
Perusahaan Hugo Group
Jeffrod memenjamkan matanya ia memikirkan bagaimana caranya untuk memberitahu Quenny soal jati diri kedua anak yang berada bersamanya.
" Sebaiknya aku ke sekolah bukankah sudah waktunya mereka pulang" kata Jeffrod, bersiap ke sekolah.
Jack melihatnya keluar segera menyusulnya. " Tuan muda, anda mau kemana kita sudah ditunggu oleh klien" kata Jack, awalnya menjemput Jeffrod untuk menemui klien tapi melihatnya keluar segera menyusul.
" Jack, aku akan ke sekolah soal klien Kamu dan Wilona yang menemuinya" kata Jeffrod, Jack menanggukan kepalanya dan menghubungi Wilona.
Dalam ruangan rapat.
" Tuan Jack gimana nih klien kali ini sangat penting akan sulit kita menghadapinya tidak bersama tuan muda" bisik Wilona.
" Kamu tenang saja saya yang akan menghadapinya " kata Jack, Wilona menanggukan kepalanya.
" Maaf tuan Santoso tuan muda Jeffrod tak menghadiri rapat kali ini karena ada urusan yang tak bisa di tunda" kata Jack.
Brak
Tuan Santoso sangat marah hingga memukul meja.
" Apa-apaan ini bos kalian berani tak datang padahal kita sudah mengaturnya sejak lama jangan bilang bos kalian hanya menanggapi kami hanya tak ada artinya" geram Santoso, menatap tajam ke arah Jack dan Wilona.
" Tuan Santoso jaga bicaramu" seru Jack, ikut marah ketika Jeffrod dihina.
Tuan Santoso tersenyum sinis. " Jaga bicaraku pada orang yang tak menghargai kami katakan pada bos mu kerja sama ini batal. Ingat aku akan membalas kalian atas hari ini" ancam tuan Santoso.
" Tuan Jack kita harus gimana? " Wilona, merasa takut dengan ancaman.
" Wilona kembalilah ke ruanganmu aku akan memberitahukan hal ini pada tuan muda " kata Jack. Wilona menanggukan kepalanya kemudian kembali ke ruangannya.
Sedangkan Jeffrod sudah sampai di sekolah kedua keponankannya tak lama ia melihat Fina duduk sendirian sambil memakan bekalnya.
" Fina, kenapa dia sendirian tidak ada yang menjemputnya" kata Jeffrod, sedikit marah karena belum ada yang menjemputnya.
" Dimana gadis itu jika ada sesuatu yang terjadi padanya lihat saja nanti akan kuberi ia pelajaran" kata Jeffrod, mobilnya berhenti tak jauh dari sekolah ia keluar dari mobil dan berniat menemui Fina.
" Fina, kenapa tak menunggu di ruangan guru" kata guru.
" Nggk guru Fina suka disini jika kak Andrean keluar Fina bisa langsung memanggilnya" kata Fina, tersenyum.
" Emangnya supir yang biasanya menjemputmu dimana? " guru.
" Hari ini mama akan menjemput bu guru makanya Fina ingin menunggu kak Andrean disini" kata Fina.
" Baiklah bu guru akan menemanimu disini sampai kak Andrean datang" kata guru.
" Fina, kenapa bekalnya tak habis? " guru.
" Hehehe. bu guru sengaja Fina tinggalkan agar makan bersama kak Andrean" kata Fina, menutup bekalnya.
Mereka menunggu dua jam disana tanpa mereka sadari Jeffrod mendengar pembicaraan mereka, dua jam berlalu Andrean keluar.
" Baiklah itu kak Andrean ibu pergi dulu kalau esok Fina masih ingin menunggu kak Andrean masuk saja ke ruangan guru" kata guru.
" Baik bu" kata Fina, memanggil Andrean tak lama kemudian Quenny datang.
" Beruntung gadis itu datang tepat waktu, sebaiknya aku meminta orang untuk menjaga Fina selama ia menunggu Andrean" kata Jeffrod.
Ketika mendekati mobilnya terdengar suara HP.
" Jack" kata Jeffrod, melihat siapa yang menghubunginya.
" Halo Jack gimana hasil rapatnya? " Jeffrod, masuk ke dalam mobil.
" Tuan" Jack menceritakan semuanya yang terjadi di ruang rapat.
" Baiklah kita tunggu apa yang dilakukannya" kata Jeffrod, dengan dingin.
" Tuan Santoso beraninya bermain denganku" .