KISAH UNTUK GERHANA

KISAH UNTUK GERHANA
Bab 14 Tamparan Mantan


Dengan napas tersengal-sengal. Mona mendobrak Pintu kelas 12 IPS 3. Langkah cepatnya menghampiri Liona dan menggebrak meja yang ditempati Liona.


" LIONA GAWAT LO HARUS TAU INI, NA !" ucap Mona histeris. " Di mading depan lagi ramai-ramainya Berita gempar tentang lo sama Gerhana masuk mading sekolah," jelas Mona


" H-hah ? M-maksud lo ?"


Mona memutar bola matanya. Kenapa Liona yang cerdas ini tiba-tiba menjadi sangat lemot ? Mona mendudukkan dirinya di samping Liona


" Lo Pasti tau, kan tentang gosip lo dari Gerhana yang masuk ke Instagram lambe turah SMA Garuda ? Liona langsung mengangguk. " itu dia Berita lo sekarang udah sampe ke mading !"


" Hot news Couple terhits 2022," eja Liona membaca tulisan Pada lembar yang tertempel di Papan mading.


" Lo seriusan Pacaran sama Gerhana Liona ? Kenapa lo mau sama dia," tanya salah satu siswi


Liona membalikkan badannya menatap banyaknya siswa-siswi yang mengerubunginya


" Gue nggak Pacaran sama Gerhana Jangankan Pacaran deket aja nggak," jelasnya


" Terus ini apa ? Rani menunjuk Papan mading. " Dan kemarin ? Apa yang diucapin sama Gerhana kurang jelas menurut lo ?"


Liona langsung menatap Rani dengan sangat heran. " Demi apa lo Percaya sama omongan busuk Gerhana ?" Liona tertawa Pelan. " Cuma orang-orang bodoh yang Percaya sama berita ini dan omongan sampah Gerhana,".


Liona melepas kertas berita Palsu itu dengan kasar dari Papan mading. " Lo cuma dibodohi Gerhana dengan cara kemarin biar dia bisa lepas dari lo semua Ngerti," ujarnya, " Mana Farah ? tanya Liona mencari keberadaan Farah-siswi yang memegang akun lambe turah SMA Garuda.


" WHY FARAH ADA DI SINI EMANGNYA KENAPA ? Farah menerobos kerumunan siswa-siswi dan berdiri di samping Liona.


" Lo yang udah sebar berita sampah ini, kan," Liona mengangkat kertas itu di hadapan Farah.


Farah langsung menganggukkan kepalanya. " Sesuai yang gue liat kemarin bukan hanya ucapan Gerhana yang klaim Lo aja, tapi yang di lapangan futsal juga. Yang Gerhana anu-ekhem !" Farah tertawa Pelan, " Mana mungkin seorang Farah lewatin berita hangat kayak gini ?"


" Waaahhh ...... " Liona menunjuk Farah tak habis Pikir, " Berita hangat mata lo !"


" Loh ada yang salah ?" tanya Farah bingung


Liona menempelkan kertas yang ia Pegang itu tepat di dahi Farah


" Lo lebih baik tanya ke diri lo sendiri. Kayak gini tuh, bener apa nggak, " kata Liona. ia menepuk jidat Farah dengan keras. Dengan Perasaan yang menggebu-gebu, Liona melenggang Pergi


" LIONA ! LO MAU KE MANA TUNGGUIN GUE !" teriak Mona berlari mengejar Liona.


...•••••...


Segerombolan siswa memasuki gudang tersembunyi di SMA Garuda satu cewek bernama Rani, mendorong seorang cowok hingga cowok itu terduduk di kursi. Tiga Puluh siswa-siswi cantik yang diketahui jajaran Para mantan Gerhana tengah melingkari Gerhana yang duduk seperti buronan.


" Lo semua Pada ngapain sih bawa gue ke sini ?" tanya Gerhana.


" Nyesel gue sempet luluh sama banci kebon kayak lo !" tunjuk Rani Pada Gerhana.


Gerhana mengedikkan bahunya tak acuh.


