
"Bella aku dengar enzo kehilangan ingatan nya karena kecelakaan".Pria tampan di samping bella sambung tersenyum menatap bella. " Terus??".Bella menatap serius pada kekasih nya itu.
"Kau bisa memanfaatkan keadaan seperti ini untuk kembali mengambil hati enzo. Aku ingin enzo kembali menjalin kerja sama dengan perusahaan ku ".Ucap pria itu.
" Serius aku bingung, sebentar nya kau sayang tidak pada ku??. Di sini aku merasa kau sepertinya hanya memanfaatkan ku ".Bella menatap tajam pada pria di samping nya. " Bukan seperti itu Bella, hanya saja aku butuh kerja sama dengan nya agar perusahaan ku kembali berjalan normal. Kalau tidak perusahaan ku ini bisa bangkrut "..
" Terserah kau saja ".Bella yang terlanjur kesal memilih untuk pergi dan membatalkan rencana di atas ranjang nya. Bella kembali memakai pakaian nya. Sekarang bella harus memikirkan cara agar bisa kembali dekat dengan enzo.
*
*
Bella mendatangi mansion enzo setelah berdebat dengan pacar nya. Bella berharap kalau enzo bisa mengingat nya.
Kondisi di mansion enzo sangat tenang, jadi bela bisa masuk ke dalam gerbang dengan leluasa. " Permisi ".Panggil syila yang kini sudah berdiri di depan pintu utama mansion xavier. Tak lama pintu mansion itu pun terbuka menampakkan seorang pelayan yang muncul dari balik pintu itu.
Sang pelayan mempersilahkan Bella masuk ke dalam mansion. Ya karena sebelum nya enzo tidak pernah melarang siapa pun termasuk Bella datang ke mansion nya.
Dengan tidak tau malunya Bella berjalan menuju kamar enzo yang berada di lantai satu.
Cek.. lek..
Bella membuka pintu kamar enzo. Hal pertama yang bella lihat adalah pemandangan kamar yang sudah di dekorasi secantik mungkin.
" Bella ".Ucap seorang wanita dari belakang Bella. Siapa lagi kalau bukan syila.
Bella melihat penampilan syila dari ujung rambut hingga ujung kaki..
" Lalu??kalau bukan aku siapa lagi ?? ".Ucap syila dengan tatapan tajam nya. Setelah apa yang di lakukan bella sekarang wanita itu berani datang ke mansion xavier untuk menemui enzo.
" Bella! ".
Bella dan syila segera melihat ke sumber suara. Ternyata yang memanggil nama bella tak lain adalah enzo.Tatapan enzo kepada Bella begitu tulus. Hal itu membuat hati syila sakit.
Axel yang melihat itu tidak tinggal diam, axel segera menarik tangan bela dengan kasar dan membawa nya keluar dari mansion xavier. " Wanita ****** seperti mu tidak pantas menginjakkan kaki di mansion xavier".. Ucap axel dengan tatapan tajam nya.
"Axel!!. Memang nya kau siapa berani melarang ku ".. Bentak bella sambil menghempas tangan axel. Bella kembali melangkah masuk ke dalam mansion, namun tangan nya di tahan oleh dua orang pengawal. Bella pun di tarik secara paksa keluar dari mansion itu..
" Axel kenapa kau mengusir Bella?? ".Ucap enzo saat melihat dua orang pengawal menarik Bella keluar dari mansion.
"Saya peringatkan pada tuan muda jangan pernah sakiti nona syila, kalau sampai saya melihat nona syila menangis maka saya tidak segan segan merebut nya dari muda ".. Ucap axel yang terlanjur emosi kepada Bella dan enzo.
Enzo terdiam mendengar perkataan Axel. Sementara axel segera pergi dari hadapan enzo.
...********...
Malam harinya, Syila sudah melepas pakaian pengantin nya dan menggantinya dengan pakaian tidur. Jujur saat ini syila benar benar gugup. Ini untuk pertama kali nya syila tidur bersama enzo di malam pertama pernikahan mereka.
Cek.. Lek..
Mendengar pintu kamar terbuka, syila segera menyelimuti badan nya dan menutup kedua matanya.Syila mendengar suara langkah kaki yang mendekat ke arah nya. Setelah itu langkah kaki itu kembali menjauh dan hilang. Syila memberanikan diri untuk membalikkan badan nya. Ternyata enzo pergi ke sofa yang ada di pojok kamar nya.