Bukan Janda Biasa

Bukan Janda Biasa
Ternyata Jack milik lio


Lio berlari ke arah Jack yang sedang di gendong Ben.. "Lio jangan berlari ".. Enzo ikut berlari mengejar lio..


" Jack ".. Ucap lio saat sudah tiba di teras rumah Syila di mana Ben dan syila sedang berdiri..


Ben dan syila segera mengarahkan pandangan nya pada Lio.." Cantik mau cari siapa?? ".Tanya syila dengan lembut..


" Jack aunty.. Kucing lio ".. Lio menunjuk pada kucing putih yang ada di gendongan Ben..


" Lio ".. Panggil Enzo..


" Maaf kami menganggu.. Saya sedang mencari kucing keponakan saya.. Dan kucing nya mirip dengan kucing yang saya cari ".. Ucap Enzo..


" Boleh uncle lihat kucing nya ".. Ucap Enzo sambil menatap Ben..


Ben segera memberikan kucing nya pada Enzo .


Dan benar saja, Kucing itu masih memakai kalung yang di berikan lio kalung dengan liontin inisial nama Jack " J"..


"Iya uncle ini kucing lio ".. Lio memeluk Jack dengan erat..


" Jadi kucing itu milik uncle ".. Lirih Ben..


Enzo menganggukkan kepala nya..


" Ben ketemu kucing itu di selokan di depan.. Dia basah dan kotor jadi ben bawa pulang dan ben bersihin ".. Ucap ben..


" Ben baik sekali.. Terima kasih banyak ya ".. Enzo tersenyum menatap ben..


Ben menganggukkan kepala nya .. Tapi raut wajah sedih ben terlihat sangat jelas..


" Ohh iya.. Berapa yang sudah di habiskan untuk makan Jack selama di sini?? ".. Tanya kenzo pada syila..


" Tidak perlu, Kami iklhas kok memberi makan Jack ".. Ucap syila..


" Baiklah.. Terima kasih banyak "..


" Ben kucing nya uncle bawa pulang ya ".. Enzo tersenyum menatap Ben..


Ben menganggukkan kepala nya.." Terima kasih banyak ya ben "..


" Uncle!! ".. Panggil Ben..


Ben segera mengejar Enzo..


" Iya "..


" Uncle boleh tidak ben main ke rumah uncle kalau Ben ada waktu.. Ben mau main sama Jack ".. Ben menundukkan kepala nya..


Enzo menatap pada keponakan nya.. Lio menganggukkan kepala nya sambil tersenyum menatap uncle nya..


" Boleh.. Ini kartu nama uncle, Rumah uncle tidak jauh dari sini ".. Enzo memberikan kartu namanya pada Ben..


Jika ben kenal dengan Enzo mungkin ben sangat bersyukur mendapatkan kartu nama Enzo.. Sangat sulit mendapatkan kartu nama seorang vincenzo Xavier..


" Terima kasih uncle ".. Senyuman manis muncul dari wajah ben..


Enzo menganggukkan kepala nya.. Enzo dan lio segera masuk ke dalam mobil nya.. Enzo kembali menjalankan mobil nya..


" Mommy ".. Ben menghampiri mommy nya..


" Mommy ben di berikan ini sama uncle tadi.. Ben juga di bolehin datang ke rumah uncle ketemu sama Jack ".. Ben memberikan kartu nama Enzo kepada mommy nya..


" Mommy ben ke kamar dulu ya ".. Ucap ben..


Syila melihat kartu nama milik Enzo..


" Vincenzo Xavier ".. Guman arsyila saat meluat nama panjang Enzo..


Sepertinya Syila pernah mendengar Nama belakang Enzo tapi di mana??..


Syila lanjut membaca kartu nama Enzo..


" Dia CEO dari perusahaan Neo Xavier Technology ".. Ucap Arsyila dengan raut wajah yang sangat terkejut..


" Ya ampun aku mimpi apa semalam bisa bertemu dengan CEO dari perusahaan Xavier ".. Guman syila dengan raut wajah bahagia..


Syila pernah melamar pekerjaan di perusahaan Xavier, Hanya sebagai karyawan biasa.. Arsyila berharap bisa masuk di perusahaan itu.. Tapi mimpinya terlalu tinggi untuk bisa bekerja di perusahaan terbesar pless terkenal di dunia .. Lamaran kerja arsyila di tolak..