" itu sih bukan salah gue,"


" Enak banget lo ngomongnya ! tunjuk Felly


" Terus mau lo semua apa ? Gue udah jelasin nggak selamanya lo terus-terusan jadi Pacar gue. Gue juga ada masa depan sendiri," ucap Gerhana. " Emang lo semuanya mau gue jadiin istri, " ia menatap mereka semua dengan bergilir


" Emang gue mau sama lo ?" kekeh Gerhana


Salah satu siswi berdiri di hadapan Gerhana. " Kenapa harus Liona Gerhana Kenapa harus Liona yang lo Pilih ? Liona Pantes buat lo,"


" Kenap .... "


" KARENA DIA ITU TERLALU BAIK BUAT LO !" Potong mereka dengan kompak hingga membuat Gerhana terlonjak kaget


" Lo beneran Pilih Liona ? tanya salah satu dari mereka dengan bersedekap dada dan mengangguk santai.


" Kenapa ? Dari awal gue Pacarin kalian bukan karena keinginan gue sendiri. Tapi karena gue ini kasian dan bosen aja sama kalian semuanya," ucap Gerhana. Tiga Puluh siswi itu menatap Gerhana terkejut jadi, mereka selama ini hanya seorang berjuang sendiri ?


Rani mendekati Gerhana sambil tersenyum. " Gue mau kasih hadiah terindah buat lo untuk yang terakhir kalinya boleh ? Setelah ini, gue bakal ada harapan lebih baik ke lo,"


" Apa ? tanya Gerhana


" Namanya juga hadiah. Rahasia dong. "


Gerhana memutar bola matanya dengan malas, " Ya udah apa ?"


Rani menoleh ke belakang dan tersenyum ke arah teman-temannya. Mereka maju menghadap Gerhana. Tak lama tamparan bertubi-tubi Gerhana terima. Seolah tak mempunyai rasa kasihan sama sekali. mereka tersenyum Puas.


" ini hadiahnya Gimana ? Enak kan ? ejek Rani. " Setelah ini gue males muncul di hadapan lo lagi. Muka lo bagai bakteri bagi gue, " ucapnya


Kemudian, Farah melenggang keluar dari gudang disusul oleh yang lainnya. Pintu gudang tertutup dengan kencang hingga mengejutkan Gerhana


" SIAPA JUGA YANG MAU SAMA LO DARI AWAL GUE NGGAK ADA RASA APA PUN SAMA KALIAN SEMUA !" teriak Gerhana menggebu, " Shhh, aw !" rintihnya ngilu sambil memegangi Pipinya yang terasa Panas.


Pintu gudang terbuka lebar menampilkan Bima dan kenzie Bima melebarkan bola matanya melihat kondisi Gerhana yang seperti habis tawuran. " OMG GERHANA LO HABIS DICABULI SIAPA, NAK !"


" Kapok nggak Gerhana ? tanya Bima seraya mengompres Pipi Gerhana yang memerah dengan air dingin.


" Nggak usah banyak omong Obatin yang ben-gila, Pelan-pelan bangsat,"


" Tau diri dikit lo ! Udah dibantuin bukannya terima kasih malah ngatain. Harusnya gue nggak tolongin lo tadi, biarin lo jadi mayat sekalian di dalam gudang !" ujar Bima dongkol


Gerhana menoyor kepala Bima, " Gue bisa lawan mereka sendiri !"


" Pendusta lo setan ! Mana yang katanya bisa lawan Sendiri ? lo tadi kayak korban cabul !" ejeknya


Gerhana menggulung lengan seragamnya hingga menampilkan otot-otot lengannya. ia meremas tangannya dan meregangkan otot lehernya.


" Mau coba Bima ? Kayaknya gue udah lama nggak buat orang babak belur orang Lo bisalah gue jadiin samsak Mau Bima ?"


" Ng-nggak Gerhana Makasih Kenzie aja lo jadiin samsak. Pasti dia ikhlas, Ya, kan, Ken ?" Bima menyenggol lengan Kenzie, Kenzie memutar bola matanya


" Lo udah berapa kali korbanin Perasaan cewek Belom kapok kayaknya lo kalau belum dapet balasnya, " ujar Kenzie diangguki oleh Bima


Gerhana menggeleng, " Nggak siapa yang berani main-main sama gue Jangankan gue Pacarin, gue rayu dikit aja mereka semua udah meleleh,"


" BELUM SAATNYA AJA GERHANA SEKARANG LO BOLEH MAININ SERIBU CEWEK SESUKA LO TAPI NANTI LIAT AJA, LO BAKAL LULUH DENGAN SATU CEWEK BAHKAN LO BISA SAKIT HATI DENGAN SATU CEWEK BELUM SAATNYA AJA !" kata Bima menggebu-gebu