
Delapan tahun berlalu...
Kini usia mereka sudah menginjak remaja bahkan dewasa. Umur bently sudah menginjak 18 belas tahun begitu juga dengan liona. Dan umur brian sekarang menginjak 24 tahun. Mereka tumbuh menjadi menjadi remaja yang cantik dan tampan.
Begitu juga dengan Zevana yang kini sudah menginjak umur tujuh tahun. Zevana adalah anak dari Syila dan juga Enzo. Anak mereka satu satu nya.
"Kak Brian".Gadis kecil berumur tujuh tahun itu berlari ke arah kakak nya yang baru saja pulang. Sebuah senyuman manis terpancar dari wajah brian. Rasa lelah Brian hilang saat melihat wajah menggemaskan adik nya itu.Padahal niat awal bri pulang untuk beristirahat.Karena pekerjaan nya seharian ini benar benar menguras tenaga.Brian mensejajarkan posisi nya dengan Ze. " Kak bri kenapa lama sekali pulang nya. Ze kangen pengen ngajak kak bri jalan jalan".Ucap zevana sambil memeluk erat kakak tertua nya itu. Atau lebih tepat nya mungkin kakak sepupu nya.
Namun ze tidak tau, gadis kecil itu hanya tau kalau brian itu kakak nya. Begitu juga dengan Bentley dan Liona. Namun dari ketiga kakak nya Ze paling dekat dengan Brian.
"Maaf ya, kakak jarang ada waktu buat kamu".Brian menggendong gadis kecil itu.
Seorang pria yang kini sudah berumur sekitar empat puluh tahunan masuk ke dalam mansion itu. Ia sedikit terlambat karena masih ada beberapa urusan yang harus ia selesaikan. Saat masuk ke dalam mansion nya enzo melihat pemandangan yang menyejukkan mata nya. Di mana Ze sedang memeluk erat Brian.
" Ehem, Cuma kak bri yang di peluk. Dad nggak di peluk ni?? ".Tanya enzo. Enzo membawa tiga paper bag di tangan nya.
" Itu Dad pulang".Ucap Brian sambil menunjuk pada Enzo. Ya semenjak usia Zevana tiga tahun, mereka bertiga merubah panggilan pada Enzo yang awal nya 'Uncle' menjadi 'Dad'.
"Nggak mau, Ze mau nya sama kak bri aja. Peluk dad nanti malam saja".Ucap ze sambil memanyunkan bibir nya. Ze terus memeluk erat bri tanpa mau melepaskan nya.
"Nggak mau, Ze mau nya sama kak bri".Ze memeluk kakak nya dengan posesif.
" Tidak apa dad, Biar ze main sebentar sama bri ".Ucap bri sambil tersenyum pada enzo.
Syila datang dari arah dapur karena mendengar suara Ze yang agak keras.
"Dad sudah pulang ".Ucap syila. Syila segera menghampiri suami nya. " Ada apa, kenapa ze teriak teriak?? ".Tanya syila. "Ini Ze tidak mau lepas dari brian.Brian pasti lelah karena seharian ini jadwal nya begitu padat".Ucap enzo. Ya saat ini Brian bekerja di perusahaan Xavier. Kepintaran yang di miliki Brian, membuat perusahaan Xavier semakin berkembang semenjak Brian bekerja di sana.
" Ze sini sama mommy, kak bri capek habis kerja".Ucap syila.Kalau sudah mommy nya yang bicara Ze pasti akan menurut. Ze segera melepas pelukan nya. Lalu ze beralih pada mommy nya. "Nanti setelah kakak mandi kita main ya".Brian mencubit pipi Ze dengan gemes. Brian kemudian berlalu dari tempat itu.Bri menaiki tangga menuju lantai Dua di mana kamar nya, kamar Ben dan kamar liona berada.
HAI HAI AUTHOR MAU LANJUT SEASON 2 NI
KALAU RAMAI AUTHOR BAKAL LANJUT YA.
NANTI KALAU MISAL ADA PEMBACA AUTHOR BAKAL BALIKIN STATUS NOVEL NYA JADI ON GOING.