
!" sahut Pak Bud ketika di akhirat nanti. Hafid riwayat Jangan banyak omong !" Kenzie memotong ucapan Gerhana. " Hidup lo kebanyakan hadits sampe nggak sadar dosa udah banyak !" ucapnyerhana menoleh kemudianesungguhnya, orang yang suka mempersulit hidup orang, maka disulitkan kembali ketika di akhirat nanti. Hafid riwayat .....angan banyak omong !" Kenzie memotong ucapan Gerhana. " Hidup lo kebanyakan hadits sampe nggak sadar dosa udah banyak !" ucapmenoleh kemudian menjitak kencang kepala Kenzie.Gerhana, lo semalem Pulang dianterin Liona !" tanya Bima menginterogasi. ia masih kurang Percaya dengan Liona yang mengantarkan Gerhana Pulang dari kelabLiona," gumamnya. Gerhana tak ingat apa-apa tentang kejadian semalam," Gue nggak inget apa-apa. Gue cuma inget semalem gue rasain Pusing Dan gue liat lo berdua tinggalin gue sendirian di kelab Setelah itu hukum nggak sadar yang bawa Pulang gue itu siapa,Bertendernya kasih minuman yang salah. Minuman lo itu kadar alkoholnya tinggi banget," jelas KenzieMabuk ? Liona semalem anterin gue Pulang Pas gue mabuk ? Jangankan itu, Liona aja nggak tau bar yang kita datengin," gumam GerhanaMungkin Liona nanya sama anak-anak sekolah sebelah ?" tanya Kenziel istirahat baru saja berbunyi menghamburkan siswa-siswi yang sedari tadi jengah menunggu bel istirahat. " Ayo ke Kantin Lupain aja masalah semalem yang Penting Gerhana selamat," ajak Bima, Gerhana dan Kenzie Pun beranjak. Gerhana sempat menatap Liona dan tersenyum kecil. Liona Pun membalasnya dengan senyuman.Ayo, Na, ke kantin Gue laper banget dari Pagi belum makan," ajak MonLiona mengangguk dan berdiri dari duduknya. Sejenak ia menatap Naura yang hanya melintasinya begitu saja. Liona menghentikan langkah. Naura sangat tumben Naura memakai masker. Merasa Penasaran cewek itu menarik masker Naura dengan Pelan. ia terkejut saat melihat luka lebam Pada Pipi Naura dan sedikit goresan Pada sudut bibirnya Naura lo kenapa ?" tanya Liona. ia menyentuh Pipi Naura dengan Pelanaura memalingkan wajahnya lalu menggeleng. " A-aku nggak apa-apa, Sorry aku duluan," PamitnyNAURA GUE CUMA MAU NANYA LO KEMARIN NGAPAIN SAMA CELINE !" teriak Mona. saat Naura mulai menjauh dari Pandangannya. Mona menghela nafasnya. ia menatap Liona. " Apa si Nenek Lampir itu ya, Na, ya udah bully Naura di luar sekolah,"ona meraup wajah Mona. " Jangan berprasangka buruk Mona Bisa aja Naura itu .... " Ucapan Liona terpotong lantaran melihat siswa-siswi yang berlari-larianda apa sih ?" tanya Liona Pada Mona. Mona menggeleng dan mengangkat bahunya acuh. Merasa Penasaran buru-buru Liona dan Mona keluar. Di Papan Mading sudah banyak murid yangergerombol.Minggir-Minggir dong ! Aw, aw Jangan dorong-dorong kali !" omel Liona saat merasakan badannya hampir terhuyung. " Farah ini ada ap ......" Liona mematung di tempat saat ia melihat sesuatu tertempel di Papan Madinrah menoleh kaget saat melihat Liona di sampingnya, buru-buru ia mencabut kertas tersebut dari Papan Mading. Liona hendak merebutnya tapi Farah menepis tangan Liona.ar ! Gue mau liat," sentak Lioarah menggeleng cepat. " N-nggak Na, l-lo jangan liat g-gue ...." Farah tersentak saat Liona merebut kertas yang dipegangnyntung Liona berdetak sangat kencang begitu matanya menangkap sesuatu di kertas tersebut. ia meremas kuat ujung kertas. sebulir air matanya turun begitu saj L-Liona sorry ....." lirih Farah merasa gagal menyembunyikan foto tersebut dari Lion