
Beberapa jam yang lalu setelah Law bertemu dengan Mugiwara.
"Siapa kamu?" tanya Monet kepada sosok bayi berambut hijau yang tengah tertidur pulas.
Perasaan tidak ada anak yang berambut hijau atau hanya perasaanku saja, batin Monet sambil terus melihat ke arah sang bayi.
"Monet," panggilan dengan suara bariton berat itu membuat Monet sambil melihat ke arah belakang.
"Loh Law, bukan, kah kau tadi sudah pergi?" tanya Monet sambil menghampiri Law.
"Atau kamu ingin melakukan sesuatu," goda Monet sambil menatap wajah dingin Law .
"Aku tidak tertarik dengan seekor burung," elak Law sambil menepis tangan Monet yang berbulu .
"Terus ada apa gerangan seorang supernova ke ruanganku?" tanya Monet.
"Kau di panggil oleh Ceaser," jawab Law sambil menunjuk dengan dagu ke arah luar.
"Terima kasih Law, jika perlu apa-apa hubungi aku saja," ucap Monet dan mengepakkan sayapnya agar cepat ke ruangan kerja Ceaser.
Dasar ******. batin Law yang ingin pergi tetapi tertahan karena melihat Zayn yang sedang tertidur di sofa.
"Bukankah tadi dia bersama dengan Chopper, kenapa sekarang dia ada disini?" tanya Law sambil menepuk-nepuk pipi Zayn.
Huh pasti gara-gara ini Zoro dan Robin jadi berantem. batin Law dan membawa Zayn keluar dengan hati-hati agar tidak ketahuan Monet, juga Ceaser, begitu juga dengan Vergo.
Flashback on
"Oi Robin kenapa matamu merah?" tanya Nami sambil menyentuh pipi Robin yang basah.
"Tidak Franky, aku tadi hanya kelilipan." ucap Robin sambil menepis tangan Franky secara halus.
"Aku Nami." ucap Nami di tubuh Franky sambil cemberut.
"Nee.. Zoro, Brook, dan Sanji kemana?" tanya Robin sambil mencari ketiga orang tersebut.
"Tidak apa-apa Nami," ucap Robin sambil tersenyum tipis.
Bahkan dia tidak berpamitan denganku. batin Robin sedih.
"Law kau harus membuat tubuhku kembali seperti semula," teriak Nami.
"Bisakah kau diam, nanti dia bangun!" bentak Law sambil menepuk-nepuk punggung Zayn.
"Terus bagaimana dengan rencana kita?" tanya Usopp.
"Aku akan membawa rakun berhidung biru itu masuk ke dalam." ujar Law.
"Aku rusa !" bentak Chopper di dalam tubuh Sanji.
"Lebih baik mereka di ubah kembali dulu Law." bujuk Robin dan Law pun segera mengembalikan jiwa mereka tubuh asal.
"Tunggu dulu, kenapa aku malah berada di dalam tubuh Sanji!" ketus Nami.
"Sanji yang membawa tubuhmu bukan, jadi untuk sementara waktu kau akan di situ dulu." ucap Law dan Nami hanya bisa pasrah.
"Kita harus segera menghentikan ilmuwan gila itu !" teriak Luffy dengan penuh semangat.
Flashback off.
Beberapa jam kemudian...
Zayn pun perlahan bangun, tetapi dia malah berada di tempat yang sangat asing. Ia pun mulai berjalan tidak tahu arah, sedangkan di ruang sebelah adanya Law yang sedang bertarung dengan Vergo anak buah dari Ceaser Clown yang mengetahui dirinya telah berkhianat.
Mama dimana ya ? Tanya Zayn terus berjalan, tidak tahu arah di dalam ruangan yang sangat besar itu.
“Tapi sejak kapan Zayn bisa berada disini?” tanya Zayn yang merasa dirinya ditidurkan oleh Papa Law di atas sofa sedangkan dirinya berada di tumpukan pipa-pipa.