
"Bahkan jika uncle tidak ada, Aunty syila selalu baik pada lio.. Kemarin saat lio main ke rumah aunty, aunty baik banget sama lio.. Aunty masak makanan kesukaan lio.. Lalu aunty suruh bobok siang.. Ben sama kak brian juga baik.. Pokok nya lio sangat sayang dengan aunty ".. Ucap lio sambil menyeka sisa air mata nya..
" Sekarang keinginan lio hanya satu bibi.. Lio pengen aunty menikah dengan uncle.. Lio ingin aunty jadi mommy syila.. Lio ingin dekat dengan aunty bibi ".. Ucap lio lagi.. Sepertinya gadis kecil itu sekarang sedang menumpahkan isi hatinya pada ayla..
"Nona bibi yakin nona syila lebih menyayangi nona dari yang nona lio tau ".. Ucap ayla sambil mengelus lembut kepada lio..
Sementara itu di luar kamar lio enzo masih mendengar percakapan antara lio dan ayla.. Hati enzo benar benar sakit mengetahui perilaku bella selama ini kepada lio..
Dengan perlahan enzo meninggalkan kamar lio, karena ada hal yang lebih penting dari itu..
Enzo kembali masuk ke dalam mobil nya.. Tanpa di perintah axel pun menjalankan mobil nya.. " Tuan muda ada yang ingin saya bicarakan pada anda,ini berhubungan dengan bella dan nona syila .. Tapi nanti tidak sekarang ".. Ucap axel dengan wajah datar nya..
Enzo mengerutkan kening nya.. Bella??, Syila??.. Hal penting apa yang akan di bicarakan axel..
*
*
Mobil Lamborghini aventador milik enzo sudah terparkir rapi di depan perusahaan xavier.. Enzo segera berjalan masuk ke dalam perusahaan nya, di ikuti axel dari belakang..
Axel mengikuti enzo hingga mereka kini berada di dalam ruangan enzo..
" Axel apa yang ingin kau bicarakan?? ".. Enzo menatap serius pada Asisten nya itu..
Axel memberikan sebuah map berwarna coklat pada Enzo.. " Tuan muda lihat sendiri isi map itu ".. Axel menatap Enzo datar..
Enzo menatap foto foto bela dengan kekasih gelap nya.. " Lalu apa tujuan nya menjalin hubungan dengan ku?? ".. Tanya Enzo.. "Perusahaan kekasih nona bella mengalami penurunan yang cukup drastis.. Maka dari itu nona Bella mencari seseorang yang dapat membantu perusahaan kekasih nya..Beberapa waktu yang lalu perusahaan kekasih nya sudah stabil".. Jelas axel panjang lebar..
" Lalu apa hubungan nya dengan syila?? ".. Tanya Enzo sambil mengerutkan kening nya..
Axel menghela nafas kasar.. Sepertinya tuan nya ini benar benar sudah di butakan cinta.. Cinta pada seorang wanita ******..
" Nona syila tidak bersalah.. Nona Bella memanfaatkan nona syila agar bisa memutuskan hubungan dengan tuan Enzo tanpa di curigai oleh siapa pun ".. Ucap axel..
" Itu artinya selama ini nona syila tidak bersalah.. Dan tuan mudah sudah salah besar karena selalu bersikap kasar dan membenci nona syila atas KESALAHAN YANG BUKAN IA PERBUAT ".. Axel menekan kan ucapan nya..
Sementara Enzo terdiam.. Jujur Enzo masih merasa sedikit ragu..
" Kenapa??.. Apa tuan muda belum percaya??.. Tuan muda butuh bukti yang lebih kuat ?? ".. Axel segera mengeluarkan ponsel dari saku nya.. Kemudian axel meletakkan ponsel nya di atas meja.. Axel memperlihatkan adengan percintaan antara Bella dan kekasihnya itu..
" Apa masih belum cukup?? ".. Tanya axel dengan raut wajah kesal..
" Sudah cukup.. Aku muak melihat nya ".. Enzo mengepalkan kedua tangan nya..
" Tuan muda sudah banyak melakukan ke salah pada nona syila ".. Ucap axel..
" Satu hal yang harus tuan muda ingin.. Tuan muda akan menyesal ketika mengetahui siapa nona syila sebenar nya".. Ucap axel..