Shocked N Secret (Setiap Hari)

Shocked N Secret (Setiap Hari)
Hal Sepele


"Robin, kau dari mana saja?" tanya Usopp kepada Robin yang baru saja terbang menghampiri mereka di atas tubuh Haci (Teman mereka yang setengah buaya yang merupakan anak buah dari Bos Ceaser).


"Tadi aku ada keperluan sebentar," jawab Robin duduk di samping Suaminya yang sedang membuka jaket.


"Karena sudah hangat, aku tidak lagi memerlukan jaket ini," ucap Zoro membuka jaket dan juga teman temannya tidak terkecuali Robin.


"Oi buaya bisakah kau lebih cepat?" tanya Zoro sambil menyenderkan tubuhnya di tubuh Haci yang setengah buaya itu.


"Jika kau ingin cepat, lari saja sana." bentak Haci yang terus berlari.


"Aku sudah cape berlari," gumam Zoro sedangkan Robin yang ingin membelai rambut Zoro tetapi di tepis secara halus.


Apa dia masih marah? Batin Robin.


Flashback on


"Bhahahaha, jadi kalian ini tertukar?" tanya Luffy dan terus tertawa meratapi nasib teman-temannya.


"Huhu.. padahal aku tidak ingin menyakiti diriku," ucap Nami di tubuh Franky dan melihat ke arah tubuhnya yang pingsan.


"Baiklah kalau begitu aku harus mengecek," ucap Chopper di tubuh  Sanji yang ingin membuka baju Nami.


"Eh apa yang kau lakukan Sanji-kun!" bentak Nami.


"Aku Chopper," ucap Chopper yang tidak jadi memeriksa.


"Kasihan sekali, fufu." ucap Robin di belakang pipa yang sedang menyusui Zayn.


Kenapa tadi aku lupa membawa susu buat Zayn? batin Robin sambil tersenyum miris.


"Akhh, Zayn jangan digigit," Ucap Robin meringis kesakitan karena Zayn menggigit bagian sensitif.


"Zayn jangan nakal," ujar Zoro yang ada di atas pipa bertugas menjaga Robin dari mata-mata nakal teman-temannya.


Sanji yang ada di tubuh Nami mulai mengerakkan mata dan terbangun.


"Yokatta.. apa kau baik-baik saja Nami-Sanji?" tanya Chopper di dalam tubuh Sanji.


"Huh, entahlah. Yang kuingat hanya. Aku sedang bermain di air terjun dada wanita," jawab Sanji pelan di dalam tubuh Nami.


"Oi oi aku ini Cyborg  bukan dokter," ucap Franky di tubuh Chopper menghindar dari anak-anak yang mulai bermain di tubuh berbulunya.


"Nee.. Cyborg, ayo keluarkan jurus mu lagi," ujar anak-anak sambil menaiki tubuh Franky tetapi ada jiwa Nami.


Nami terus menangis melihat keadaan dirinya. "Berisik !"


Para anak-anak ketakutan karena di bentak oleh Nami yang ada di tubuh Franky.


"Kalian berhenti tertawa!" bentak Nami kepada Luffy dan Usopp yang terus tertawa dan seketika mereka berhenti tertawa.


"Jadi bisakah kalian memperkenalkan diri?" tanya Usopp di hadapan Nami, Chopper, Sanji dan Franky.


"Di mulai dari aku, aku ini Franky jadi jika kalian ingin ke dokter bukan kepadaku," jawab Franky di dalam tubuh Chopper.


"Aku Chopper," ucap Chopper di dalam tubuh Sanji sambil memegang tasnya.


"Aku Nami, aku tidak akan menembakkan laser, tidak akan pernah." ujar Nami di tubuh Franky.


Sanji mengeluarkan asap rokok dari mulutnya. "Dan kami ini adalah...."


"Nami-swan!" teriak Sanji di tubuh Nami sambil memainkan dada besar dan membuat Usopp dan Brook menjadi senang.


"Apakah aku pernah se mesum itu?" tanya Nami dengan dingin tetapi matanya berapi-api.


"Tidak kumohon, jangan melukai tubuh Nami-swan," elak Sanji yang mulai ketakutan.


"Oi Nami jangan melukai tubuhmu lagi, nanti Nami bisa mati," sahut Chopper .


"Jika kau menyentuhku 200 juta berry, jika kau melihat dalamanku 100 juta berry," ucap Nami sambil menulis di buku pink nya .


"Kau kejam sekali," ucap Sanji dan Luffy dan Usopp tertawa tetapi mereka seketika terdiam ketika kedatangan seorang tamu.


"Kau?" pekik Zoro dan terbangun dari duduknya Robin pun juga sudah keluar dari belakang pipa.


"Oi Torao," Sapa Luffy sambil melambaikan tangan menyapa Law yang sedang ada di depan pabrik tua di tengah badai salju.


"Papa," pekik Zayn turun dari Robin sambil berlari menuju ke arah Law .