
Hari ini merupakan hari yang begitu istimewa buat Naila dan Keanu. Mereka akan bersanding dan mengesahkan hubungan mereka baik secara agama maupun negara.
Kediaman Keanu menjadi saksi acara pernikahan mereka. Para tamu undangan sudah berdatangan, baik tamu dari rekan bisnis Keanu sampai kerabat dan keluarga besarnya.
Jangan lupakan si Kembar Danish dan Danisha yang menjadi Pangeran dan Putri di acara ini. Mereka terlihat tampan dan cantik. Danish yang begitu tampan dengan setelan jas persis seperti Keanu kenakan. Sedangkan Danisha, ia terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin mini seperti Maminya kenakan saat ini.
Ya, Naila terlihat begitu cantik setelah mendapatkan sentuhan dari tangan gemulai seorang MUA terkenal seantero negeri. Serasi dengan gaun pengantin yang sedang ia kenakan, yang merupakan rancangan Sarrah.
Setelah berbagai acara dilewati, akhirnya Naila pun sah menjadi Nyonya Keanu. Semua orang bahagia, apalagi keluarga besar Keanu yang rela datang dari jauh hanya untuk melihatnya bersanding bersama sang Istri yang sudah memberinya sepasang anak kembar yang comel-comel.
"Selamat ya, Keanu! Hah, aku jadi iri. Cobalah carikan aku satu lagi yang seperti istrimu," ucap salah seorang keluarga dekat Keanu yang sebelumnya tinggal di negara asal Keanu.
"Cari saja sendiri, bukankah kamu akan tinggal disini?!" sahut Keanu sambil membuang muka.
Lelaki itu terkekeh kemudian mengulurkan tangannya kepada Naila. "Kenalkan, namaku Justin. Aku adalah Adik sepupu Keanu," ucap Justin sembari meraih tangan Naila.
Keanu kesal dan segera menepis tangan Justin dari tangan istrinya. "Jangan sentuh istriku!"
Bukannya marah, Justin malah tergelak melihat Keanu yang begitu posesif kepada sang Istri.
"Dia sepupuku yang paling menyebalkan, Naila! Dia itu pengangguran dan sekarang mengemis pekerjaan kepadaku. Dan malangnya, kenapa aku bersedia menerima dirinya menjadi salah satu bawahan ku sekarang," ucap Keanu.
"Apa kamu tau kenapa suamimu itu suka cemburu padaku, Naila?" tanya Justin sambil melirik reaksi Keanu.
Naila menggelengkan kepalanya sambil menatap wajah Keanu yang menekuk.
"Karena dia selalu kalah dalam bersaing denganku. Ketika dia masih muda dulu, wanita yang dia incar selalu berakhir menjadi kekasihku," ucap Justin bangga.
"Diam kau!" kesal Keanu.
Naila tersenyum mendengar perdebatan kecil yang dilakukan oleh Keanu dan Justin. Keanu memang sering menceritakan tentang dirinya dan Justin ketika mereka masih berkumpul. Mereka memang jarang akur, tetapi mereka saling peduli satu sama lain.
"Ya, sudah! Aku pergi saja. Aku tidak ingin membuat hari spesial Keanu rusak karena diriku," ucap Justin sembari melangkahkan kakinya menjauh dari pasangan itu.
"Pergilah yang jauh," sahut Keanu.
"Hubby, sudahlah!" bujuk Naila sembari memeluk lengan Keanu. Keanu tersenyum kemudian mengelus tangan Naila dengan lembut.
"Kami hanya bercanda, Baby."
"Ehem,"
Keanu dan Naila sontak melihat kearah asal suara. Ternyata dia adalah Adnan yang sedang menggandeng seorang wanita cantik.
"Kak Adnan!" seru Naila.
"Selamat ya, Naila, Keanu." Adnan mengulurkan tangannya kepada Keanu dan Naila. Dan disambut hangat oleh pasangan yang tengah berbahagia itu.
"Terima kasih, Adnan." Keanu tersenyum sembari melirik seorang wanita cantik yang kini sedang memeluk lengan Adnan.
