Menjadi seorang ibu

Menjadi seorang ibu
Episode 62


Jack yang telah mendapatkan informasi mengenai Quenny segera menemui Jeffrod ia tak sabar dengan gambar yang telah ia potret di berikan pada Jeffrod.


Kediaman keluarga Hugo


Nyonya Devira bersama pelayan sedang menyiapkan makan siang, hari ini Jeffrod dan suaminya berencana makan siang di rumah.


" Nyonya sayur ini gimana masaknya" kata kepala pelayan. Nyonya Devira tak mengizinkan pelayan membantunya hanya kepala pelayan bersama.


" Di buat rumis saja bi jangan lupa pakai sosis karena suami dan putraku menyukainya" kata nyonya Devira.


" Baik nyonya" kata Kepala pelayan. Nyonya Devira dan kepala pelayan melanjutkan masakan mereka.


Jeffrod dan tuan Alfred baru kembali dari perusahaan.


" Assalamualaikum, selamat siang bi, dimana istriku? " Tuan Alfred.


" Wassalam tuan besar, tuan muda. Nyonya di dapur menyiapkan makanan" seru bibi. Mereka menanggukan kepala.


" Jeffrod pergilah ke kamar membersihkan diri setelah itu kita makan siang bersama " kata tuan Alfred.


"Baik dad. Bi jika Jack sampai suruh dia menemuiku di ruang makan" kata Jeffrod, baru saja mendapat kabar dari Jack kalau ia telah mendapatkan informasi yang ia minta.


" Baik tuan muda" seru bibi. mohon diri untuk pamit.


" Apa yang kau perintahkan pada Jack hingga kau minta ia di ruang makan dan sejak pagi daddy tak melihatnya di kantor? " tuan Alfred.


" Nanti ku beritahu dad kalau begitu aku ke kamar" kata Jeffrod, pergi ke lantai dua menuju kamarnya begitu pula dengan tuan Alfred.


Bibi memberitahu pada nyonya Devira kalau suami dan putranya sudah pulang.


" Kalian lanjutan sisanya aku akan menemui suamiku" kata nyonya Devira, para pelayan menanggukan kepalanya.


Tuan dan nyonya Hugo sudah berada di meja makan hanya menunggu kedatangan putra mereka.


' Dad gimana dengan perusahaan? " Nyonya Devira.


" Biasanya mom banyaknya masalah yang terjadi" kata nyonya Devira, mengkhawatirkan suaminya.


" Aku percaya padanya mom hanya saat ini aku tak bisa meninggalkan perusahaan apalagi putra kita itu sedang mencari cucu kita. Setelah mereka bersama baru aku pensiun dan menikmati kebersamaan dengan cucu kita" kata tuan Alfred, menenangkan istrinya.


" Sebentar lagi keinginan daddy akan terpenuhi" kata Jeffrod, yang sudah berada di belakang mommynya.


Tuan dan nyonya Hugo tersenyum melihat putranya.


" Apa yang kau maksud, sayang? " Nyonya Devira, menatap ke arah suami dan putranya sedangkan tuan Alfred hanya menaiki bahunya.


" Sebentar lagi Jack datang semoga saja dia membawa kabar baik" kata Jeffrod, memandang orangtuanya yang penuh dengan banyaknya pertanyaan.


Nyonya Devira mengajak mereka makan siang sebelum dingin.


Sedangkan Jeffrod baru saja sampai di kediaman keluarga Hugo satpam yang melihat kedatangannya segera membuka gerbang, mobil Jack masuk kedalam.


" Pak tuan muda ada di dalam? " Jack, pada satpam.


" Sudah tuan Jack" kata Satpam. Kepala pelayan menyambutnya dan mengantarnya ke ruang makan seperti di katakan Jeffrod.


" Selamat siang tuan, nyonya besar" kata Jack, dengan hormat.


" Jack mari makan siang dulu baru kalian bicara " kata tuan Alfred, tahu tujuan dari orang kepercayaan putranya.


Awalnya Jack ingin menolak tapi melihat tatapan Jeffrod terpaksa ia makan siang bersama.


Jeffrod bersama orangtuanya sudah duduk di ruang tengah menunggu kabar yang di berikan oleh Jack.


" Apa yang kau dapatkan Jack? " Jeffrod.


" Apakah kau telah menemukan cucu kami? " Duga nyonya Devira, bahagia.


" Tenanglah mom biar Jack bicara " kata tuan Alfred.


Akhirnya Jack menceritakan semuanya yang ia selidiki mulai mengikuti Queny dari pagi sampai ke rumahnya bahkan ia melihat Andrean pun tak luput ia katakan.


" Apa"