Bukan Janda Biasa

Bukan Janda Biasa
Ungkapan brian


"Axel apa ada suatu hal yang membuat enzo tidak mau sadar. Apa enzo melakukan kesalahan dan butuh maaf dari seseorang ".. Tanya mommy enzo pada axel.


"Hanya satu orang yang tuan muda butuhkan saat ini ".. Ucap axel sambil menatap serius pada mommy enzo.


" Siapa pun dia, aku mohon kau bawa dia kemari. Aku tiba bisa terus terus melihat enzo seperti ini axel ".Mommy enzo kembali menangis.. " Saya tidak yakin nyonya, tapi saya akan mencoba "..Guman axel.


FlASS BACK ON..


Hari ini enzo ingin datang ke perusahaan di mana syila bekerja. Ya sekeras itu enzo ingin minta maaf pada syila. Sebelum mendapat maaf dari syila enzo tidak akan kembali..


Tapi siang itu axel menghubungi enzo. Axel mengatakan ada masalah yang serius dan tidak bisa di tangani oleh nya. Sebentar nya enzo enggan sekali untuk pergi dari tempat itu, namun urusan nya sangat mendesak. Mau tidak mau enzo pun kembali sore itu itu..


Hingga tengah malam axel menunggu enzo di mansion xavier, tapi pria itu tak kunjung datang juga. Akhirnya axel mencoba menghubungi ponsel enzo, namun nomor enzo tidak dapat di hubungi.


Malam itu juga axel pergi ke kuningan untuk menyusul enzo. Entah kenapa axel merasa ada sesuatu yang terjadi pada enzo..


Saat berada di perbatasan kuningan axel mendapati kecelakaan mobil menabrak truk. Dan mobil itu adalah mobil milik Enzo.Saat axel melihat ke tempat kejadian itu, enzo sudah di larikan ke rumah sakit. Beberapa saksi yang melihat , mengatakan bahwa kondisi enzo sangat parah..


FLAS BACK OFF..


Axel berangkat menuju kuningan bersama lio yang akan axel jadikan sebagai bahan peluluh hati Syila. Agar syila mau ikut bersama mereka.


Setelah tiga jam menempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai di kuningan.. Axel segera menuju kawasan perumahan tempat dimana syila dan kedua anak nya tinggal.


"Uncle kita dimana?? ".. Tanya lio sambil menatap pada rumah di depan nya.


Tok.. tok.. Axel mengetuk pintu rumah itu sebanyak tiga kali.. Tidak menunggu lama, pintu rumah itu pun terbuat dan memperlihatkan seorang anak laki laki yang muncul dari balik pintu itu..


Tatapan nya begitu datar.. "Uncle axel, ada apa uncle datang kemari?? ".. Tanya brian sambil menatap datar Axel..


" Kak bri!! ".. Sapa lio sambil tersenyum menatap bri. Sudah lama lio tidak bertemu dengan brian dan juga ben..


Bri menghela nafas sambil mengajak axel dan lio masuk ke dalam rumah nya.


" Bri, mommy mana?? ".. Tanya axel sambil melihat sekeliling rumah itu.


" Mommy pergi bersama ben, bentar lagi juga pulang ".. Jawab brian dengan terpaksa..


" Uncle mau apa ke sini?? ".. Tanya brian ingin kedua kalinya..


" Uncle ada urusan dengan mommy bri ".. Jawab axel..


Ada pertanyaan yang dari kemarin mengganjal pikiran axel.


" Bri, boleh uncle bertanya sesuatu pada bri??“.Tanya axel..Brian menganggukkan kepala nya sebagai jawaban dari pertanyaan axel..


"Bri, apa mommy syila mommy kandung nya bri?? ".. Tanya axel dengan sedikit pelan. Axel takut perkataan nya membuat brian tersinggung..


" Sebenar nya ini hal pribadi dan privasi uncle. Mommy juga tidak boleh memberi tahu nya pada orang lain.Tapi bri sakit hati mendengar perkataan tajam orang orang yang menyebut mommy janda.Bahkan mereka menuduh mommy yang tidak tidak.Sebenar nya bri dan ben bukan anak kandung mommy.. Kami hanya anak angkat mommy..Saat ben masih kecil daddy dan mommy kecelakaan hingga meninggal.. Dan mommy mengasuh kami dan menyuruh ben dan bri memanggil nya mommy.. Tapi sejujur nya ben tidak tau yang sebenar nya.Kami anak dari dad jay kakak nya mommy syila ".. Ucap brian yang mampu membuat axel terdiam..