Shocked N Secret (Setiap Hari)

Shocked N Secret (Setiap Hari)
Pertarungan dengan Z (2)


"Aku takut jika akan terjadi sesuatu di kapal ini." gumam Usopp di sampingnya ada Robin yang sedang mengendong Zayn.


"Zayn, jangan tangis terus dong." ucap Robin menenangkan Zayn yang sedari tadi ingin bersama dengan Zoro.


"Dia kenapa Robin?"


"Biasalah." jawab Robin.


Di sini terlalu bahaya, lebih baik aku menaruh Zayn di tempat aman. Batin Robin.


"Aku mau menaruh Zayn dulu," ujar Robin menuju ke arah sangkar burung milik Zoro, dirinya terbang agar lebih cepat ke sana.


"Nee.. Franky apakah di sana, baik-baik saja?" tanya Usopp.


Aku merasa sesuatu akan terjadi. Batin Franky.


Tidak berapa lama terdengar suara ribut dari arah dalam, dan juga adanya beberapa kapal yang sangat besar hampir mengepung Sunny Go.


"Kyaaa!" jerit Usopp ketika ada dua orang masuk ke dalam kapal.


"Aku Ain, wakil admiral dari Neo angkatan laut. Kalian bajak laut serahkan kapal kalian." ucap seorang gadis berambut biru ketika sudah berada di Sunny Go.


“Aw, kami tidak akan mungkin menyerahkan kapal kami kepada kalian.” Franky mulai menyerang lelaki berbaju Ninja.


"Loh Nami-san, apakah kau baik-baik saja?" tanya Brook ketika melihat Nami yang keluar dari dapur.


"Dia sangat agresif, siapa mereka berdua?" tanya Nami kepada 2 orang yang masuk ke Sunny Go.


"Oi nona beraninya kau ingin menyita kapal kami." ucap Franky.


Franky pun berniat menyerang Ain tetapi langsung di tahan oleh akar-akar pohon bikinan dari temannya. Sedangkan Ain yang ingin menyerang Robin tertahan oleh Nami.


Dia kuat, batin Nami menahan pedang Ain menggunakan climat tacknya.


Robin yang sudah datang pun mencoba melepaskan Franky dari akar-akar tumbuhan itu, dan juga menyerang lelaki berkostum ninja tetapi kurang cepat.


Pertarungan semakin sengit ketika Chopper, Usopp dan Brook turut membantu tetapi malah di tahan oleh lelaki ninja.


Ninja itu membuat tanaman rambat sehingga membuat Chopper, Usopp, Franky dan Brook tidak bisa bergerak. Robin segera turun dan membantu Franky terlepas dari tanaman rambat itu.


"Nami!" jerit Chopper ketika melihat Nami tiba-tiba menghilang dan hanya menyisakan bajunya saja setelah dipegang oleh Ain.


Chopper pun mulai menyerang Ain tetapi ketika di sentuh oleh Ain, dia pun turut menghilang. Ain mendekat dan menyerang Brook dengan kekuatan buah iblisnya.


"Seis Fleur," Robin pun mengeluar tangan buatannya dan menahan Ain.


"Sudah kuduga kau juga seorang pemakan buah iblis." ucap Robin. "Apa yang sebenarnya kau lakukan kepada Nami dan Chopper?"


"Robin jangan menyentuhnya!" jerit Nami dengan tubuh menyusut tetapi terlambat, Robin sudah di sentuh terlebih dahulu.


“Modo-modo!” Tubuh Robin perlahan mulai menyusut dan membuat Robin terkejut akan hal itu.


“Aku adalah pemakan Modo-modo no mi, apapun yang aku sentuh semuanya kembali 12 tahun lebih muda,” jawab Ain sambil memperlihatkan kekuatannya.


“Sekarang dirimu berumur 18 tahun.”


“Kyaaa! Aku kecil sekali!” jerit Chopper melihat dirinya.


“Jika aku menyentuhmu lagi maka totalnya 24 tahun dan jika kembali menyentuh lagi maka kau akan menghilang.”


Zayn terbangun mendengar suara ribut dan mulai beranjak keluar tetapi ditahan oleh tangan buatan milik Robin.


Kamu jangan keluar Zayn! Batin Robin sambil melihat ke pintu kamar wanita.


Trio monster pun juga keluar dengan sang kapten Neo angkatan laut.


Z keluar dan naik ke atas kapal bersama Ain dan Ninja itu. Z memakai jubahnya dan menangkap tubuh Luffy dan mengucapkan hal yang paling dibenci Luffy.


“Impian menjadi raja bajak laut, itu sangat konyol!” bentak Z dan melempar Luffy.


"Ini adalah akhir kalian bajak laut, tembak! " seru Z dan kapal-kapal pun sudah menembak ke arah kapal mugiwara no ichimi.


“Sunny!” teriak Franky terus dalam tanaman rambat ketika Sunny terus diserang untuk dijatuhkan ke dalam laut.


“Sial!” teriak Usopp yang masih dalam tanaman rambat.


“Chopper, tolong cepat sedikit!” ucap Sanji yang terkena tanaman rambat begitu juga dengan Zoro.


“Luffy!” isak Nami yang sedang menolong Zoro.


“Luffy kita harus keluar dari sini!” ucap Robin kepada Luffy. Luffy yang geram segera meminta Franky untuk diselamatkan.


“Kami percaya kepadamu Sunny!” ujar Franky yang telah kembali memegang kemudi kapal.


Di saat situasi sedang genting seperti itu pun, akhirnya mereka berhasil keluar dengan selamat.