Bukan Janda Biasa

Bukan Janda Biasa
S2 Kak bri yang terbaik


Sekitar lima belas menit menunggu, akhirnya brian keluar dari ruang ganti dengan pakaian casual nya. Brian merapikan rambut nya yang masih basah dengan tangan nya. Brian segera menghampiri lio dan duduk di samping gadis itu.


Lama lio terdiam memandang kakak nya yang sangat tampan itu."Kak bri.. hiks.. hiks..".Lio kembali menangis sampai sesegukan. Brian mendekati lio lalu membawa gadis itu ke dalam pelukan nya. "Lio kenapa lagi?? ".Tanya Brian sambil menyeka air mata yang jatuh dari pipi mulus milik lio.


Lio tidak menjawab pertanyaan Brian, Gadis itu terus saja menangis di pelukan brian.


" Masalah kai lagi??".Tebak Brian. Karena selama ini lio selalu menemui nya dan menangis di kamar nya hanya karena masalah percintaan.


"Iya.. Hiks.. hiks.. Kai,, kai —


Lio tidak melanjutkan ucapan nya dia kembali menangis histeris. " Apa yang sudah di lakukan bajingan itu pada tuan putri xavier??".Guman bri sambil mengepalkan tangan nya. "Kai tadi datang ke kelas lio, lalu dia terang terangan mengungkapkan kalau dia selama ini punya pacar selain lio. Bahkan dia bawa pacar nya ke kelas lio.. Huaaaa. Hati lio sakit kak!!!..".Ucap lio yang masih saja menangis.


Rasa nya dada lio sesak saat mengingat kejadian itu. Lio benar benar benci pada lelaki yang bernama Kai itu.


Brian mengurai pelukan nya, Ia kemudian memegang pundak lio dengan kedua tangan nya.Salah satu tangan Brian mengusap pipi mulus liona. " Lio nggak pantas nangisin cowok brengsek kayak Kai".Ucap Brian sambil menatap manik mata berwarna biru itu.


" Lalu lio mau apa?? ".Tanya Brian, Brian tidak memiliki pengalaman tentang percintaan. Namun Brian memiliki seorang yang sangat ia cintai. Dan Brian sudah berencana untuk melamar wanita itu dalam waktu dekat. Membayangkan wajah cantik wanita itu membuat Brian tersenyum.


" Kak bri!! ".Panggil lio. Bri pun tersadar dari lamunan nya. " Bagaimana cara nya supaya lio bisa buat Kai kembali suka pada lio. Lalu nanti dia minta balikan sama lio, lalu dia mutusin pacar nya. Dan di saat itu lio akan balas perbuatan nya".Ucap lio sambil tersenyum tipis. Padahal beberapa menit lalu gadis itu menangis histeris. Sekarang dia malah tertawa. Brian di buat gemes oleh tingkah lio. Dari kecil hingga berumur delapan belas tahun sikap gadis itu tidak pernah berubah.


"Lio sekarang lio sudah tau kan kalau pacaran itu tidak ada manfaat nya. Jadi kakak minta kamu fokus pada kuliah kamu. Jangan sampai kamu gagal cumlaude".Ucap Brian dengan suara lembut nya..


" Tapi, lio nggak Terima Kai bahagia dengan pacar nya".Ucap lio yang kembali menundukkan kepala nya. "Mulai sekarang lio lupain semua nya. Kalau lio bisa fokus pada kuliah perlahan lio pasti bisa lupain Kai".Ucap Brian sambil mengelus pelan kepala gadis itu.


Lama lio terdiam . Ia rasa apa yang di katakan Brian benar, jika lio bisa fokus pada yang lain maka perlahan ia pasti bisa melupakan Kai.


" Kak bri makasih ya. Kakak selalu bisa bisa mencari jalan keluar dari masalah lio. Pokok nya kak bri yang terbaik".Ucap lio sambil memeluk bri dengan erat. Bri tersenyum sambil membalas pelukan lio.


Tok.. tok.. tok..