KISAH UNTUK GERHANA

KISAH UNTUK GERHANA
Bab 11 Dia bukan bahan taruhan


dari arah mejanya Pun langsung menangkup Pipinya, " OM ..... " Kenzie membekap mulu Bima CONTOHNYA,"" kayaknya cocok kalau Liona Jadian sama Gerhana. Wajah mereka aja hampir mirip. Apalagi coba yang kurang ?" sahut Dion dari mejanya Kurang akhlaknya," jawab Kenzie dengan santai.Mendengar itu, Bima melempar gumpalan kertas ke arah Kenzie. ia sendiri yang bilang tidak boleh meledek Gerhana, tapi ia juga yang meledek Gerhana. inikah yang dinamakan laki-laki selalu benar ?


Na, kalau lo sama Gerhana, gue jamin dia bakal bucin terus. Dia kalau serius sama satu orang nggak main-main ! kata Bima menyakinkan Liona. Emang dia Pernah serius sama satu cewek ?" tanya Dionkayaknya cocok kalau Liona Jadian sama Gerhana. Wajah mereka aja hampir mirip. Apalagi coba yang kurang ?" sahut Dion dari mejanya


" Kurang akhlaknya," jawab Kenzie dengan santaiMendengar itu, Bima melempar gumpalan kertas ke arah Kenzie. ia sendiri yang bilang tidak boleh meledek Gerhana, tapi ia juga yang meledek Gerhana. inikah yang dinamakan laki-laki selalu benar " Na, kalau lo sama Gerhana, gue jamin dia bakal bucin terus. Dia kalau serius sama satu orang nggak main-main ! kata Bima menyakinkan Liona. Emang dia Pernah serius sama satu cewek ?" tanya Dion


Ya-ya nggak sih, " jawabnya kikuk, Tapi gue jamin Playboy udah tobat. bakal kebalik sifatnya. Yang tadinya hobi main hati cewek, nanti dia bakal serius jagain satu cewek,"


Gue nggak ada angan-angan buat jadi cewek Gerhana. Secuil Pun nggak ada ! ucap Liona melenggang ke tempat duduknya.


" Ya-ya nggak sih, " jawabnya kikuk, Tapi gue jamin Playboy udah tobat. bakal kebalik sifatnya. Yang tadinya hobi main hati cewek, nanti dia bakal serius jagain satu cewek,"


" Gue nggak ada angan-angan buat jadi cewek Gerhana. Secuil Pun nggak ada ! ucap Liona melenggang ke tempat duduknya.


" Gue Pegang omongan lo ya, Na. Awas aja kalau lo kemakan sama omongan sendiri, " Ujar Bima menatap Liona dengan tatapan memicing.


Liona mendongak dan mengangkat jempolnya. Jangankan untuk menjadi kekasih Gerhana, mempunyai Perasaan secuil apa pun tidak ada.


...•••••...


Liona melebarkan bola matanya, " Gue nggak minta dipeluk sama lo!"


" Kenapa lo nggak dorong gue aja !" Liona terkekeh, " Bilang aja lo modus. " Lalu Liona menunjuk wajah Gerhana, " Lo suka kan sama gue,"


Gerhana menurunkan tangan Liona dari depan wajahnya. ia menatap Liona dengan serius, senyum mengejek yang tadinya terbit di bibir Liona Perlahan memudar


" Kalau iya, kenapa ?"


Bima yang menyaksikan itu dari arah mejanya Pun langsung menangkup Pipinya, " OM ..... " Kenzie membekap mulu Bima


" Diem ! bentak kenzie sedikit memelankan suaranya. jika tidak seperti ini, Bima akan merusak suasana. Bima adalah Perusuh andal. Entah di situasi apa pun itu, Bima akan merusaknya dengan teriakan yang mampu mengejutkan orang di sekitarnya.


Gerhana maju beberapa langkah dan berdiri di hadapan Liona, " Kalau gue nggak suka sama lo, mana mungkin gue lakuin itu semua buat lo ?" Gerhana menoleh menatap teman-teman kelasnya yang turut menatapnya. Cowok itu kembali menatap Liona kemudian berkata," Lo suka rangkai bunga ya ? Liona tak menjawab cewek itu seperti terhipnotis dengan manik mata dan Pesona Gerhana," Soalnya hati gue selalu berbunga-bunga saat di dekat lo," ucapnya diiringi senyuman tipis di bibirnya. Gerhana mencolek hidung Liona sebelum ia melenggang Pergi.


" OMG BISA AJA TUTUP DETERJEN,"


Setelah melihat kepergian Gerhana. Liona menyentuh dadanya yang berdebar kencang. Lagi dan lagi jantungnya dibuat tidak aman saat dekat dengan Gerhana. Melihat itu seluruh siswa-siswi kelas ini bersorak heboh Apalagi Bima yang Paling heboh di antara mereka semua. Cowok itu berdiri di hadapan Liona.


" OMG LIONA ! Bima langsung bertepuk tangan, " DAEBAK ! JANGAN DIRAGUIN LAGI TENTANG KEMAMPUANNYA GOMBALNYA GERHANA BAKAL BISA BIKIN ORANG LUPA DUNIA LIONA CONTOHNYA,"