Bukan Janda Biasa

Bukan Janda Biasa
Menikah


Saat memasuki rumah nya, syila melihat ada axel, enzo, lio dan juga mommy enzo yang sedang duduk di ruang tengah dan di temani oleh brian.


"Syila ".Mommy enzo segera menghampiri syila, lalu wanita paru baya itu mengajak syila duduk di sebelah nya. " Aunty ada apa??".Tanya syila sambil menatap wajah wanita paru baya di samping nya.


"Jadi kedatangan kami semua ke sini ingin melamar kamu menjadi istri enzo ".Jawaban wanita paru baya itu membuat keadaan sekitar terasa berhenti. Secepat ini??. Apa semua benar bukan mimpi??. Apa doa syila sudah terkabul. Tapi kenapa tatapan enzo kepada syila tetap dingin??.


" Kamu jangan salah paham, saya menikahi kamu hanya karena saya ingin mengembalikan semua ingatan saya ".Ucap enzo di sela pembicaraan mommy nya dan syila.


Syila terdiam rasa bahagian nya hilang seketika saat mendengar ucapan enzo. Syila pikir pria yang ia cintai itu datang untuk melamar nya karena ingatan nya yang sudah pulih. Tapi ternyata enzo ingin menikahi nya hanya karena ingin mengembalikan ingatan nya.


" Aunty tunggu sebentar ya syila mau bikin minum dulu ".. Ucap syila. Syila pun berlaku menuju dapur . Setiba nya di dapur, syila menangis mengeluarkan air mata nya yang tertahan.


" Syila ".Panggil mommy enzo sambil menghampiri syila.


" Hmm iya aunty ".Syila menghapus air mata nya lalu berusaha tersenyum menatap mommy enzo.


" Aunty tau bagaimana perasaan kamu. Tapi aunty berharap kamu menerima lamaran ini. Aunty benar benar ingin ingatan enzo kembali seperti dulu. Dan aunty berharap enzo kembali mengingat kamu ".Ucap mommy enzo sambil memeluk erat syila..


*


*


Tiga hari kemudian...


Di sebuah ruangan yang cukup besar dengan dekorasi mewah, tampan sebuah meja yang sudah di hias di tengah ruangan itu. Seorang pria tampan dengan setelan jas nya kini susah duduk menunggu mempelai wanita nya.


" Nak ayo kita turun ".Mommy enzo menggandeng tangan calon menantunya itu.


" Sebentar aunty syila masih gugup ".Ucap syila yang masih betah menatap pantulan wajah nya dari cermin.


" Panggil mommy saja ya, bentar lagi mommy juga jadi mommy kamu ".Wanita paru baya itu tersenyum menatap syila. Di depan kamar rias, ben dan bri sedang menunggu mommy nya keluar.


Cek.. lek..


Pintu ruangan itu terbuka, menampakkan seorang wanita cantik dengan balutan dress putih.. Bri dan ben sampai terdiam melihat kecantikan mommy nya.


Brian segera menggandeng mommy nya dan membawa nya turun menuju lantai satu di mana tempat akad akan di laksanakan.


Jantung syila berdetak dengan kencang saat ia menduduki kursi di samping enzo. Kini enzo mengucapkan ijab kabul nya dengan di saksikan oleh banyak orang.


SAH!!!...


Kini Syila dan enzo sudah sah menjadi pasangan suami istri dengan ikatan tanpa rasa cinta.


Hari itu juga syila dan kedua anak nya pindah ke mansion enzo atas permintaan mommy enzo.Senyuman manis terpancar di wajah cantik milik seorang gadis kecil.


" Yeah, sekarang aunty sudah jadi aunty lio ".Ucap gadis kecil itu sambil tersenyum lebar menatap syila.


Kini suasana di mansion xavier terlihat ramai oleh perbincangan dua anak kecil, siapa lagi kalau bukan ben dan lio.