusak tapi untungnya tidak menghasilkan suara yang keras cuma mengeluarkan asap hitam yang membuat makhluk tersebut terbatuk-batuk dan mukanya yang putih kecokelatan telah di penuhi oleh asap hitam.
Makhluk tersebut pergi dari ruangan Franky menuju ke ruangan milik Usopp dan mengacau dan memberantakkan ruangan tersebut dan pindah ke ruangan yang biasa Nami pakai buat untuk menggambar pulau.
Makhluk itu pun mengacau di sana dan membuat tempat itu berantakan dan mengacau di gambar yang belum Nami selesai kan. Hoo, dia baru saja ingin membangunkan seorang iblis di kapal ini.
Makhluk itu memasuki ruangan Robin dan mengacau dengan membuang buku-buku ke lantai dan menimbulkan suara yang dapat di dengar oleh Brook yang memang berada di samping ruangan tersebut.
"Itu suara apa ya?" tanya Brook yang ingin melihat tapi terhenti karena teriakan Nami.
"Brook kau sedang apa?" tanya Nami yang berada di bawah.
"Yohoho tidak ada Nami-san," bohong Brook agar Nami tidak curiga.
“Sepertinya aku harus mengeceknya nanti,” gumamnya.
" Luffy seperti semuanya sudah siap," ucap Nami.
Luffy pun berjalan dan menaiki salah satu tempat duduk yang berada di tiang sedangkan Brook dan Zoro pun segera turun sambil mengibarkan layar.
Franky dan seluruh anggota mugiwara no ichimi pun berkumpul di hadapan kapten mereka sambil menuggu perintah sang kapten.
"Sudah hampir 2 tahun kita tidak bertemu, aku yakin kalian pasti sudah sangat kuat," ucap Luffy sambil tersenyum tipis.
"Kau benar," sahut Usopp.
"Entah kenapa kau sama sekali tidak cocok seperti ini Luffy," canda Zoro yang membuat Luffy terkekeh.
"Kenapa kita harus menunggu lama. Ayo kita berlayar!" teriak Luffy dengan penuh semangat dan diikuti dengan teriakan teman-temannya.
Perlahan-lahan Sunny Go mulai masuk ke dalam air dan tentu saja para marine tidak tinggal diam. Tetapi sayangnya Boa Hancock menghalangi mereka.
Usopp pun juga merasa ada yang aneh dengan para marine yang sedang mengejar Luffy, Zoro, dan Sanji. Kenapa mereka tidak ada yang datang? tanya Usopp kepada diri sendiri. Tetapi entah kenapa perasaannya menjawab bahwa gurunya yang menghalangi para marine dengan hewan berukuran raksasa.
Nami juga merasakan apa yang dirasakan oleh Usopp. Kebingungan kenapa para marine tidak juga menampakkan batang hidungnya?, tapi di dalam hatinya paling dalam dia mendapat jawabannya yaitu para warga Wheateria yang menghalangi para Marine.
Sanji juga dengan Zoro. Mereka pasti juga akan berpikir bahwa mereka di selamatkan oleh temannya selama latihan 2 tahun. Tapi bagi Sanji sama sekali tidak masalah dan malah merasa jijik dengan para okama yang membantunya selama berlatih 2 tahun lamanya.
“Aku merasa sedikit merinding,” ucap Sanji.
Chopper, Brook dan Luffy juga merasa para guru, fans dan teman-teman nya membantu untuk menghentikan aktivitas marine yang ingin menangkap mereka.
Robin hanya bisa tersenyum melihat mereka semua dan melihat kapal mulai memasuki air dan menuju petualangan sebelum ke dunia baru yaitu Fishman Island. Tempat yang konon di anggap sebagai surga dunia bawah laut dengan keindahan laut dan juga mitos yang beredar yaitu putri duyung.
Semoga kau baik baik aja ya batin Robin sambil tersenyum dan melihat ke arah jari manisnya yang ada sebuah cincin logam yang sangat mengkilap.