"Oh iya, aku sampai kelupaan. Aku dan Arumi sudah bertunangan dan akan segera menyusul kalian secepatnya," tutur Adnan sembari mengelus lembut lengan Arumi yang sedang memeluk lengannya.
Naila dan Keanu saling tatap sambil tersenyum. Merekapun turut bahagia mendengar berita baik itu. Akhirnya Adnan menemukan tambatan hatinya.
"Ah, Kak Adnan! Kapan acara pertunangan Kakak dilaksanakan? Kok Naila tidak tahu? Dan sekarang tiba-tiba saja kalian bilang ingin segera menikah," tanya Naila
"Kami membuat kejutan untuk kalian semua, bahkan Tante Mira pun sangat terkejut setelah mendengar keputusan kami," sahut Adnan sembari menatap Arumi. Arumi tersenyum manis, wanita berambut pirang itu terlihat semakin cantik ketika tersenyum.
"Tentu saja dan aku harap kalian bersedia hadir ke acara pernikahan kami nanti,"
Setelah berbincang-bincang lama, Adnan dan Arumi pun pamit. Ternyata Arumi gadis yang baik. Ia juga sangat ramah dan enak untuk diajak bicara.
"Ku rasa Kak Adnan cocok sama Arumi," ucap Naila.
"Ya, mereka memang sangat cocok. Eh, Arumi itu anaknya Nyonya Rahma, Bukan?Desainer terkenal itu?" tanya Keanu sambil mencoba mengingat-ingat siapa Arumi sebenarnya.
"Yup! Hubby, kenal?"
"Tentu saja. Sama halnya Sarrah, Nyonya Rahma juga salah satu rekan bisnis ku. Aku bahkan mengundangnya, tapi aku tidak tahu, apakah Nyonya Rahma hadir atau tidak," tutur Keanu.
"Ehm," Naila pun mengangguk pelan.
.
.
.
"Akhirnya mereka menikah juga. Mereka pasti bangga 'kan, karena sudah berhasil menyingkirkan aku dari hidup mereka!" kesal Melisa.
Ternyata berita pernikahan merekapun sampai ke telinga Melisa yang masih menjalani masa hukumannya di penjara.
"Sudahlah, Melisa! Tidak ada gunanya kamu membenci mereka. Toh, kamu juga yang salah karena sudah mengkhianati kepercayaan Keanu, 'kan?!" ucap Bu Rita, mencoba menghibur Melisa.
Saat itu Bu Rita menjenguk Melisa di penjara dan membawakan makanan kesukaan anaknya itu.
"Heh, sejujurnya aku masih kesal, Bu. Dan aku tidak rela saja melihat mereka bahagia diatas penderitaanku!"
"Mel, sebaiknya kamu tidak usah memikirkan mereka lagi. Biarkan mereka berbahagia. Sebaiknya kamu fokus sama anakmu, Melisa. Sekarang, dia tumbuh jadi anak yang cantik dan sangat sopan, walaupun tanpa kasih sayang dari seorang Ibu. Ibu bangga, ternyata Andre berhasil mendidiknya dengan baik."
Raut wajah Bu Rita terlihat sendu karena teringat akan cucunya yang kini tumbuh bersama Andre.
"Aku sudah tidak peduli sama anak itu, Bu. Yang harus aku pikirkan bagaimana caranya menyambung hidupku setelah keluar dari tempat ini! Aku tidak ingin hidup susah lagi, Bu! Sudah cukup penderitaan yang kurasakan selama ini," keluh Melisa.
. . .
Malam pun tiba.
Setelah putra dan putrinya tertidur pulas. Keanu mulai menghampiri pengantin kecilnya yang sedang sibuk menyisir rambut panjangnya. Keanu memeluk Naila dari belakang kemudian mencium tengkuknya berkali-kali.
"Ayo, Baby. Kita berbulan madu malam ini," ucap Keanu.
"Ehm, maaf Hubby! Naila tidak bisa," sahut Naila sembari berbalik dan menghadap Keanu.
"Kenapa?" tanya Keanu sambil menautkan kedua alisnya.
"Naila lagi dapet, maaf ya."
"Huft!" Keanu melenggang pergi ketempat tidur dan menjatuhkan dirinya dengan wajah menghadap bantal.
...***...