Shocked N Secret (Setiap Hari)

Shocked N Secret (Setiap Hari)
Punk Hazard (2)


"Ya sudah sini biar aku cium." ucap Robin sambil mencium kedua pipi Zoro dan terakhir mengecup bibir Zoro sebentar.


"Kok bentar?" tanya Zoro.


"Aku harus mandi Zoro, karena dirimu aku menjadi gerah." jawab Robin ingin keluar dari sangkar penjaga milik Zoro.


"Mandi bareng?" tanya Zoro dan Robin melotot.


"Haha, aku bercanda sayang." ujar Zoro sambil mengecup pipi Robin dan melangkah ke arah kamar mandi yang ada di sangkarnya.


Robin bernafas lega, karena dirinya tahu jika dia mandi dengan Zoro. Bisa di pastikan hingga Zoro bahkan bisa saja malam hari baru mereka selesai.


...📚👒🍙...


"Minna, makan siang telah siap!" teriakan dari Sanji memanggil para rakus langsung berlari ke arah dapur.


"Yeay, akhirnya makan!" teriak Luffy dengan semangat dan segera duduk di atas kursi dan perlahan-lahan seluruh kru pun datang.


"Luffy, kenapa kau tidak menunggu aku!" bentak Nami dan duduk di sampingnya.


"Kau lama." ucap Luffy.


Pletak


"Ittai," meringis Luffy ketika mendapatkan pukulan cinta dari sang kekasih.


"Kau ini benar-benar!"


"Fufu, kalian ini semakin lama semakin mesra ya. " komentar Robin yang baru datang membuat Nami bersemu merah.


Tidak lama datang Zoro dengan Zayn yang masih tidur.


"Sudahlah lebih baik kita makan, Sanji aku sudah sangat lapar. Di mana dagingku?" tanya Luffy dengan ganas.


"Tenanglah sedikit, ini juga sudah siap. " jawab Sanji.


Mereka pun makan siang dengan suka cita dan penuh canda tawa. Urutan duduknya dari kiri Luffy ada Nami, Usopp, Chopper dan Brook. Sedangkan di kanan Ada Robin, Zayn (di pangkuan Robin), Zoro dan Franky.


...🍙👒☕...


"Nee.. minna jaga kemudi, agar tetap di jalur." perintah Nami yang menggunakan jas hujan berwarna pink di depan dapur.


"Angin kencang sekali." ucap Usopp dan Chopper sambil berpegangan di pembatas agar tidak jatuh.


Luffy sangat senang dengan cuaca seperti ini, bahkan dirinya sangat bersemangat.


"Huaaaaa," teriak Luffy menikmati cuaca.


"Robin, Zayn ada di mana? " tanya Franky.


"Dia ada di kamar Franky, bisa sedang tidur." jawab Robin.


"Kapan cuaca ini berakhir? Aku sudah sangat kedinginan di sini." seru Usopp.


"Jangan banyak mengeluh, lagi pula ini New World," elak Nami tetapi suasana pun menjadi tegang.


Seluruh para kru Mugiwara terkejut, dengan suara sedih seseorang dari arah dapur. Ketika di selidiki itu adalah suara dari den-den mushi, mereka menerima sinyal dari seseorang yang mengatakan bahwa dirinya sedang kedinginan dan menghindar dari serangan samurai.


"Yohoho samurai?" tanya Brook.


"Kenapa Brook?" tanya Sanji.


"Entah kenapa... kata samurai mengingatkanku dengan peristiwa 2 tahun yang lalu. Bukankah begitu Zoro-san? " Zoro hanya merenungkan perkataan dari Brook sambil memegang pedang Shisui.


"Apa mungkin dia dari Wano kuni? " tanya Robin.


"Wano kuni?" tanya balik Nami.


"Wano kuni di juluki negeri para samurai, negeri ini sangat tertutup terlebih lagi Wano kuni sama sekali tidak bekerja sama dengan Marine. " jelas Robin memberitahu Negeri Wano kuni.


"Sugoi, samurai. Aku ingin dia menjadi kruku. " ucap Luffy dengan girang.


Pletak


"Kau jangan memasukkan orang dengan mudah menjadi kru!" bentak Nami.