
Wefina memandang sahabatnya itu tak ada kesedihan tapi yang ada ketegaran di matanya, Wefina menanggukan kepalanya.
Di kediaman keluarga Hugo.
Jack berada di kediaman keluarga Hugo selain menemui Jeffrod nyonya Inggrit juga mengundangnya makan malam.
Ketika sedang bicara dengan Jeffrod dan tuan Alfred terdengar suara HP berbunyi.
Drt drt drt
Jack melihat siapa yang menghubunginya." Nona Wefina" kata Jack, melihat panggilannya walau pelan mereka tetap bisa mendengarnya.
" Siapa Wefina ?" Tuan Alfred, tidak mengenalnya.
" Dia sekretaris CEO perusahaan Frederic Group juga sahabat dari dokter Quenny" kata Jeffrod.
" Angkat Jack siapa tahu penting, Jeff dadd rasa itu soal mereka" kata tuan Alfred, penuh harap.Jack melihat Jeffrod yang menanggukan kepalanya.
" Hidupan speakernya" kata Jeffrod, Jack segera mematuhinya.
" Assalamualaikum, tuan Jack" kata Wefina, dimana suaranya dapat di dengar semua orang.
"Waalaikum salam ,nona Wefina apakah ada pekerjaan yang harus kita bicarakan?" Jack
Wefina melihat sahabatnya ada senyuman di wajahnya sambil menanggukan kepalanya.
" Bukan ini soal Andrean dan Fina .ku rasa tuan sudah tahu masalahnya" kata Wefina.
Jack yang terkejut dengan perkataan Wefina ia melihat semua orang di sana membuat tuan Alfred juga lainnya heran.
" Ya nona saya tahu yang anda maksud, tapi apakah ini benar atau anda hanya mempermainkan kami" kata Jack, mencoba untuk mencari kebenaran.
Wefina senyum smirk ia tak menyangka Jack akan berpendapat tentangnya begitu.
" Jika anda tak percaya ya sudah saya takkan mempertemukan anda dengan mereka" kata Wefina, mematikan HP.
" Dasar menyebalkan Quenny kita tak usah mempertemukan Andrean dengan mereka" kata Wefina, kesal.
" Wef" kata Quenny.
" Habis ku kesal Quenny masa ia kamu bohong" kata Wefina, Quenny menggelengkan kepalanya dan mencoba untuk menenangkan sahabatnya.
Setelah Wefina mematikan HP Jack menatap jeffrod dan lainnya.Ia menceritakan semuanya tentang pembicaraannya dengan Wefina.
" Kamu yakin dengan itu ,Jack ?" Tuan Alfred.
" Dari perkataannya begitu tuan ia ingin bertemu membicarakan tentang tuan dan nona kecil" kata Jack.
" Dia bicara sebenarnya kan bukan untuk mempermainkan kita" kata tuan Alfred, sedangkan Nyonya Devira menangis.
" Jeff, gimana menurutmu?" Avi, memeluk ibunya sambil menangis.
" Jika dia bicara seperti itu pasti benar dokter Quenny takkan berbuat curang ku yakin itu" kata Jeffrod.
Jeffrod segera meminta Jack menghubungi Wefina untuk bertemu, Jeffrod segera mengirim pesan pada Wefina kalau Jeffrod dan keluarga lainnya bersedia bertemu.
Wefina dan Quenny sedang menyiapkan makan malam Quenny ingin memasak kesukaan kedua anaknya.
" Maaf nona ini ada kue bolu dari ibu nona Wefina" kata Mbak Ila, memberikan kotak kue pada Quenny.
" Itu pasti dari acara tadi siang biasa Quenn ibu sering menghadiri pengajian mungkin itu kue sisanya, mereka suka sekali memasak kue sampai berlebih" kata Wefina.
Quenny tersenyum dan mengatakan pada Wefina tolong sampaikan rasa terima kasihnya.
Tin
Wefina melihatnya ternyata ada pesan dari Jack memberitahu kalau bersedia bertemu .
" Quenn" panggil Wefina, melihat sahabatnya merapikan meja.
" Ya" Quenny, senyum melihat Wefina memegang HP dan dia tahu maksudnya.
" Jadi mereka bersedia bertemu katakan pada mereka kita bisa bertemu seminggu lagi di restoran X" kata Quenny.
Wefina memeluknya ia tahu sahabatnya berusaha tegar.
" Baik aku akan mengatakannya" kata Wefina.Mbak Ila dan bibi Ena tidak tahu apa yang terjadi.
Tapi mereka tahu ini bukan sesuatu yang baik sedangkan Avi tak sabar lagi bertemu dengan kedua anak yang terpaksa pisah lima tahun lamanya.