
kalaha mereka sibuk berbincang dan bercanda tentang masa depan mau ke mana mereka setelah lulus SMA dan membicarakan di mana kuliah nanti. Banyak minuman yang mereka minum, Terutama Bima yang tepat akibat kembung meminum banyak minuman sodaberbincang mereka tak sadar sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Kondisi kelab nampak bertambah ramaUdah ngantuk gue inget besok sekolah !" ajak Bima berdiri dengan sempoyongan menahan ka Pangkal hidungnya. Jantung cowok itu berdetak sangat kencang, suhu tubuhnya juga memanas. " Kalian duluan aja, gue nanti," kataJangan aneh-aneh deh lo Nanti bokap Lo ngamuk gue sama Kenzie yang kena !" tegur Bima, ayo Pulang. " Kenzie menarik tangan Gerhana. Namun, cowok itu menyentaknya sentak Gerhana refleks. membuat Bima mengerutkan dahinya bingung. Bima menyenggol lengan Kenzie. Namun Kenzie menggelengkan kepalanya tanda tak tama Sampe jam dua belas lo belum Pulang juga gue jemput," ujar Bima. Gerhana mengangkat jempolnya kemudian Cowok itu membuka kancing baju bagian atasnya dan menyadarkan tubuhnyaemudian Bima dan Kenzie meninggalkan Gerhana yang duduk sendirGerhana mengabur, bahkan sekitarnya terasa berputar ia memukul Pinggiran sofa berpikIr siapa yang memberikan minuman alkohol kepadanyaya. ia sedikit membuka matanya saat merasakan rengkuhan Pada Pinggangnya. Gerhana mendominasi menatap cewek yang duduk di sampingowok itu mengabur. Namun, Gerhana masih bisa tersenyum saat menatap cewek itu di sampingnyaersebut sempat mengangguk. ia menuntun Gerhana untuk berdersenyum. Meskipun tak bisa melihat sepenuhnya wajah cewek di hadapannya. Gerhana merasakan ini adalah Pelukan milik Liona. Cowok itu memeluk erat tubuh cewek di sampingnya bahkan ia menyandarkan kepalanya Pada bahu cewek a," lirih Gert Gerhana rasakan di kepalanya. " Kamu kenapa ? tanymenggeleng sebagai jawaban. Untuk sekadar berbicara saja rasanya sangat bera, anterin aku Pulang," Pin itu menuntun lengan Gerhana untuk bangun dari duduknya. ia merengkuh Pinggang Gerhana agar cowok itu tidak terjatuh Meskipun jalannya sedikit terseok-seok. Tapi cewek itu tetap bisa menyeimbangkan langkanya, menjaga Gerhana agar tidak terj dua insan tersebut, dua cowok berlari tergesa-gesa memasuki kelab. Kenzie menolehkan kepalanya memastikan Gerhana masih ada di siniggak ada," ucap Kenzie Pelanpa Gerhana udah Pulang, Ken ? Perasaan belum lama kita tinggal tadi," kata Bimi Perjalanan tadi, Bima dan Kenzie tiba-tiba mengkhawatirkan Gerhana. Akhirnya, mereka kembali ke kelab untuk menyusul Gerhana. Namun, Bima dan Kenzie tidak melihat sosok yang mereka cari. Kenzie tak menjawab ucapan Bima. ia menghampiri salah satu bertender yang tengah membereskan meja mereka tadi.orry, lo tau Gerhana di mana ?" tanya Kenzie tanpa basa-basiGue tadi lihat Gerhana Pulang sama cewek. Nggak tau ceweknya siapa yang gue dengeritu, kan, lo, ?" jawab Gerhana tak mau kalaha mereka sibuk berbincang dan bercanda tentang masa depan mau ke mana mereka setelah lulus SMA dan membicarakan di mana kuliah nanti. Banyak minuman yang mereka minum, Terutama Bima yang tepat akibat kembung meminum banyak minuman sodaberbincang mereka tak sadar sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Kondisi kelab nampak bertambah ramaUdah ngantuk gue inget besok sekolah !" ajak Bima berdiri dengan sempoyongan menahan ka Pangkal hidungnya. Jantung cowok itu berdetak sangat kencang, suhu tubuhnya juga memanas. " Kalian duluan aja, gue nanti," kataJangan aneh-aneh deh lo Nanti bokap Lo ngamuk gue sama Kenzie yang kena !" tegur Bima, ayo Pulang. " Kenzie menarik tangan Gerhana. Namun, cowok itu menyentaknya sentak Gerhana refleks. membuat Bima mengerutkan dahinya bingung. Bima menyenggol lengan Kenzie. Namun Kenzie menggelengkan kepalanya tanda tak tama Sampe jam dua belas lo belum Pulang juga gue jemput," ujar Bima. Gerhana mengangkat jempolnya kemudian Cowok itu membuka kancing baju bagian atasnya dan menyadarkan tubuhnyaemudian Bima dan Kenzie meninggalkan Gerhana yang duduk sendirGerhana mengabur, bahkan sekitarnya terasa berputar ia memukul Pinggiran sofa berpikir siapa yang memberikan minuman alkohol kepadanyaya. ia sedikit membuka matanya saat merasakan rengkuhan Pada Pinggangnya. Gerhana mendominasi menatap cewek yang duduk di sampingowok itu mengabur. Namun, Gerhana masih bisa tersenyum saat menatap cewek itu di sampingnyaersebut sempat mengangguk. ia menuntun Gerhana untuk berdersenyum. Meskipun tak bisa melihat sepenuhnya wajah cewek di hadapannya. Gerhana merasakan ini adalah Pelukan milik Liona. Cowok itu memeluk erat tubuh cewek di sampingnya bahkan ia menyandarkan kepalanya Pada bahu cewek a," lirih Gert Gerhana rasakan di kepalanya. " Kamu kenapa ? tanymenggeleng sebagai jawaban. Untuk sekadar berbicara saja rasanya sangat bera, anterin aku Pulang," Pin itu menuntun lengan Gerhana untuk bangun dari duduknya. ia merengkuh Pinggang Gerhana agar cowok itu tidak terjatuh Meskipun jalannya sedikit terseok-seok. Tapi cewek itu tetap bisa menyeimbangkan langkanya, menjaga Gerhana agar tidak terj dua insan tersebut, dua cowok berlari tergesa-gesa memasuki kelab. Kenzie menolehkan kepalanya memastikan Gerhana masih ada di siniggak ada," ucap Kenzie Pelanpa Gerhana udah Pulang, Ken ? Perasaan belum lama kita tinggal tadi," kata Bimi Perjalanan tadi, Bima dan Kenzie tiba-tiba mengkhawatirkan Gerhana. Akhirnya, mereka kembali ke kelab untuk menyusul Gerhana. Namun, Bima dan Kenzie tidak melihat sosok yang mereka cari. Kenzie tak menjawab ucapan Bima. ia menghampiri salah satu bertender yang tengah membereskan meja mereka tadi.orry, lo tau Gerhana di mana ?" tanya Kenzie tanpa basa-basiGue tadi lihat Gerhana Pulang sama cewek. Nggak tau ceweknya siapa yang gue denger