
Semalam Wefina sudah memberitahu Queny soal perusahaan Hugo Group bertemu dengannya dan ia terkejut mendengarnya siapa yang tak mengetahui perusahaan Hugo Group
Karena esok harus ke rumah sakit untuk memberi perawatan pada Avi Hugo, maka Queny minta Wefina dan Rega mewakilkannya.
" Mama, kemaren guru mengatakan kalau seminggu lagi libur karena siswa kelas enam ujian" kata Andrean, mereka berada du meja makan.
" Berapa hari, sayang?" Queny.
" Seminggu ma, tapi guru memberikan tugas" kata Andrean, memberitahukan tugas diberikan.
" Mama ayo kita liburan" kata Fina, ikut mendengarkannya.
" Emangnya putri mama ini mau liburan kemana? " Queny, senyum melihat tangannya diletakan di dagunya Andrean ikut berfikir.
" Gimana kalau kita ke wahana bermain" kata Wefina, masuk ke dalam bersama bibi, semua mata tertuju padanya.
" Aunty kenapa datang tak ucap salam" kata Fina, dengan tajam.
" Keponankan aunty cantik ini aunty sudah ucap salam tapi tak di dengar untung ada bibi kalau tidak aunty menunggu lama " kata Wefina, duduk di samping Fina.
" Bibi, biar aunty tunggu di luar saja" kata Fina, Wefina membesarkan matanya.
" Fina" panggil Queny.
" Maaf aunty" seru Fina, Wefina tersenyum dan menanggukan kepalanya.
" Wahana? " Queny, mengingat permainan wahana di luar kota.
" Ada wahana yang baru buka di tepi pantai dan ada villa " kata Wefina.
" Siapa yang membangun? " Queny, tidak mengetahui tentang.
" Aku juga tak tahu, aku tak sengaja dengar orang kantor membicarakannya katanya ada aktris membangunnya biasa untuk menambah cuan" kata Wefina.
" Mama" kata Andrean, dengan harap.
" Sayang tenang aunty akan mencarikan lokasi Villa yang strategis" kata Wefina.
Andrean dan Fina bersiap ke sekolah bersama mbak Ila dan diantar oleh supir. Wefina mengantar Queny ke rumah sakit.
Sudah beberapa hari Avi menstabilkan keadaannya dan hari ini ia akan melakukan CT Scan, Jefford sudah memberitahu orangruanya tentang keadaan kakaknya.
Nyonya Devira dan tuan Jefford berada di rumah sakit untuk menemani sang putri.
"Sayang" kata nyonya Devira, mengkhawatirkan putrinya.
" Mom tenanglah Avi baik saja, Avi hanya sakit kepala mungkin karena koma kemaren" Avi mencoba menenangkan mommynya tuan Alfred memegang tangan putrinya dan Jefford berdiri di samping kakaknya.
Jack tidak ikut karena ada pertemuan dengan Wefina dan Rega, sesuai dengan perintah Queny mereka akan menemui pihak perusahaan Hugo Group selain memberi perawatan pada Avi Hugo Queny juga ingin menyelesaikan pekerjaannya di rumah sakit sebelum mereka liburan.
Restoran
Wefina dan Rega bertemu pihak perusahaan Hugo Group di Restoran, mereka berjanji di ruangan privat agar pembicaraan tak ada gangguan.
" Tuan Rega maaf telah membuatmu menunggu lama" kata Jack, bersalaman dengan Rega tiba matanya tertuju pada seorang gadis muda yang sejak tadi diam ia fokus dengan tablet.
" Tuan Jack kenalkan ini Wefina ia sekretaris CEO kami, nona saya minta maaf karena tak dapat hadir karena ada urusan yang tidak dapat di tinggal" kata Rega, mereka mulai membicarakan bisnis.
" Maaf tuan Jack boleh saya ingin tahu? " Wefina, dengan santainya.
" Jika ada yang ingin dipertanyakan silahkan" kata Jack, dengan dinginnya.
Wefina tersenyum. " Orang ini sangat dingin sepertinya bosnya hampir sama" guman Wefina, tidak dapat di dengar oleh Jack.
" Saya tak menyangka pihak anda akan menghubungi kami, siapa yang tidak mengenal perusahaan Hugo Group sebuah perusahaan terbesar di Amerika dan ingin bertemu dengan perusahaan kami yang biasa saja" kata Wefina.
" Nona jangan merendah siapa yang tak mengenal perusahaan Frederic Group, perusahaan terbesar di Indonesia mungkin asia, tapi setiap usaha pasti ada turun naiknya" kata Jack, Wefina menanggukan kepalanya sedangkan Rega hanya mendengarkan.
Kemudian mereka mulai membicarakan kerja sama, perusahaan Jefford mengeluarkan produk baru sedangkan perusahaan Queny menyediakan bahan dan lainnya.